Mutasi Polri 2026 Libatkan 146 Personel, Ini Daftar Polwan yang Naik Jabatan

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:40 WIB
Mutasi Polri 2026 melibatkan 146 personel dan empat polwan yang mendapat jabatan baru. Simak daftar nama dan posisi strategisnya.(gemini AI)
Mutasi Polri 2026 melibatkan 146 personel dan empat polwan yang mendapat jabatan baru. Simak daftar nama dan posisi strategisnya.(gemini AI)

JAKARTA - Mutasi Polri 2026 melibatkan 146 personel dalam rangkaian rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Perubahan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, termasuk penunjukan Brigjen Untung Widiyatmoko sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri. Selain itu, empat polisi wanita (polwan) mendapatkan penempatan baru, di antaranya sebagai kepala pusat kesehatan kepolisian dan kepala kepolisian resor. Rangkaian perubahan ini juga mencakup personel yang menyelesaikan pendidikan, tetap menduduki jabatan, serta memasuki masa pensiun.

Pergantian jabatan menjadi bagian dari dinamika organisasi kepolisian dalam menyesuaikan kebutuhan personel dan tanggung jawab institusi. Sejumlah anggota mendapatkan amanah baru, sementara personel lainnya menjalani tahapan berbeda dalam perjalanan karier mereka.

Rotasi Jabatan Mencakup 146 Personel

Berdasarkan transkrip yang menjadi sumber informasi, jumlah personel dalam rangkaian rotasi mencapai 146 orang. Angka tersebut terdiri atas 119 personel dalam satu kelompok dan 27 personel dalam kelompok lainnya.

Baca Juga: Saham SSIA dan RANS Masuk Watchlist, Begini Cara Membaca Jejak Big Money

Dari rangkaian perubahan itu, sebanyak 105 personel dilaporkan memperoleh promosi atau perpindahan jabatan setara. Sebanyak 24 personel lainnya mendapatkan promosi ke posisi perwira, sedangkan 48 personel disebut mengalami kenaikan jabatan pada tingkat komisaris.

Perubahan juga menyentuh sejumlah jabatan kepemimpinan. Terdapat satu personel yang dipromosikan menjadi kepala kepolisian, 12 personel menjadi komandan, serta 11 personel mendapatkan posisi kepala distrik.

Rincian tersebut menunjukkan bahwa rotasi tidak hanya berkaitan dengan perpindahan pejabat dari satu posisi ke posisi lainnya, tetapi juga mencakup peningkatan jabatan. Meski demikian, transkrip belum memberikan penjelasan lengkap mengenai hubungan antarkategori angka yang disebutkan.

Untung Widiyatmoko Jabat Kepala Divisi Hubungan Internasional

Salah satu perubahan penting dalam mutasi Polri 2026 adalah penunjukan Brigjen Untung Widiyatmoko sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri.

Jabatan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan fungsi hubungan internasional dan koordinasi kerja sama kepolisian dengan berbagai pihak di luar negeri. Posisi ini menjadi salah satu bagian organisasi yang mendukung pelaksanaan tugas Polri dalam lingkup kerja sama lintas negara.

Penempatan pejabat baru diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas serta memastikan tanggung jawab organisasi dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, informasi dalam transkrip tidak merinci alasan penunjukan Untung Widiyatmoko ataupun menjelaskan agenda kerja yang akan menjadi prioritasnya. Keterangan yang tersedia berfokus pada nama pejabat dan jabatan baru yang diberikan.

Empat Polwan Mendapat Jabatan Strategis

Selain perubahan pada jajaran pejabat lainnya, empat polwan turut mendapatkan promosi atau penempatan baru. Mereka mengisi posisi di bidang kesehatan, pembinaan masyarakat, dan kepemimpinan di tingkat kewilayahan.

Brigjen Sumi Hastri Purwanti disebut menjabat sebagai Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri. Posisi tersebut berkaitan dengan pelaksanaan fungsi pelayanan kedokteran dan kesehatan di lingkungan kepolisian.

Selanjutnya, Kombes Bestiana memperoleh jabatan sebagai Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sumatera Selatan. Penugasan ini berkaitan dengan fungsi pembinaan masyarakat dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Nama berikutnya adalah Kombes Riana Purwasari yang ditunjuk menjadi Kapolres Padang Pariaman, Sumatera Barat. Sementara itu, Kombes Erma Rahayu Kusumaningrum mendapatkan jabatan sebagai Kapolres Purworejo, Jawa Tengah.

Penempatan tersebut menunjukkan bahwa para polwan memperoleh tanggung jawab di berbagai bidang. Setiap posisi memiliki lingkup kerja dan tantangan tersendiri, sehingga kemampuan beradaptasi menjadi salah satu hal penting dalam menjalankan amanah baru.

Sejumlah Personel Masuki Masa Purnatugas

Rangkaian rotasi juga mencakup perubahan status pendidikan dan masa pengabdian personel. Dalam transkrip disebutkan enam orang telah menyelesaikan pendidikan, sedangkan satu orang mulai menjalani pendidikan.

Di samping itu, tujuh personel tetap berada di jabatan masing-masing. Sebanyak 23 personel lainnya memasuki masa pensiun atau purnatugas setelah menjalani masa pengabdian.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Polri. Organisasi perlu memastikan penempatan personel berjalan sesuai kebutuhan sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas ketika terjadi pergantian pejabat.

Dalam keterangan yang disampaikan, Johnny berharap seluruh personel yang memperoleh jabatan baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tanggung jawab masing-masing. Mereka juga diharapkan menjalankan tugas secara profesional.

Dengan adanya rotasi tersebut, perhatian tidak hanya tertuju pada nama-nama yang mendapatkan promosi, tetapi juga pada kesiapan setiap personel dalam mengemban amanah baru. Profesionalisme dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Mutasi Polri 2026 Untung Widiyatmoko Sumi Hastri Purwanti jabatan polwan rotasi personel Polri Do you like this personality?