BLITAR KAWENTAR - Informasi syarat KUR Mandiri 2026 menjadi perhatian pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha. Dalam video yang menjadi sumber pembahasan, terdapat sejumlah ketentuan yang perlu dipenuhi calon debitur, mulai dari usia, riwayat kredit, lama usaha, hingga dokumen administrasi.
Salah satu poin yang dibahas dalam syarat KUR Mandiri 2026 adalah ketentuan usia calon debitur. Disebutkan, calon penerima KUR minimal berusia 21 tahun atau sudah menikah. Khusus calon pekerja migran Indonesia, pengajuan dapat dilakukan mulai usia 18 tahun dengan persyaratan tambahan berupa surat pernyataan serta izin dari orang tua atau wali.
Selain itu, syarat KUR Mandiri 2026 juga berkaitan dengan riwayat kredit calon peminjam. Pengecekan dilakukan melalui SLIK atau yang sebelumnya dikenal masyarakat sebagai BI Checking. Calon debitur perlu memiliki riwayat kredit dengan kolektibilitas lancar dan tidak memiliki tunggakan bermasalah.
Ketentuan Riwayat Kredit Calon Debitur
Dalam penjelasan tersebut, calon debitur masih dapat memiliki beberapa fasilitas kredit tertentu secara bersamaan. Di antaranya KUR pada penyalur yang sama, kredit kepemilikan rumah, pembiayaan kendaraan produktif, kredit dengan jaminan SK pensiun, kartu kredit, serta kredit konsumsi rumah tangga selama kolektibilitasnya lancar.
Namun, apabila calon debitur masih memiliki kredit atau pembiayaan produktif di luar KUR yang tercatat dalam SLIK, pinjaman tersebut disebut harus sudah dilunasi.
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2025: Pinjaman 75 Juta Oktober & Simulasi Angsuran Terbaru yang Wajib UMKM Ketahui!
Ketentuan ini menjadi bagian penting sebelum pengajuan dilakukan. Calon peminjam perlu memastikan status kreditnya terlebih dahulu agar proses pengajuan tidak terkendala persoalan riwayat pembayaran.
Jenis KUR dan Plafon Pinjaman
KUR Bank Mandiri dibagi menjadi beberapa jenis, yakni KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Pekerja Migran, dan KUR Khusus.
KUR Super Mikro disebut memiliki plafon hingga Rp10 juta. Tenor kredit modal kerja maksimal tiga tahun, sedangkan kredit investasi maksimal lima tahun. Suku bunganya disebut 3 persen per tahun.
Selanjutnya, KUR Mikro disebut berada pada kisaran di atas Rp10 juta hingga Rp50 juta. Untuk sektor produksi, perdagangan, dan ekspor, bunga sebesar 6 persen per tahun. Tenor modal kerja maksimal tiga tahun dan investasi maksimal lima tahun.
Untuk KUR Kecil, plafon hingga Rp500 juta dengan jangka waktu kredit modal kerja maksimal empat tahun dan investasi maksimal lima tahun. Bunga disebut berjenjang, mulai 6 persen, kemudian 7 persen untuk top up pertama, 8 persen untuk top up kedua, dan 9 persen untuk top up ketiga.
Kapan KUR Bisa Tanpa Jaminan?
Salah satu informasi yang paling banyak disorot adalah mengenai agunan. KUR Super Mikro dan KUR Mikro disebut tidak mensyaratkan agunan maupun agunan tambahan.
Sementara itu, KUR Kecil dengan plafon lebih besar dapat memiliki ketentuan agunan. Agunan pokok dapat berupa usaha atau objek yang dibiayai, seperti warung, tanah atau bangunan, hingga kendaraan bermotor.
Untuk KUR Pekerja Migran dan KUR Khusus. Namun, calon debitur tetap perlu memperhatikan ketentuan resmi yang berlaku pada saat pengajuan.
Usaha Minimal Berjalan Enam Bulan
Selain persyaratan kredit, calon penerima KUR disebut harus memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan. Ketentuan ini menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengajuan kredit usaha rakyat.
Dokumen yang disebut perlu disiapkan antara lain NIB, SIUP, TDP atau surat keterangan usaha, e-KTP atau surat keterangan e-KTP, NPWP untuk pengajuan dengan nominal tertentu, kartu keluarga, serta akta nikah atau akta cerai bila relevan. Khusus KUR pekerja migran, kartu BPJS Ketenagakerjaan juga disebut sebagai salah satu dokumen.
Dengan demikian, calon peminjam perlu menyiapkan dokumen dan memastikan kondisi usaha serta riwayat kredit sebelum mengajukan KUR. Ketentuan plafon, bunga, tenor, dan agunan tetap perlu dikonfirmasi kembali kepada Bank Mandiri.
Editor : Difa'un NadhirohSumber : Diolah dari berbagai sumber