JAKARTA - Peluncuran seri terbaru di pasar ponsel cerdas sering kali memicu perbandingan mendalam terhadap generasi pendahulunya. Hal tersebut terjadi pada HP OPPO Reno 15 yang mendadak kembali menjadi sorotan utama konsumen. Lonjakan harga pada generasi penerusnya, Reno 16 yang menembus angka Rp10 juta padahal memakai dapur pacu serupa, membuat Reno 15 dinilai jauh lebih bernilai untuk dimiliki.
Melalui ulasan kanal YouTube tekno lokal, terungkap peta keunggulan serta kelemahan nyata dari smartphone menengah atas ini setelah dipakai selama beberapa bulan. Pengujian harian mencakup sektor performa gaming, kualitas kamera, ketahanan baterai, hingga kelengkapan fitur kecerdasan buatan (AI).
Meskipun memiliki sejumlah catatan kekurangannya tersendiri, kelebihan yang ditawarkan OPPO Reno 15 dianggap mampu menutup celah tersebut. Berikut adalah rincian lengkap hasil pengujian penggunaan harian perangkat tersebut.
Catatan Kekurangan: Performa Snapdragon 7 Gen 4 dan Bug Kamera
Dapur pacu OPPO Reno 15 mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4 yang dipadukan dengan media penyimpanan UFS 3. Pada pengujian sintetis, perangkat ini mencatatkan skor AnTuTu sekitar 1,3 jutaan poin. Sementara pada pengujian Geekbench 6, raihan angka berada di 1.189 poin untuk single-core dan 3.562 poin untuk multi-core.
Saat dipakai bermain gim Mobile Legends selama 15 menit pada setelan grafik HD dan frame rate Ultra 120 FPS, rata-rata frame rate berada di angka 117 FPS dengan suhu maksimal 39 derajat Celsius. Namun saat menguji gim berat Neverness to Everness (NTE) pada setelan cinematic 60 FPS selama 15 menit, rata-rata frame rate hanya mencapai 33 FPS dengan suhu meningkat hingga 44 derajat Celsius.
Sektor ekspor video berdurasi 52 detik dengan resolusi 1080p 30 FPS bit rate maksimal memerlukan waktu 1 menit 29 detik. Kecepatan pemrosesan ini tergolong standar jika dibandingkan perangkat kelas atas lain seperti Samsung S24, Xiaomi 17T, maupun iPhone 15. Bagi pengguna yang memprioritaskan performa gaming murni, kompetitor seperti iQOO 15R atau POCO X8 Pro Max menawarkan performa lebih kencang di rentang harga sepadan.
Sektor fotografi juga meninggalkan beberapa catatan teknis, terutama pada kamera ultra-wide yang dinilai kurang detail serta belum mendukung perekaman video 4K 30 FPS maupun Full HD 60 FPS. Terdapat gangguan teknis (bug) pada perpindahan zoom video, di mana sistem terkadang melakukan pemotongan (crop) dari kamera utama meskipun fitur kunci lensa telah dimatikan. Kamera telefoto perangkat ini juga belum dibekali kemampuan pengambilan foto tele-macro.
Sisi desain fisik membawa ukuran layar 6,59 inci yang terbilang cukup besar jika dibandingkan dengan Reno 16 yang tampil lebih ringkas di angka 6,32 inci. Bentuk modul kamera serta pilihan warna Pacific Blue juga dinilai sangat mirip dengan bahasa desain iPhone 12 Pro, sehingga kurang menonjolkan identitas khas lini Reno.
Keunggulan Ekosistem ColorOS dan Fitur O+ Connect
Perangkat ini menjalankan antarmuka ColorOS yang menyajikan pergerakan animasi sangat halus, responsif, dan stabil. Kehadiran fitur Content Portal memudahkan proses pengiriman dokumen maupun file multimedia hanya melalui metode drag and drop.
Fitur privasi dan keamanan tergolong sangat komprehensif dengan dukungan pengunci aplikasi, penyembunyi aplikasi, hingga album pribadi di dalam galeri. Sektor konektivitas semakin kuat berkat integrasi fitur O+ Connect yang memungkinkan pemindahan file secara langsung ke perangkat iOS, macOS, maupun laptop Windows.
Saat terhubung dengan komputer jinjing, fitur O+ Connect juga sanggup menjalankan fungsi navigasi kontrol jarak jauh serta pencerminan layar (screen mirroring). Sektor material bodi mengusung konstruksi premium berupa kaca pada bagian belakang, bingkai aluminium kelas penerbangan (aerospace grade), serta pelindung kaca Corning Gorilla Glass 7i di bagian depan.
Dukungan AI Lengkap dan Sektor Kamera Serbaguna
Sektor kecerdasan buatan menjadi keunggulan utama OPPO Reno 15 melalui deretan fitur bawaan yang terintegrasi. Fitur Mind Space membantu merangkum seluruh informasi yang muncul pada layar HP secara otomatis.
Fasilitas pendukung produktivitas lain mencakup AI Writing untuk pembuatan tulisan media sosial, AI Translate untuk penerjemahan teks, serta AI Voice Scribe untuk merangkum isi konten suara. Pada galeri foto, tersedia fitur AI Recompose, AI Eraser untuk menghapus objek, AI Portrait Glow, AI Perfect Shot guna mengoreksi ekspresi wajah, hingga AI Studio untuk pembuatan gambar digital.
Sektor fotografi dibekali kamera telefoto dengan pembesaran optik 3,5 kali yang menghasilkan jepretan detail berkarakter warna natural. Kamera depan memiliki sudut pandang luas dengan opsi zoom 0,6 kali yang sangat ideal untuk kebutuhan pembuatan konten vlog.
Kamera depan dan belakang telah mendukung perekaman video hingga resolusi 4K 60 FPS yang dilengkapi sistem pemandu penstabilan gambar. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Sound Focus untuk meredam kebisingan latar belakang saat merekam suara tanpa mikrofon eksternal.
Fitur Pembantu Gaming dan Daya Tahan Baterai
Meskipun bukan dirancang khusus sebagai ponsel gim, perangkat ini menyediakan menu Assistant Game yang tergolong lengkap. Pengguna dapat mengaktifkan tampilan status sistem untuk memantau performa, fitur bypass charging saat mengisi daya sambil bermain, serta efek pencahayaan Game Lighting Effect pada gim Mobile Legends.
Kapasitas daya ditopang baterai jumbo 6.500 mAh yang didampingi teknologi pengisian daya cepat 80 Watt SuperVOOC. Pengujian konsumsi daya menunjukkan penurunan baterai sebesar 8 persen untuk menonton YouTube selama 1 jam, 2 persen untuk scrolling TikTok selama 10 menit, dan 6 persen untuk bermain Mobile Legends selama 30 menit.
Kecepatan pengisian daya menggunakan adaptor bawaan mencatatkan waktu 19 menit dari posisi 5 persen ke 50 persen. Pengisian daya hingga posisi 80 persen membutuhkan waktu 33 menit, sementara untuk mencapai kapasitas penuh 100 persen memerlukan waktu total 46 menit.
Secara keseluruhan, keunggulan fitur, ketahanan baterai, serta konstruksi bodi yang ditawarkan OPPO Reno 15 menjadikannya opsi yang sangat rasional di tengah kenaikan harga smartphone generasi terbaru.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Kodarusman