JAKARTA - Mutasi 3 Pangdam TNI pada Agustus 2025 membawa perubahan di jajaran pimpinan Kodam XVIII/Kasuari, Kodam Iskandar Muda, dan Kodam XVII/Cenderawasih. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menetapkan tiga perwira tinggi berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) untuk mengisi posisi panglima kodam. Pergantian tersebut juga diikuti penempatan sejumlah pejabat lama pada jabatan strategis di lingkungan Mabes TNI dan TNI Angkatan Darat (AD).
Kebijakan mutasi itu tertuang dalam surat keputusan Panglima TNI yang diterbitkan pada 15 Agustus 2025. Informasi mengenai pergantian pejabat tersebut dikonfirmasi Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Wahyu Yudayana pada Rabu, 20 Agustus 2025, sebagaimana dilaporkan Kompas.com.
Tiga wilayah yang mengalami pergantian pimpinan meliputi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Aceh, serta wilayah Papua yang menjadi tanggung jawab Kodam XVII/Cenderawasih. Perubahan ini sekaligus menggeser penugasan sejumlah perwira tinggi yang sebelumnya bertugas sebagai asisten kepala staf maupun pejabat di lingkungan Mabes TNI.
Christian Kurnianto Tehutu Mengisi Jabatan Pangdam XVIII/Kasuari
Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehutu ditunjuk menjadi Pangdam XVIII/Kasuari. Ia menggantikan Mayjen TNI Jimi Ramos Manalu yang selanjutnya dipercaya menempati posisi Asisten Teritorial Panglima TNI (Aster Panglima TNI).
Baca Juga: Resmi! Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Inilah Jabatan Tandyo
Sebelum mendapat penugasan baru tersebut, Christian menjabat sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (Asops KSAD). Penunjukan itu membuatnya beralih dari jabatan yang berkaitan dengan bidang operasi menjadi pemimpin komando kewilayahan.
Kodam XVIII/Kasuari memiliki wilayah tanggung jawab di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya. Sebagai pimpinan kodam, pangdam bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas komando kewilayahan sesuai struktur organisasi dan kebijakan TNI.
Sementara itu, perpindahan Jimi Ramos Manalu ke posisi Aster Panglima TNI menempatkannya dalam jajaran pejabat yang menangani bidang teritorial di tingkat Mabes TNI.
Joko Hadi Susilo Ditunjuk Memimpin Kodam Iskandar Muda
Pergantian berikutnya berlangsung di Kodam Iskandar Muda yang membawahi wilayah Provinsi Aceh. Mayjen TNI Joko Hadi Susilo ditetapkan sebagai pangdam baru, menggantikan Mayjen TNI Niko Al Rizal.
Sebelum penunjukan tersebut, Joko menjabat sebagai Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster KSAD). Pengalaman di bidang teritorial menjadi bagian dari penugasan yang dijalaninya sebelum dipercaya memimpin komando daerah militer.
Adapun Niko Al Rizal mendapatkan penempatan baru sebagai staf khusus KSAD. Pergeseran jabatan tersebut menandai perubahan penugasan bagi kedua perwira tinggi di lingkungan TNI AD.
Kodam Iskandar Muda merupakan salah satu komando kewilayahan TNI AD yang memiliki tanggung jawab di Aceh. Pergantian pimpinan di wilayah ini menjadi bagian dari rangkaian rotasi jabatan yang ditetapkan Panglima TNI pada Agustus 2025.
Amrin Ibrahim Menggantikan Rudi Puruwito di Kodam XVII/Cenderawasih
Mutasi ketiga terjadi di Kodam XVII/Cenderawasih. Mayjen TNI Amrin Ibrahim ditunjuk sebagai pangdam, menggantikan Mayjen TNI Rudi Puruwito.
Sebelum menduduki jabatan tersebut, Amrin menjabat sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat III KSAD Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Perdagangan (Ekudag). Penugasan barunya menempatkan Amrin sebagai pimpinan komando kewilayahan di Papua.
Sementara itu, Rudi Puruwito mendapat jabatan baru sebagai Asisten Logistik Panglima TNI (Aslog Panglima TNI). Perubahan tersebut membuat Rudi beralih dari kepemimpinan kodam ke posisi yang berkaitan dengan bidang logistik di tingkat Mabes TNI.
Kodam XVII/Cenderawasih memiliki wilayah tugas di kawasan Papua. Posisi pangdam menjadi bagian penting dalam struktur komando kewilayahan TNI AD untuk menjalankan tugas sesuai tanggung jawab organisasi.
Daftar Perwira Tinggi dalam Mutasi Pangdam
Secara keseluruhan, mutasi tersebut mencakup tiga pergantian pangdam. Christian Kurnianto Tehutu menggantikan Jimi Ramos Manalu di Kodam XVIII/Kasuari, Joko Hadi Susilo menggantikan Niko Al Rizal di Kodam Iskandar Muda, serta Amrin Ibrahim menggantikan Rudi Puruwito di Kodam XVII/Cenderawasih.
Pejabat yang bergeser juga mendapatkan penugasan baru, yakni sebagai Aster Panglima TNI, staf khusus KSAD, dan Aslog Panglima TNI.
Keputusan yang diterbitkan pada 15 Agustus 2025 tersebut menjadi dasar perubahan penempatan para perwira tinggi. Konfirmasi dari pihak penerangan TNI AD disampaikan pada 20 Agustus 2025.
Dengan demikian, rotasi ini tidak hanya mengubah kepemimpinan tiga kodam, tetapi juga mengatur kembali penempatan sejumlah perwira tinggi pada posisi strategis di lingkungan TNI.
Editor : Maylanni Diana Fitri