TIMIKA - CPNS 2026 Kabupaten Mimika memasuki tahapan pembentukan kompetensi melalui Pelatihan Dasar (Latsar) yang resmi dibuka Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong. Dalam kegiatan tersebut, peserta diingatkan untuk tidak hanya mengejar status sebagai aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga membangun integritas, kedisiplinan, dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pelatihan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika itu berlangsung di Gedung Tongkonan Timika, Senin (15/6/2026). Pembukaan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika Abraham Kateyau, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat teknis penyelenggara, narasumber, serta seluruh peserta Latsar.
Kegiatan ini menjadi tahapan wajib bagi CPNS sebelum diangkat sebagai ASN secara penuh. Melalui pelatihan tersebut, pemerintah daerah berupaya menyiapkan aparatur yang memiliki kemampuan kerja sekaligus karakter yang sesuai dengan tanggung jawab pelayanan publik.
Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS 2027, Pemerintah Wacanakan Transfer Langsung Tanpa Perantara
Peserta CPNS Mimika Jalani Pelatihan Selama 21 Hari
Ketua Panitia Yulianus Pinimet, S.IP., menjelaskan bahwa Latsar merupakan bagian dari pengembangan kompetensi ASN sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter aparatur yang profesional, disiplin, dan berintegritas.
Berdasarkan laporan panitia, rangkaian pembelajaran akan berlangsung selama kurang lebih 21 hari. Peserta mengikuti pembelajaran klasikal dan aktualisasi di unit kerja untuk memperkuat pemahaman sekaligus penerapan materi dalam lingkungan pemerintahan.
Materi yang diberikan mencakup wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar ASN, pelayanan publik, manajemen pemerintahan, kepemimpinan, budaya kerja, hingga evaluasi kompetensi.
Rangkaian pembelajaran tersebut diharapkan membantu peserta memahami kedudukan dan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara. Dengan bekal tersebut, CPNS diharapkan mampu menjalankan tugas secara terarah serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan organisasi dan masyarakat.
Aktualisasi di unit kerja juga menjadi bagian penting dalam pelatihan. Melalui tahapan ini, peserta diharapkan dapat menghubungkan materi yang dipelajari dengan pelaksanaan tugas sehari-hari.
Emanuel Kemong Tekankan Pengabdian kepada Masyarakat
Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menegaskan bahwa profesi ASN tidak sebatas pekerjaan untuk memperoleh penghasilan. Menurutnya, menjadi aparatur negara merupakan amanah untuk mengabdi kepada masyarakat dan mendukung pemerintahan yang berkualitas.
Ia meminta seluruh peserta menjalankan tanggung jawab dengan menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, loyalitas, serta komitmen memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Emanuel juga mengajak peserta memanfaatkan Latsar sebagai kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan memperkuat karakter kepemimpinan. Kemampuan beradaptasi dan bekerja sama turut menjadi perhatian karena dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pemerintahan.
Selain itu, peserta diingatkan agar menjaga nama baik institusi, menaati ketentuan selama pelatihan, serta menjunjung tinggi etika dan profesionalisme. Sikap tersebut diharapkan menjadi dasar perilaku ketika mereka mulai menjalankan tanggung jawab sebagai ASN.
Nilai ASN BerAKHLAK Harus Diterapkan
Dalam arahannya, Emanuel menekankan pentingnya penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK. Nilai tersebut terdiri atas Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Menurutnya, nilai-nilai itu perlu diwujudkan dalam budaya kerja sehari-hari. Artinya, peserta tidak cukup hanya memahami atau menghafalkan prinsip BerAKHLAK selama mengikuti pelatihan, tetapi juga harus menerapkannya ketika menjalankan tugas.
Orientasi pelayanan menjadi pengingat bahwa kebutuhan masyarakat harus diperhatikan dalam pelaksanaan pekerjaan. Sementara itu, akuntabilitas berkaitan dengan tanggung jawab atas tugas yang dijalankan, sedangkan kompetensi menjadi bekal untuk melaksanakan pekerjaan sesuai kemampuan.
Nilai harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif juga diharapkan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang baik. Penerapan seluruh nilai tersebut menjadi bagian dari pembentukan ASN yang profesional dan mampu bekerja secara bertanggung jawab.
Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS 2027, Pemerintah Wacanakan Transfer Langsung Tanpa Perantara
Pemkab Mimika Siapkan ASN yang Profesional
Pada akhir sambutannya, Emanuel Kemong secara resmi membuka Latsar CPNS Kabupaten Mimika Tahun 2026. Ia berharap peserta mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Pelaksanaan Latsar menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika untuk membangun birokrasi yang profesional, bersih, dan akuntabel. Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pembentukan aparatur yang berintegritas serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, peserta diharapkan memiliki bekal kompetensi dan karakter yang memadai untuk menjalankan tugas pemerintahan. Mereka juga diharapkan mampu menjadi generasi ASN yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat di Kabupaten Mimika.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula