Daftar Kapolda Terbaru 2025 Usai Mutasi, 13 Alumni Akpol 1991 Pimpin Polda

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:55 WIB
Daftar Kapolda terbaru 2025 memuat empat pergantian pimpinan. Alumni Akpol 1991 disebut mendominasi dengan 13 perwira.(gemini AI)
Daftar Kapolda terbaru 2025 memuat empat pergantian pimpinan. Alumni Akpol 1991 disebut mendominasi dengan 13 perwira.(gemini AI)

JAKARTA - Daftar Kapolda terbaru setelah mutasi Polri pada 24 September 2025 memuat perubahan pimpinan di empat wilayah, yakni Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Rotasi yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut turut menyoroti latar belakang pendidikan para perwira tinggi. Berdasarkan data dalam transkrip video, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 menjadi angkatan terbanyak di jajaran Kapolda, dengan 13 orang, diikuti alumni Akpol 1994 sebanyak 10 orang.

Mutasi jabatan tersebut dilakukan melalui surat telegram Kapolri tertanggal 24 September 2025. Perubahan posisi menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam menempatkan personel pada jabatan strategis sesuai kebutuhan institusi.

Kapolda merupakan pimpinan kepolisian di tingkat provinsi. Mereka memimpin Kepolisian Daerah atau Polda dan bertanggung jawab kepada Kapolri. Jabatan ini umumnya diemban perwira tinggi berpangkat Inspektur Jenderal atau Irjen yang memiliki tanda dua bintang.

Empat Nama Masuk dalam Rotasi Kapolda

Empat wilayah yang disebut mengalami pergantian pimpinan dalam mutasi tersebut adalah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Mutasi Polri Oktober 2026, 146 Personel Bergeser, 4 Polwan Raih Jabatan Strategis

Dalam transkrip, Victor Theodorus Sihombing disebut menempati posisi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, sedangkan Helfi Assegaf menjadi Kapolda Lampung. Sementara itu, Andy Sutendi mendapat penugasan sebagai Kapolda Sulawesi Tengah dan Juhandhani Raharjo Puro sebagai Kapolda Sulawesi Selatan.

Data dalam video menyebut Victor dan Helfi merupakan lulusan Akpol 1992. Adapun Andy Sutendi serta Juhandhani Raharjo Puro berasal dari Akpol 1991.

Pergantian jabatan Kapolda memiliki arti penting bagi organisasi kepolisian di daerah. Seorang Kapolda bertanggung jawab mengoordinasikan pelaksanaan tugas kepolisian di seluruh wilayah provinsinya, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat hingga penegakan hukum.

Perubahan pimpinan juga menempatkan para perwira pada tanggung jawab baru. Mereka perlu memahami kondisi daerah, tantangan keamanan, dan kebutuhan pelayanan masyarakat di wilayah penugasan masing-masing.

Nama Kapolda di Wilayah Sumatera dan Jawa

Selain empat wilayah yang mendapat pimpinan baru, transkrip memuat daftar Kapolda di berbagai provinsi. Untuk wilayah Sumatera, Kapolda Aceh disebut dijabat Brigjen Marzuki Ali Basyah, Sumatera Utara oleh Irjen Wisnu Hermawan Februanto, dan Sumatera Barat oleh Irjen Gatot Triurianta.

Polda Riau tercantum dipimpin Irjen Heri Haryawan, sedangkan Kepulauan Riau dipimpin Irjen Asep Safrudin. Nama lainnya adalah Irjen Krisno Halomoan Siregar sebagai Kapolda Jambi, Irjen Mardiono di Bengkulu, serta Irjen Andi Rian Ria Kudu Jajadi di Sumatera Selatan.

Di Pulau Jawa, transkrip mencantumkan Irjen Asep Edi Suheri sebagai Kapolda Metro Jaya dan Brigjen Hanky sebagai Kapolda Banten. Kapolda Jawa Barat disebut dijabat Irjen Rudi Setiawan, sementara Jawa Tengah dipimpin Irjen Ribut Hari Wibowo.

Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta, nama yang tercantum adalah Irjen Anggoro Sukartono. Polda Jawa Timur dipimpin Irjen Nanang Avianto, sedangkan Polda Bali dipimpin Irjen Daniel Adity Jaya.

Adapun di Nusa Tenggara Barat tercantum Irjen Hadi Gunawan dan di Nusa Tenggara Timur Irjen Rudi Darmoko.

Daftar Pimpinan Polda di Kalimantan hingga Papua

Di Kalimantan, nama yang tercantum dalam transkrip meliputi Irjen Pipit Rismanto sebagai Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Iwan Kurniawan di Kalimantan Tengah, dan Irjen Rosanto Yuda Hermawan di Kalimantan Selatan. Polda Kalimantan Timur disebut dipimpin Irjen Endar Priantoro, sedangkan Kalimantan Utara oleh Brigjen Jati Wiyoto Abadhi.

Untuk Sulawesi, daftar tersebut memuat Irjen Rocky Harry Langie di Sulawesi Utara, Irjen Widodo di Gorontalo, Irjen Didik Agung Wijanarko di Sulawesi Tenggara, serta Irjen Adi Derian Jayakarta di Sulawesi Barat.

Di wilayah Maluku, nama yang disebut adalah Irjen Waris Agono sebagai Kapolda Maluku Utara dan Irjen Dadang Hartanto sebagai Kapolda Maluku. Sementara itu, Polda Papua Barat Daya tercantum dipimpin Irjen Gatot Haribowo, Papua Barat oleh Irjen Johnny Edison Isir, Papua Tengah oleh Irjen Alfred Papare, dan Papua oleh Irjen Petrus Patrige Rudolfen Renwarin.

Alumni Akpol 1991 Paling Banyak

Salah satu sorotan dalam daftar Kapolda tersebut adalah komposisi lulusan Akpol. Transkrip menyebut alumni Akpol 1991 berjumlah 13 orang, sedangkan lulusan Akpol 1994 mencapai 10 orang.

Video itu juga menghubungkan sejumlah Kapolda lulusan Akpol 1991 dengan Batalyon Bhara Daksa, angkatan yang sama dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Namun, angka tersebut merupakan data yang disampaikan dalam transkrip dan belum diverifikasi secara independen.

Jabatan Kapolda dapat menjadi salah satu tahapan karier perwira tinggi Polri. Meski demikian, peluang promosi ke posisi strategis lain tetap bergantung pada kebutuhan organisasi dan keputusan pimpinan.

Editor : Maylanni Diana Fitri
mutasi Polri kapolda baru Alumni Akpol 1991 Daftar Kapolda 2025 Listyo Sigit Prabowo