JAKARTA - Tren kebutuhan rekomendasi HP untuk editor foto dan video di rentang harga Rp 3 hingga 4 jutaan semakin diminati pada tahun 2026. Kanal YouTube Denzopro merangkum sembilan gawai allrounder berkinerja tinggi yang ideal untuk mendukung aktivitas editing cepat dan multitasking harian.
Kebutuhan penyuntingan media visual di smartphone saat ini menuntut kombinasi layar berakurasi warna tinggi, memori cepat, serta daya tahan baterai panjang. Membeli ponsel pintar di segmen harga Rp 3-4 jutaan dipandang menjadi titik paling efisien untuk memaksimalisasi bujet.
Deretan perangkat pilihan ini tidak hanya menawarkan dapur pacu yang andal, tetapi juga membawa peningkatan fitur signifikan dari kelas di bawahnya. Berikut ulasan lengkap sembilan gawai pilihan Denzopro yang cocok bagi para editor.
Baca Juga: Cara Fashion Y2K ala It Girl 2000-an: Pakaian Wajib, Merek, dan Lokasi Thrifting
Redmi Note 15 5G Bawa Layar AMOLED 3.200 Nits dan Kamera 108 MP OIS
Daftar gawai dibuka oleh Redmi Note 15 5G yang dipasarkan mulai kisaran harga Rp 3,4 jutaan. Ponsel ini dibekali layar AMOLED 6,77 inci Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak mencapai 3.200 nits.
Performa perangkat ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 dengan opsi memori RAM 8/256 GB hingga 12/512 GB UFS 2.2. Kamera utamanya berkapasitas 108 MP menggunakan sensor Samsung ISOCELL HM9 yang dilengkapi penstabil OIS, disamping kamera ultrawide 8 MP dan kamera depan 20 MP.
Penopang daya mengandalkan baterai 5.520 mAh yang didukung pengisian cepat 45 Watt. Fitur pendukungnya mencakup sertifikasi IP66, NFC, IR Blaster, speaker stereo, hingga dukungan kecerdasan buatan berbasis Google Gemini.
Tecno Pova Curve 5G Tawarkan Layar Lengkung 144 Hz dan RAM UFS 3.1
Pilihan kedua jatuh pada Tecno Pova Curve 5G yang dijual mulai harga Rp 3,7 jutaan. Layar lengkungnya berpanel AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz, kecerahan 1.300 nits, serta perlindungan Gorilla Glass 5.
Dapur pacunya mengandalkan MediaTek Dimensity 7300 Ultimate yang dipadukan RAM 8/256 GB berjenis UFS 3.1 kencang. Dalam pengujian performa, kombinasi perangkat keras ini berhasil mencatatkan skor AnTuTu di kisaran 684.000 poin.
Sektor fotografi mengusung kamera utama 64 MP bersensor Sony IMX 682, kamera sensor kedalaman 2 MP, serta kamera selfie 13 MP. Kecepatan baca-tulis memori UFS 3.1 membantu kelancaran proses ekspor file visual bagi para editor.
Motorola G67 Power 5G Unggul Baterai Silikon Karbon 7.000 mAh dan Bodi Militer
Urutan ketiga diisi Motorola G67 Power 5G yang dibandrol mulai Rp 3,9 jutaan untuk varian memori 8/256 GB UFS 2.2. Keunggulan utamanya terletak pada baterai jumbo 7.000 mAh bertipe silikon karbon yang diklaim tahan lebih dari 2 hari.
Pengisian baterai didukung fitur Turbo Power 30 Watt melalui port USB Type-C. Sektor mesin menggunakan chipset Snapdragon 7s Gen 2 fabrikasi 4 nm yang mampu mencetak skor AnTuTu 678.000 poin.
Layarnya berukuran 6,7 inci IPS LCD Full HD Plus 120 Hz yang dilapisi kaca pelindung Gorilla Glass 7i. Fitur fotografinya mengandalkan kamera utama 50 MP, ultrawide 8 MP, kamera depan 32 MP, serta sertifikasi ketahanan militer MIL-STD-810H.
Infinix GT 30 5G Sajikan Layar AMOLED 4.500 Nits dan Vapor Chamber 6 Lapis
Infinix GT 30 5G hadir di posisi keempat dengan harga mulai Rp 4,1 jutaan. Ponsel ini dipersenjatai chipset MediaTek Dimensity 7400 dan RAM 8/256 GB UFS 2.2 yang berhasil meraup skor AnTuTu sebesar 770.000 poin.
Layar AMOLED 6,78 inci miliknya mendukung refresh rate 144 Hz dengan tingkat kecerahan puncak fantastis mencapai 4.500 nits. Pengalaman penyuntingan dan pengoperasian aplikasi berjalan sangat responsif serta nyaman di mata.
Sektor kamera dibekali lensa utama 64 MP, ultrawide 8 MP, dan kamera selfie 13 MP. Daya tahan didukung baterai 5.500 mAh pengisian cepat 45 Watt yang dijaga oleh sistem pendingin 6 layer vapor chamber.
