JAKARTA - Mutasi Polri terbaru 2026 membawa perubahan pada sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram Nomor ST/1877/8/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026 yang memuat pengukuhan, pemberhentian dari jabatan, serta pengangkatan sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). Pergeseran tersebut mencakup jabatan di Mabes Polri hingga kepolisian daerah, dengan perubahan penting pada posisi Kapolda Sulawesi Utara, Kapolda Papua Barat Daya, dan sejumlah pejabat di lingkungan lembaga pendidikan kepolisian.
Surat telegram tersebut merujuk pada Keputusan Kapolri Nomor KEP/1297/8/2026. Dalam daftar yang disampaikan melalui transkrip, terdapat 37 nama perwira dengan penempatan berbeda, mulai dari jabatan operasional, pembinaan sumber daya manusia, pengawasan, hingga pendidikan kepolisian.
Royke Harry Langie Beralih ke Jabatan Asops Kapolri
Salah satu perubahan utama dalam mutasi Polri terbaru 2026 terjadi pada jajaran Polda Sulawesi Utara. Irjen Pol Royke Harry Langie yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulut mendapat penugasan sebagai Asisten Operasi (Asops) Kapolri.
Baca Juga: Mutasi Polri Juli 2026: 146 Personel Berganti Posisi, 4 Polwan Dapat Jabatan Baru
Jabatan Kapolda Sulawesi Utara selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol Yudho Hermanto. Sebelum ditunjuk memimpin Polda Sulut, Yudho menjabat Kepala Biro Pengamanan Internal Divisi Profesi dan Pengamanan (Karo Paminal Divpropam) Polri.
Pergantian juga berlangsung pada posisi Wakapolda Sulut. Brigjen Pol Awi Setiyono yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut dipindahkan menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I di Sespim Lemdiklat Polri.
Sementara itu, jabatan Wakapolda Sulut diisi Brigjen Pol dr. Suseto Cahyadi, yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.
Hengki Haryadi Ditugaskan Pimpin Polda Papua Barat Daya
Perubahan jabatan lainnya terjadi di wilayah Papua Barat Daya dan Riau. Brigjen Pol Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau ditugaskan menjadi Kapolda Papua Barat Daya.
Posisi Wakapolda Riau selanjutnya diisi Brigjen Pol Simson Zet Ringu, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo.
Di sisi lain, Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latief Weru yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya dipindahkan menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Rangkaian perubahan tersebut memperlihatkan pergeseran personel pada sejumlah posisi kepemimpinan di tingkat kewilayahan sekaligus penempatan pejabat ke lembaga pendidikan Polri.
Jabatan Wakalemdiklat dan As SDM Polri Berubah
Rotasi juga menyentuh jajaran Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Irjen Pol Andy Rian R. Jayadi yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Lemdiklat Polri ditempatkan sebagai Pati Lemdiklat Polri dalam rangka pensiun.
Posisi Wakalemdiklat kemudian diisi Irjen Pol Raji Yusuf Wihastono Yoga Pranoto. Sebelumnya, Raji menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Di bidang sumber daya manusia, Irjen Pol Anwar yang sebelumnya menjabat Asisten SDM Kapolri ditetapkan sebagai Pati SDM Polri dalam rangka pensiun. Jabatan As SDM Polri selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol Jawari, yang sebelumnya bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Sementara itu, Brigjen Pol Steven Malaihollo Napiun yang sebelumnya menjabat Wakapolda Maluku Utara dipindahkan ke posisi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I. Jabatan Wakapolda Maluku Utara kemudian diisi Brigjen Pol Slamet Hariyadi.
Sejumlah Perwira Mabes Polri Masuk Daftar Mutasi
Dalam daftar yang sama, Komjen Pol Muhammad Fadil Imran yang sebelumnya menjabat Asops Kapolri menjadi Pati Asops Polri dalam rangka pensiun. Perubahan serupa juga tercatat untuk Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dari jabatan Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Polri dan Irjen Pol Agus Santoso dari lingkungan Bareskrim Polri.
Posisi Koorsahli Polri selanjutnya diisi Irjen Pol Ruslan Effendi, yang sebelumnya menjabat Sahli Sosial Politik Polri.
Di bidang reserse, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri ditugaskan sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri.
Perwira Berpangkat Brigjen Juga Mendapat Penempatan Baru
Mutasi Polri terbaru 2026 turut mencakup sejumlah perwira yang berubah status dari pamen menjadi pati. Nama-nama yang tercantum antara lain Sugiyarto dari SSDM Polri, Mulyono dari Baintelkam Polri, serta Abdul Hasyim, Agung Prabowo, Farid Zulkarnain, Budi Sartono, dan Guritno Wibowo dari Bareskrim Polri.
Selain itu, Andry Setiawan dari Baharkam Polri dan Muhammad Iqbal dari Itwasum Polri juga ditetapkan menjadi pati.
Adapun Brigjen Pol Erwin Kurniawan mendapat penugasan sebagai dosen kepolisian utama tingkat II Akpol Lemdiklat Polri. Brigjen Pol Teguh Yuswardi juga ditempatkan sebagai penjamin mutu pendidikan kepolisian utama tingkat II Lemdiklat Polri.
Daftar tersebut menunjukkan bahwa perubahan jabatan tidak hanya menyasar pimpinan kepolisian daerah, tetapi juga sejumlah satuan kerja di tingkat pusat. Rincian penempatan mengacu pada transkrip surat telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026.
Editor : Maylanni Diana Fitri