JAKARTA - CPNS 2026 belum dibuka secara resmi. Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai informasi palsu mengenai rekrutmen calon pegawai negeri sipil yang beredar di media sosial hingga iklan bimbingan belajar (bimbel). Informasi tersebut bahkan menggunakan data kuota CPNS Kemenag 2024 yang dikemas seolah-olah sebagai pengumuman penerimaan pegawai baru pada 2026.
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyebut informasi yang beredar berpotensi mengecoh masyarakat. Karena itu, calon pelamar diminta lebih cermat sebelum mempercayai informasi, membuka tautan, atau mengikuti promosi bimbel yang mengatasnamakan seleksi CPNS.
Peringatan ini menjadi penting karena informasi rekrutmen yang tidak benar dapat dimanfaatkan pihak tertentu untuk melakukan penipuan maupun mencuri data pribadi masyarakat.
Baca Juga: Jalan Candirejo-Sidorejo Dicor, Warga Ponggok Harus Memutar hingga Usaha Kontrakan Tutup Sementara
Kuota CPNS Kemenag 2024 Digunakan dalam Iklan
Thobib menjelaskan, sejumlah informasi yang beredar menarasikan seolah-olah Kemenag telah membuka pengadaan CPNS 2026. Salah satu modus yang ditemukan adalah penggunaan kembali data kuota penerimaan CPNS Kemenag tahun 2024 untuk kepentingan promosi bimbingan belajar.
Data lama tersebut dikemas sedemikian rupa sehingga terlihat seperti informasi terbaru mengenai rekrutmen CPNS 2026. Kondisi ini dapat membuat masyarakat salah memahami status seleksi, terutama mereka yang sedang mencari peluang menjadi aparatur sipil negara.
Dalam keterangannya yang dikutip dari laman Kemenag, Thobib meminta masyarakat bersikap kritis terhadap informasi yang beredar di berbagai platform digital.
Ia juga mengingatkan agar calon pelamar tidak langsung mempercayai iklan yang mencantumkan jumlah formasi atau kuota tertentu tanpa memastikan kebenarannya melalui sumber resmi pemerintah.
Informasi mengenai kuota pada periode sebelumnya tidak dapat dijadikan bukti bahwa penerimaan CPNS untuk periode berikutnya telah dibuka. Masyarakat perlu memeriksa pengumuman terbaru sebelum mengambil keputusan terkait persiapan seleksi.
Belum Ada Pengumuman Resmi CPNS dan PPPK 2026
Kemenag menegaskan bahwa hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada proses maupun pengumuman resmi mengenai seleksi CPNS 2026. Informasi resmi terkait seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), baik CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), harus merujuk pada saluran pemerintah yang berwenang.
Thobib menjelaskan bahwa pengadaan CPNS dan PPPK di instansi pemerintah melibatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurut dia, saat itu belum terdapat informasi resmi dari kedua instansi tersebut mengenai pengadaan CPNS maupun PPPK yang dimaksud.
Dengan demikian, masyarakat sebaiknya tidak menyimpulkan bahwa pendaftaran CPNS 2026 telah dimulai hanya berdasarkan unggahan media sosial, iklan bimbel, atau pesan berantai. Kepastian mengenai jadwal, persyaratan, dan formasi perlu menunggu pengumuman resmi.
Tiga Kanal Resmi untuk Memeriksa Informasi
Untuk menghindari penipuan dan kebocoran data, Kemenag mengimbau masyarakat memverifikasi informasi rekrutmen melalui kanal resmi pemerintah. Ada tiga saluran yang dapat dijadikan rujukan.
Pertama, masyarakat dapat mengakses laman resmi Kemenag melalui kemenag.go.id. Kedua, informasi bisa diperiksa melalui akun media sosial resmi Kemenag dengan memastikan keaslian akun dan tanda verifikasinya. Ketiga, calon pelamar dapat memantau portal nasional Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) BKN di sscasn.bkn.go.id.
Baca Juga: Jalan Candirejo-Sidorejo Dicor, Warga Ponggok Harus Memutar hingga Usaha Kontrakan Tutup Sementara
Kemenag juga meminta masyarakat tidak sembarangan mengeklik tautan yang beredar di luar kanal tersebut. Calon pelamar sebaiknya tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang belum jelas identitas dan kewenangannya.
Jika menemukan informasi yang mencurigakan, masyarakat dianjurkan melakukan pengecekan terlebih dahulu melalui pusat informasi resmi Kemenag.
Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen
Peringatan Kemenag menjadi pengingat agar calon pelamar tidak terburu-buru mengambil keputusan ketika menemukan informasi CPNS 2026. Tawaran bimbel yang menggunakan narasi pembukaan seleksi perlu diperiksa secara kritis, terlebih jika disertai klaim kuota atau tautan pendaftaran yang belum terkonfirmasi.
Masyarakat perlu membedakan promosi layanan persiapan ujian dengan pengumuman resmi penerimaan pegawai. Mengikuti bimbel tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa pendaftaran CPNS telah dibuka.
Untuk saat ini, calon pelamar dapat mempersiapkan diri dengan belajar dan memantau perkembangan informasi melalui kanal pemerintah. Namun, keputusan terkait pendaftaran harus didasarkan pada pengumuman resmi, bukan informasi yang belum terverifikasi.
Kemenag menegaskan bahwa kehati-hatian diperlukan untuk mencegah kerugian materi maupun pencurian data pribadi. Selama belum ada pengumuman resmi, masyarakat sebaiknya tidak mudah percaya pada klaim pembukaan CPNS Kemenag 2026 yang beredar di media sosial.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula