Uji Coba Chery J6 iWD 2026: SUV Listrik Offroad Mewah Rp500 Jutaan, Cek Kelebihan dan Kekurangannya!

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 14:51 WIB
Ulasan Chery J6 iWD 2026: SUV listrik offroad Rp500 jutaan bertenaga 277 HP dengan jarak tempuh 418 km. Cek performa dan fitur lengkapnya! (PINTEREST)
Ulasan Chery J6 iWD 2026: SUV listrik offroad Rp500 jutaan bertenaga 277 HP dengan jarak tempuh 418 km. Cek performa dan fitur lengkapnya! (PINTEREST)

JAKARTA - Pasar kendaraan listrik di tanah air kembali dihebohkan dengan hadirnya mobil SUV listrik berdesain boxy dan gagah. Chery J6 resmi dipasarkan di Indonesia dengan membawa konsep SUV offroad yang menarik perhatian banyak konsumen otomotif. Perjalanan kendaraan ini cukup unik karena sebelumnya sempat diperkenalkan dengan nama iCAR 03 di Tiongkok sebelum akhirnya berganti nama menjadi Chery J6.

Hadirnya Chery J6 menyasar segmen mobil listrik petualang yang saat ini belum memiliki kompetitor langsung di kelasnya. Chery Sales Indonesia menawarkan kendaraan listrik ini dengan harga yang cukup terjangkau untuk kelas SUV listrik. Varian standar dijual dengan harga di bawah Rp500 juta, sedangkan untuk varian tertinggi Chery J6 iWD (intelligent All-Wheel Drive) dilepas seharga Rp558 juta.

Pengujian intensif dilakukan dalam jangka waktu panjang, termasuk membawa unit ini melakukan perjalanan luar kota dari Jakarta menuju Bandung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sektor handling dan suspensi kendaraan ini sangat mengagumkan. Meskipun mengusung karakter visual sebagai mobil offroad yang sangar, rasa berkendaranya sangat jauh dari kesan keras, berisik, atau berguncang berlebihan.

Sektor kenyamanan kabin menjadi salah satu keunggulan utama berkat isolasi kabin yang kedap suara. Penggunaan konstruksi bodi monocoque membuat bantingan serta kendali kendaraan menjadi sangat terprediksi. Walaupun dibanderol pada kisaran harga Rp500 jutaan, nuansa dan rasa berkendara yang ditawarkan terasa sangat premium.

Baca Juga: Perjalanan Soekarno Meraih Kemerdekaan Indonesia, Dari PNI, Pengasingan hingga Proklamasi 17 Agustus 1945

Posisi Berkendara dan Performa Motor Listrik Ganda

Mengusung gaya bodi boxy mirip Jeep, posisi berkendara di dalam Chery J6 justru terasa nyaman bak mengendarai mobil sedan. Karakter khas platform monocoque ini membuat pengalaman mengemudi terasa lebih meyakinkan. Ukuran dimensi bodi yang kompak serta wheelbase yang tidak terlalu panjang membuat mobil ini tidak intimidatif dan mudah dikendalikan.

Fleksibilitas kendaraan ini saat melintasi berbagai kondisi jalan juga tergolong luar biasa. Sudut masuk (approach angle) dan sudut keluar (departure angle) dirancang cukup luwes. Hal ini membuat pengemudi tidak khawatir bagian bawah mobil akan membentur permukaan jalan saat melintasi lintasan berlubang atau rusak.

Dari sektor performa, varian Chery J6 iWD mencatatkan keunggulan jauh lebih superior dibanding varian penggerak roda belakang (RWD). Tipe iWD dibekali motor listrik ganda yang disematkan pada poros roda depan dan belakang. Semprotan tenaga dari motor listrik ganda ini terasa sangat instan dan menyenangkan, bahkan ketika mengaktifkan mode berkendara normal.

Di atas kertas, motor listrik ganda milik Chery J6 diklaim mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 277 horsepower dan torsi puncak 220 Nm. Besaran tenaga tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan melintasi rute menanjak di luar kota.

Kapasitas Baterai dan Realisasi Efisiensi Daya

Sektor daya Chery J6 iWD ditopang oleh baterai berkapasitas mendekati 70 kWh. Dalam sekali pengisian daya hingga penuh, kendaraan listrik ini diklaim mampu menempuh jarak jelajah hingga 418 kilometer. Angka efisiensi daya baterai di atas kertas tercatat pada kisaran 5,9 km/kWh.

Pengujian secara langsung menggunakan metode full-to-full pada rute kombinasi mencatatkan konsumsi daya di angka 5 km/kWh. Sementara itu, saat diuji melintasi rute perjalanan menanjak dari Jakarta menuju Bandung, angka efisiensi baterai berada di kisaran 4,45 km/kWh. Kapasitas baterai ini tergolong besar dan sangat memadai untuk penggunaan harian dari rumah menuju tempat aktivitas.

