JAKARTA - Pasar ponsel pintar entry-level kembali diramaikan oleh kehadiran produk terbaru dari Infinix. Produsen HP asal Tiongkok tersebut secara resmi menghadirkan Infinix Smart 10 sebagai penerus langsung dari seri terdahulu, Infinix Smart 9. Smartphone terbaru ini dibanderol dengan harga promo menarik di angka Rp953.000 dari harga normal sekitar Rp1,3 juta untuk varian RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB.
Ponsel murah Infinix Smart 10 membawa sejumlah peningkatan menarik pada aspek ketahanan fisik dan kualitas tampilan visual layar. Ketahanan fisiknya kini sudah mengantongi sertifikasi IP64 yang membuat perangkat lebih tahan terhadap cipratan air dan debu dibandingkan generasi sebelumnya yang masih IP54. Selain itu, pihak pabrikan menjamin ketahanan perangkat dari benturan saat terjatuh dari ketinggian hingga 1,5 meter, serta memberikan garansi performa lancar selama 48 bulan.
Pada sektor layar, Infinix Smart 10 mengusung panel berukuran 6,67 inci beresolusi HD Plus (1600 x 720 piksel) dengan rasio 20:9. Layar ini sudah mendukung refresh rate hingga 120Hz serta tingkat kecerahan puncak mencapai 700 nits. Tingkat kecerahan tinggi ini membuat layar tetap terlihat jelas saat digunakan di bawah terik sinar matahari.
Uniknya, desain kamera depan ponsel pintar murah ini tidak lagi menggunakan bentuk takik waterdrop, melainkan mempertahankan desain punch hole. Tampilan bagian depan tersebut membuat estetika perangkat tetap terlihat modern di kelas harganya. Meski begitu, dukungan multitouch pada layarnya masih terbatas pada lima sentuhan bersamaan.
Desain bodi belakang Infinix Smart 10 tampil segar dengan modul kamera berbentuk persegi menyerupai gaya iPhone 16. Ponsel ini memiliki ketebalan bodi 8,3 milimeter dan bobot seberat 187 gram dengan balutan material berbahan plastik.
Sektor dapur pacu Infinix Smart 10 mengandalkan pemproses Unisoc T7250 berarsitektur 12 nanometer. Chipset ini hadir sebagai penamaan baru untuk menggantikan seri Unisoc T606 maupun T615. Prosesor delapan inti ini terdiri dari dua kor Cortex-A75 berkecepatan 1,8 GHz dan enam kor Cortex-A55 berkecepatan 1,6 GHz, serta dipadukan dengan pengolah grafis GPU Mali-G57.
Guna menunjang operasional harian, Infinix Smart 10 dibekali RAM sebesar 4 GB dan memori internal 64 GB yang sayangnya masih menggunakan teknologi eMMC. Slot kartu yang disediakan bersifat triple slot, sehingga pengguna bisa memasang dua kartu SIM beserta satu kartu memori microSD secara bersamaan.
Pengujian performa menggunakan aplikasi pembanding AnTuTu Benchmark menghasilkan skor total di kisaran 262.000 poin. Sementara pada pengujian GPU Basmark, perangkat ini mencatatkan skor mencapai 820.000 poin. Untuk sektor sensor, perangkat ini sudah dilengkapi sensor cahaya, orientasi, magnetik, serta sensor pemindai sidik jari di bagian samping (side fingerprint), meskipun sensor gyroscope yang tertanam masih bersifat virtual.
Saat diuji untuk memainkan sejumlah gim populer, Infinix Smart 10 menunjukkan performa yang bervariasi. Pada gim Mobile Legends dan PUBG Mobile dengan opsi grafis Smooth High atau HD High, gim mampu berjalan lancar dan stabil. Namun, ketika dipakai menjalankan gim berat Genshin Impact pada pengaturan grafis terendah, perangkat masih mengalami frame drop dan patah-patah saat melancarkan serangan atau mengeluarkan efek visual.
Untuk sistem operasi, Infinix Smart 10 berjalan dengan antarmuka XOS 15 berbasis Android 15 Go Edition. Penggunaan versi Go Edition membuat beberapa fitur sistem menjadi lebih terbatas. Fitur bawaan seperti dynamic bar absen pada perangkat ini, dan kecerdasan buatan Infinix AI hanya mencakup fungsi Folax voice, document assistant, serta writing assistant.
Di sektor audio, Infinix Smart 10 sudah dibekali dengan dua pengeras suara (dual speaker) yang mendukung peningkatan volume hingga 300 persen. Dari segi kemampuan daya, smartphone ini ditopang baterai berkapasitas 5.000 mAh yang mendukung pengisian daya berdaya 15 Watt melalui port USB Type-C.
Beralih ke sektor fotografi, Infinix Smart 10 mengalami penyesuaian spesifikasi pada ukuran resolusi sensor. Kamera belakang ponsel ini menggunakan sensor tunggal beresolusi 8 megapiksel dengan sensor GalaxyCore GC08A3 yang ditemani LED Flash. Sementara untuk kebutuhan swafoto, terpasang kamera depan beresolusi 8 megapiksel dengan sensor OmniVision.
Penyematan kamera 8 megapiksel ini terhitung menurun jika dibandingkan dengan Infinix Smart 9 yang sebelumnya memakai kamera utama 13 megapiksel. Walau demikian, aplikasi kamera Infinix Smart 10 tetap menyediakan berbagai modul pemotretan seperti mode AI Cam, mode cantik, potret, mode malam (super night mode), hingga fitur dual video.
Kemampuan perekaman video pada kamera depan maupun belakang Infinix Smart 10 mampu mengambil gambar hingga format resolusi 2K pada kecepatan 30 FPS. Hasil rekaman video menunjukkan reproduksi warna yang tergolong pas di kelasnya, namun belum dilengkapi fitur stabilisasi gambar (hardware EIS/OIS) sehingga rekaman video bergetar saat diambil sambil berjalan. Saluran mikrofon bawaan juga masih menangkap suara bising dari lingkungan sekitar secara dominan.
Dalam paket penjualannya, Infinix Smart 10 menyertakan unit adaptor pengisi daya 15 Watt, kabel data USB-A ke USB Type-C, pelontar kartu SIM (sim ejector), buku panduan, serta pelindung hardcase bening. Pembeli juga mendapatkan penawaran paket data dari operator Smartfren dengan total kuota hingga 792 GB (33 GB per bulan selama 24 bulan).
Selain tipe standar, Infinix juga menyediakan varian Infinix Smart 10 Plus yang mengusung spesifikasi memori lebih besar yakni RAM 8 GB dan kapasitas internal 128 GB, serta ditopang baterai lebih besar mencapai 6.000 mAh. Kehadiran Infinix Smart 10 di kisaran harga Rp1 juta ini menjadi opsi alternatif sengit bagi pesaing di kelas yang sama seperti Poco C71.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Gadget Max