JAKARTA - Asus secara resmi mendatangkan lini ponsel pintar gaming terbarunya ke pasar Indonesia melalui seri Asus ROG Phone 9 Pro. Perangkat ini menjadi salah satu gawai paling dinantikan para penggemar gim karena dibekali dapur pacu Snapdragon 8 Elite yang dikenal sebagai salah satu prosesor terkuat saat ini. Berbeda dari peluncuran tahun-tahun sebelumnya, produsen asal Taiwan tersebut kali ini hanya memboyong dua varian ke Tanah Air, yakni varian FE dan varian Pro.
Kehadiran varian Pro menarik perhatian besar lantaran mengusung peningkatan spesifikasi yang sangat signifikan dibandingkan versi FE yang masih mengandalkan komponen generasi terdahulu. Kendati menawarkan performa yang sangat tinggi dan fitur pendukung yang lengkap, pengujian mendalam menunjukkan adanya dinamika performa pada sistem pendingin bawaannya ketika dipacu dalam durasi panjang.
Desain Mewah dengan Fitur Unik Anime Vision
Secara visual, Asus ROG Phone 9 Pro membawa bahasa desain yang terasa kokoh, solid, dan mewah saat digenggam. Dimensi perangkat ini dirancang ergonomis sehingga tidak terasa terlalu intimidatif atau berlebihan jika dibandingkan dengan gawai khusus gaming pada masa lalu. Bentuk fisiknya sepintas masih mempertahankan garis desain dari generasi sebelumnya, namun tetap memberikan impresi premium yang kuat.
Salah satu fitur paling mencolok di bagian bodi belakang adalah kehadiran teknologi Anime Vision. Fitur berupa layar mini LED ini mampu memancarkan dua variasi warna, yaitu merah dan putih, untuk menampilkan beragam animasi notifikasi, status baterai, hingga jam. Pengguna dapat menyesuaikan tampilan visual tersebut melalui menu pengaturan secara bebas sesuai selera.
Tidak hanya sebagai media pamer visual, area Anime Vision tersebut juga dibekali dengan fitur permainan baru bernama Anim Play. Melalui fitur inovatif ini, pengguna dapat memainkan sejumlah gim bergaya retro secara langsung di bagian kover belakang ponsel. Asus juga melengkapi bodi perangkat ini dengan dua port USB Type-C yang memudahkan proses pengisian daya saat ponsel digunakan bertanding dalam posisi melintang (landscape).
Layar AMOLED LTPO 185Hz Canggih dan Responsif
Sektor visual depan Asus ROG Phone 9 Pro ditopang oleh panel layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi Full HD Plus. Layar tersebut sudah memanfaatkan teknologi LTPO yang mendukung tingkat adaptive refresh rate mulai dari 1 Hz hingga mencapai angka tertinggi 185 Hz. Tingkat kecerahan maksimalnya pun tergolong sangat tinggi di kelasnya, yakni mampu mencapai 2.500 nits.
Baca Juga: Remisi Anak Nasional 2026 di LPKA Blitar, 7 Anak Binaan Belum Terima SK karena Kendala Berkas
Kualitas visual yang dipancarkan dari panel ini menyajikan karakter warna yang tajam, tingkat kontras tinggi, serta kaya akan detail khas AMOLED. Dukungan standar HDR10 semakin mempertegas kualitas tampilan saat digunakan menikmati konten multimedia maupun bermain gim resolusi tinggi. Responsivitas sentuhan layarnya juga menjadi salah satu yang terbaik di industri ponsel cerdas saat ini.
Keunggulan layar ini dipadukan dengan kontrol responsif yang dipicu oleh sensor giroskop bawaan. Pengujian pada berbagai gim simulasi tembak-menembak (First-Person Shooter) menunjukkan akurasi pergerakan giroskop yang sangat presisi dan mampu melampaui performa gawai flagship pesaing di kelasnya.
Dapur Pacu Snapdragon 8 Elite dan Masalah Throttling
Dapur pacu Asus ROG Phone 9 Pro mengandalkan System-on-Chip (SoC) Snapdragon 8 Elite yang dipadukan dengan RAM jumbo berkapasitas 24 GB berjenis LPDDR5X. Sektor media penyimpanan internalnya menggunakan teknologi UFS 4.0 berkapasitas 1 TB dengan kecepatan baca mencapai 1,49 GB per detik dan kecepatan tulis hingga 1,28 GB per detik. Kombinasi memori raksasa ini membuat aktivitas multitugas berjalan tanpa hambatan.
Dalam pengujian aplikasi benchmark sintetis, performa prosesor ini mencatatkan angka yang tergolong mentereng. Pada pengujian Geekbench, perangkat ini berhasil memperoleh skor 2.988 poin untuk single-core dan 9.128 poin untuk multi-core. Sementara pada pengujian AnTuTu Benchmark dengan mode pendingin aktif, skor yang berhasil dibukukan mencapai angka 2,6 juta poin.
Sistem pendingin bawaan ponsel ini mengusung teknologi GameCool 9 yang menggabungkan struktur vapor chamber berukuran lebih besar, material boron nitride, serta konduktor pendingin internal. Namun, hasil pengujian maraton tanpa kipas pendingin eksternal menunjukkan bahwa perangkat ini masih mengalami gejala thermal throttling atau penurunan performa akibat suhu panas saat dipacu beban kerja tinggi dalam durasi lama.