Kendati demikian, kendaraan listrik ini memiliki catatan minus pada sektor pengisian daya arus searah (DC fast charging). Tingkat pengecasan DC maksimal Chery J6 dibatasi hanya 80 kW. Batasan daya ini membuat mobil belum bisa memanfaatkan fasilitas pengisian daya Ultra Fast Charging 200 kW atau 300 kW secara maksimal saat melakukan perjalanan jarak jauh (road trip).

Selain sebagai sumber penggerak, baterai mobil ini dibekali fitur Vehicle-to-Load (V2L). Fitur ini memungkinkan baterai kendaraan dimanfaatkan sebagai generator listrik portabel saat berkemah di luar ruang. Pengguna dapat menyalakan perangkat elektronik seperti televisi, speaker, hingga konsol permainan video secara langsung dari daya baterai mobil.

Fitur Keselamatan ADAS dan Catatan Kepraktisan Kabin

Pada fitur keselamatan, Chery J6 telah dilengkapi dengan teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Fitur ini mencakup pencegah tabrakan depan, Adaptive Cruise Control, hingga Lane Keeping Assist. Namun, pengoperasian fitur keselamatan ini dinilai memiliki karakter yang agak sensitif serta kurang informatif pada layar panel instrumen cluster.

Pendekatan desain interior yang terkonsep serba minimalis dan tanpa tombol fisik justru mendatangkan catatan soal kepraktisan. Hampir seluruh kontrol kendaraan dipusatkan pada layar head unit berukuran besar di bagian tengah dasbor. Pengaturan mode berkendara, sistem ADAS, hingga hal mendasar seperti melipat spion dan mengatur kecepatan wiper harus dilakukan dengan mengutak-atik layar sentuh.

Lingkar kemudi kendaraan hanya menyisakan dua tombol fisik utama. Tombol di sisi kanan berfungsi mengatur multimedia, sedangkan tombol sisi kiri digunakan untuk pengoperasian cruise control dan pengaturan suhu pendingin kabin (AC). Pengoperasian fitur dasar melalui layar dianggap kurang praktis dan berpotensi memecah konsentrasi pengemudi saat berkendara, khususnya saat melintasi rute offroad.

Bahkan, pengoperasian komponen pintu kompartemen penyimpanan (glove box) juga harus diakses melalui menu di layar head unit. Ketergantungan sistem kontrol pada satu layar sentuh menimbulkan kekhawatiran apabila terjadi kendala teknis pada komponen sistem elektronik tersebut.

Baca Juga: Perjalanan Soekarno Meraih Kemerdekaan Indonesia, Dari PNI, Pengasingan hingga Proklamasi 17 Agustus 1945

Kenyamanan Kabin Penumpang dan Desain Eksterior

Di luar catatan kepraktisan bagi pengemudi, kabin penumpang Chery J6 menyajikan kenyamanan yang sangat baik. Kursi penumpang depan dan pengemudi telah dilengkapi fitur pendingin jok serta fitur pijat otomatis. Penumpang baris belakang juga dimanjakan dengan ruang kabin yang lega, fitur pendingin jok, fasilitas pengisian daya USB, armrest, pendingin udara belakang, serta atap panoramic roof.

Sektor bagasi kendaraan menawarkan kapasitas penyimpanan barang yang sangat luas. Jika membutuhkan ruang ekstra, kursi baris belakang dapat dilipat secara rata. Area di bawah lantai bagasi juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan peralatan kendaraan maupun kabel pengisi daya (charger).

Pada bagian eksterior belakang, terdapat sebuah kotak penyimpanan (toolbox) berbentuk persegi yang terpasang di pintu bagasi. Namun, mobil listrik bertema offroad ini ternyata tidak dibekali dengan ban cadangan (spare tire). Sektor kaki-kaki standar mengandalkan velg berukuran 19 inci, serta bagian roof rack atas yang cenderung berfungsi sebagai pemanis tampilan luar.

Secara keseluruhan, Chery J6 menawarkan paket SUV listrik yang sangat menarik berkat desain ikonik, performa bertenaga, serta harga jual yang kompetitif di angka Rp500 jutaan. Kendati memiliki beberapa catatan pada kepraktisan kontrol interior dan kecepatan pengisian daya DC, kendaraan listrik ini tetap menjadi salah satu opsi paling memikat bagi konsumen di Indonesia.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : DetikOto
chery j6 harga chery j6 spesifikasi chery j6 Chery J6 iWD mobil listrik Chery 2026