Motorola G86 Power 5G Pakai Sensor Sony Lytia 600 dan Layar pOLED 1,5K
Baca Juga: Cara Fashion Y2K ala It Girl 2000-an: Pakaian Wajib, Merek, dan Lokasi Thrifting
Sektor kelima ditempati Motorola G86 Power 5G yang dipasarkan mulai kisaran harga Rp 4,2 jutaan. Ponsel ini menggunakan panel pOLED 6,67 inci beresolusi Super HD 1,5K dengan kecerahan 4.500 nits.
Mesin utamanya ditenagai Dimensity 7400 dengan RAM 8/256 GB UFS 2.2 serta antarmuka Hello UI berbasis Android 15. Kamera utamanya bersensor Sony Lytia 600 50 MP dengan OIS, didampingi kamera ultrawide 8 MP dan kamera depan 32 MP.
Baterai berkapasitas 6.720 mAh mampu terisi 50 persen dalam waktu 30 menit lewat Turbo Power 33 Watt. Perangkat ini turut mengantongi sertifikasi tahan banting MIL-STD-810H serta speaker stereo Dolby Atmos.
Poco X7 5G Usung Dimensity 7300 Ultra dan Proteksi Gorilla Glass Victus 2
Gawai keenam adalah Poco X7 5G yang dijual mulai kisaran harga Rp 4,3 jutaan. Dapur pacunya menggunakan Dimensity 7300 Ultra yang dipadu RAM 12+12 GB virtual dan memori internal hingga 512 GB UFS 2.2.
Skor AnTuTu yang dicetak mencapai 677.000 poin untuk menjamin kelancaran multitasking. Layar lengkung AMOLED 1,5K perangkat ini sudah mendukung HDR10+ serta dilindungi kaca tangguh Gorilla Glass Victus 2.
Kamera utamanya mengusung sensor Sony IMX 882 50 MP berpenstabil OIS, kamera ultrawide 8 MP, dan makro 2 MP. Penopang dayanya menggunakan baterai 5.110 mAh yang mendukung fitur pengisian cepat 45 Watt.
Infinix Note 60 Sanggup Cetak Skor AnTuTu 990.000 Poin dan Fast Charge 45W
Pilihan ketujuh jatuh pada Infinix Note 60 yang dijual mulai kisaran harga Rp 4,5 jutaan. Ditenagai chipset Dimensity 7400 Ultimate dan RAM 8/256 GB UFS 2.2, ponsel ini meraih skor AnTuTu V11 hingga 990.000 poin.
Layar AMOLED 6,78 inci miliknya mendukung refresh rate 144 Hz untuk pergerakan visual yang halus. Sektor kamera dilengkapi lensa utama 50 MP OIS, ultrawide 8 MP, sensor flicker, serta kamera depan 13 MP.
Baterai jumbo 6.500 mAh milik Infinix Note 60 didukung teknologi 45W All-Round FastCharge serta fitur bypass charging. Fitur pendukung lainnya mencakup speaker stereo adaptif, pemindai sidik jari, dan NFC.
Motorola Edge 60 Fusion 5G Hadirkan Sertifikasi IP68/IP69 dan Turbo Power 68W
Peringkat kedelapan ditempati Motorola Edge 60 Fusion 5G yang dijual mulai kisaran harga Rp 4,9 jutaan. Ponsel berdesain elegan ini mengantongi dua sertifikasi ketahanan air dan debu tingkat tinggi, yaitu IP68 dan IP69.
Layarnya menggunakan panel OLED 6,7 inci 1,5K dengan kecerahan 4.500 nits dan dukungan konten HDR. Performa disokong Dimensity 7400 dengan RAM 12/256 GB UFS 2.2 yang meraih skor AnTuTu 640.000 poin.
Kamera utamanya 50 MP OIS dipadu ultrawide 13 MP dan kamera depan 32 MP. Baterai 5.500 mAh dapat terisi penuh dalam 45 menit berkat teknologi Turbo Power 68 Watt, serta mendukung konektivitas Smart Connect ke PC.
iQOO Z10R Bawa Dimensity 7360 Turbo dan Pengisian Cepat 90 Watt
Sembilan besar ditutup oleh iQOO Z10R yang dibandrol mulai kisaran harga Rp 4,3 jutaan. Ponsel ini dipersenjatai system-on-chip Dimensity 7360 Turbo yang dipadu RAM 8 GB dan internal 128 GB UFS 3.1.
Layarnya menggunakan panel lengkung AMOLED 6,77 inci Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan 3.000 nits. Konfigurasi kamera terdiri dari lensa utama 50 MP, ultrawide 8 MP, dan kamera selfie 32 MP.
Baterai raksasa 6.500 mAh didukung pengisian cepat 90 Watt yang mampu mengisi daya dari 1% hingga 100% dalam waktu 52 menit. Fitur pelengkapnya mencakup proteksi IP65, speaker ganda, NFC, dan pemindai sidik jari di dalam layar.
Seluruh jajaran gawai dalam rekomendasi ini menawarkan keunggulan spesifikasi yang seimbang untuk para editor. Pengguna dapat memilih perangkat yang paling pas sesuai dengan prioritas layar, kapasitas baterai, maupun bujet yang dimiliki.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : DenzhoPro