Peran Pendingin Eksternal AeroActive Cooler dan Aksesoris Casing
Untuk menanggulangi suhu panas berlebih, Asus menyediakan aksesoris pendingin eksternal bernama AeroActive Cooler di dalam paket penjualan. Aksesoris ini memiliki desain yang elegan serta menyertakan dua buah tombol trigger fisik tambahan di bagian belakangnya. Tombol fisik ini melengkapi keberadaan sensor ultrasonik AirTrigger yang berada di tepi bodi ponsel.
AeroActive Cooler terbukti efektif menurunkan suhu perangkat dan menekan potensi penurunan performa secara drastis jika dibandingkan dengan penggunaan tanpa kipas pendingin. Pengujian menunjukkan kestabilan angka frame rate meningkat signifikan saat pendingin eksternal ini terpasang. Meski demikian, bobot aksesoris yang cukup berat dapat menimbulkan rasa lelah pada persendian jari jika digunakan bermain dalam jangka waktu yang terlalu panjang.
Selain itu, Asus juga menyediakan kover pelindung (casing) khusus yang memiliki lapisan pendingin internal serta ruang pendorong suara (chamber) di bagian bawah. Struktur kover ini mampu mengarahkan gelombang suara dari speaker bagian bawah menuju ke arah depan pengguna, sehingga keluaran audio stereo terasa lebih nyaring dan berbobot saat menyaksikan tayangan video maupun bermain gim.
Dukungan Software Berbasis AI dan Fitur Gaming Khusus
Asus ROG Phone 9 Pro berjalan di atas sistem operasi Android 15 dengan antarmuka khas ROG UI yang kental akan nuansa gim. Produsen menyematkan pusat kendali Armoury Crate serta bilah menu dalam gim bernama Game Genie untuk mengatur profil performa secara instan. Sejumlah fitur kecerdasan buatan (AI) turut disematkan untuk mempermudah pengalaman penggunanya saat bertanding.
Fitur kecerdasan buatan tersebut antara lain X Sense 3.0 yang dapat mendeteksi momen penting seperti kemunculan musuh atau pengambilan barang secara otomatis, serta X Capture 2.0 yang bertugas merekam momen kemenangan secara otomatis. Terdapat pula fitur AI Grabber 2.0 yang dapat mendeteksi teks di dalam gim untuk diterjemahkan ke bahasa Inggris atau digunakan mencari petunjuk di internet.
Untuk kebutuhan harian, perangkat ini turut dilengkapi fitur AI Call Translator untuk menerjemahkan percakapan telepon secara real-time, AI Transcript untuk mengubah rekaman suara menjadi ringkasan teks, serta pembuatan gambar latar belakang melalui AI Wallpaper. Fitur konektivitas dan keamanannya pun sangat lengkap, mencakup pemindai sidik jari di dalam layar, NFC, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP68.
Ketahanan Baterai dan Pengisian Daya Cepat
Ponsel ini ditenagai oleh baterai berkapasitas 5.800 mAh yang dirancang untuk mendukung penggunaan harian secara optimal. Pengujian bermain gim berat Call of Duty Warzone Mobile pada mode grafis tertinggi menunjukkan bahwa baterai berkurang dari 100 persen menjadi 77 persen setelah dimainkan sebanyak 10 putaran (sekitar 80 menit) tanpa menggunakan kipas pendingin eksternal.
Namun, ketika bermain gim dengan menggunakan pendingin eksternal AeroActive Cooler terpasang, konsumsi daya meningkat cukup signifikan. Baterai tercatat tersisa 66 persen dalam durasi pengujian yang sama. Hal ini menandakan bahwa sistem pendingin eksternal menyedot daya baterai secara langsung untuk menggerakkan kipas dan sistem pendaran lampunya.
Secara kalkulasi durasi, ponsel ini sanggup bertahan hingga 6 jam penggunaan nonstop untuk bermain gim berat tanpa kipas pendingin. Durasi tersebut berkurang menjadi sekitar 4 jam jika kipas AeroActive Cooler terus dinyalakan. Untuk pengisian daya, perangkat ini mendukung fitur HyperCharge 65 Watt yang mampu mengisi baterai dari kondisi kosong hingga penuh dalam waktu 50 menit, serta mendukung pengisian nirkabel (wireless charging) hingga 15 Watt.
Sektor Kamera dan Perekaman Video
Pada sektor fotografi, Asus ROG Phone 9 Pro dibekali dengan konfigurasi tiga kamera belakang. Kamera utama menggunakan sensor Sony Lytia 700 beresolusi 50 megapiksel yang dilengkapi penstabil gambar berbasis optik (OIS). Kamera tersebut ditemani oleh lensa ultrawide 13 megapiksel serta lensa telefoto beresolusi 32 megapiksel.
Hasil tangkapan foto dari kamera belakang dalam kondisi pencahayaan yang cukup menunjukkan detail gambar yang tajam, rentang dinamis yang luas, serta reproduksi warna yang natural. Pengambilan foto secara spontan dapat dilakukan dengan cepat dan menghasilkan kualitas gambar yang berada di atas rata-rata gawai kelas menengah pada umumnya. Kamera belakang ponsel ini juga sanggup merekam video hingga resolusi 4K pada kecepatan 60 fps dengan stabil.
Adapun kamera depan gawai ini memiliki batasan pada fitur perekaman videonya. Kamera depan tercatat hanya mampu merekam video maksimal pada resolusi Full HD (1080p) dengan batas frame rate 30 fps. Kendati demikian, kualitas warna, kecerahan, dan rentang dinamis visual yang dihasilkan oleh kamera depan tersebut tetap terlihat rapi dan memadai untuk kebutuhan panggilan video maupun rekaman harian.
Editor : Maylanni Diana FitriSumber : yt: Sobat HAPE