JAKARTA - iPhone XR masih layak dibeli 2026 menjadi pertanyaan yang banyak muncul seiring turunnya harga ponsel ini ke kisaran Rp2 juta hingga Rp2,5 juta di berbagai marketplace. Channel Gadget Max mengulas kelebihan dan kekurangan iPhone XR yang kini hampir berusia sembilan tahun untuk membantu calon pembeli menentukan apakah perangkat tersebut masih cocok digunakan sebagai ponsel harian.
Menurut kreator, iPhone XR masih menjadi salah satu seri iPhone paling laris di pasar ponsel bekas. Alasannya bukan hanya karena harganya semakin terjangkau, tetapi juga karena kamera dan performanya masih dinilai mampu memenuhi kebutuhan pengguna sehari-hari.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap calon pembeli perlu memahami sejumlah keterbatasan perangkat sebelum memutuskan membelinya. Jika kekurangan yang dimiliki iPhone XR tidak menjadi masalah, maka perangkat ini masih layak dipertimbangkan pada 2026.
Harga iPhone XR Semakin Terjangkau
Dalam video tersebut dijelaskan bahwa iPhone XR kini banyak dijual di marketplace seperti Facebook, Tokopedia, dan Shopee.
Baca Juga: AI Terbaik untuk Cari Cuan Lewat Produk Digital: Strategi Bisnis Modal Nol Hasil Maksimal
Harga pasarnya berada di kisaran Rp2 jutaan hingga Rp2,5 jutaan, meski masih ada unit yang dijual di atas Rp2,5 juta bahkan mendekati Rp3 juta.
Perbedaan harga dipengaruhi oleh kondisi perangkat, lokasi penjualan, hingga status unit, baik versi iBox maupun internasional.
Kreator menyarankan calon pembeli mempertimbangkan iPhone 11 apabila harga iPhone XR di daerahnya masih terlalu tinggi.
Menurutnya, selisih harga sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta dapat memberikan peningkatan pada sektor kamera, baterai, performa, dan daya tahan perangkat.
Kamera Masih Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu alasan iPhone XR masih diminati adalah kualitas kameranya.
Meski hanya dibekali satu kamera belakang beresolusi 12 MP, hasil foto dan video dinilai masih mampu bersaing untuk penggunaan sehari-hari.
Kreator menyebut fitur Smart HDR membantu menghasilkan foto dengan kontras yang baik serta pencahayaan yang lebih seimbang.
Dalam pengujian video menggunakan resolusi 4K 30 fps, hasil rekaman terlihat stabil dengan reproduksi warna yang dianggap lebih natural dibanding sejumlah smartphone Android baru di kelas Rp2 jutaan.
Menurutnya, kualitas tersebut masih sangat layak untuk kebutuhan membuat konten di Instagram, TikTok, WhatsApp Story, maupun aktivitas afiliasi.
Sementara itu, kamera depan memang dinilai tidak sebaik kamera belakang.
Meski begitu, hasilnya masih dianggap cukup memadai untuk merekam video atau melakukan swafoto pada kondisi cahaya yang baik.
Performa Masih Memadai untuk Aktivitas Harian
Di sektor performa, iPhone XR mengandalkan chipset Apple A12 Bionic yang dipadukan RAM 3 GB.
Walaupun kapasitas RAM terlihat kecil dibanding Android di harga serupa, kreator menilai pengalaman penggunaan masih terasa lancar.
Ia menyebut perangkat masih nyaman digunakan untuk aktivitas seperti chatting, membuka Instagram, menonton TikTok, hingga bermain Mobile Legends.
Pengujian juga dilakukan untuk kebutuhan editing video ringan menggunakan CapCut maupun VN.
Menurutnya, iPhone XR masih mampu menjalankan aplikasi tersebut dengan baik untuk kelas harga Rp2 jutaan.
Desain Masih Terlihat Modern
Selain performa, desain juga menjadi salah satu nilai tambah.
iPhone XR menggunakan layar Liquid Retina berukuran 6,1 inci dengan desain notch yang hingga kini masih terlihat modern.
Ketiadaan tombol Home membuat tampilannya terlihat lebih sederhana dan elegan.
Perangkat ini juga sudah dibekali Face ID yang dinilai masih bekerja cepat dan akurat sehingga tetap memberikan pengalaman penggunaan yang nyaman.
Dukungan eSIM Jadi Kelebihan Tambahan
Kelebihan lain yang disorot dalam video adalah dukungan eSIM.
Menurut kreator, fitur tersebut masih cukup sulit ditemukan pada smartphone Android di kisaran harga yang sama.
Ia menjelaskan bahwa eSIM memungkinkan pengguna menggunakan dua nomor tanpa harus selalu mengandalkan kartu SIM fisik.
Selain memberikan fleksibilitas, eSIM juga dinilai lebih aman apabila perangkat hilang karena kartu tidak dapat dicabut secara langsung.
Dalam video juga diperlihatkan proses pembelian dan aktivasi eSIM melalui aplikasi GoPay yang disebut dapat dilakukan secara instan menggunakan QR Code setelah proses pembayaran dan verifikasi data selesai.
Dukungan Software Diperkirakan Segera Berakhir
Meski memiliki sejumlah keunggulan, iPhone XR juga mempunyai beberapa kekurangan.
Kekurangan pertama adalah masa dukungan pembaruan sistem operasi.
Menurut kreator, Apple umumnya memberikan pembaruan iOS sekitar lima hingga enam tahun sejak perangkat dirilis.
Karena iPhone XR diperkenalkan pada 2018, ia memperkirakan pembaruan yang diterima pada 2026 menjadi salah satu yang terakhir.
Artinya, pada tahun berikutnya perangkat kemungkinan tidak lagi memperoleh fitur baru maupun dukungan resmi dari Apple.
Kondisi tersebut perlu dipertimbangkan oleh pengguna yang menginginkan perangkat dengan masa pakai panjang.
Kamera Memiliki Keterbatasan
Keterbatasan berikutnya terdapat pada sektor fotografi.
iPhone XR hanya memiliki satu kamera belakang.
Perangkat ini tidak dibekali lensa ultrawide maupun telefoto.
Selain itu, tidak tersedia mode malam sehingga hasil foto pada kondisi minim cahaya dinilai masih kalah dibanding iPhone generasi yang lebih baru.
Menurut kreator, kualitas gambar pada malam hari akan terlihat lebih gelap dan menghasilkan noise yang lebih tinggi.
Masih Layak untuk Pengguna dengan Kebutuhan Ringan
Di akhir video, kreator menyimpulkan bahwa iPhone XR masih layak dibeli pada 2026 apabila kebutuhan pengguna tidak terlalu tinggi.
Perangkat ini masih cocok digunakan untuk komunikasi, mengakses media sosial, membuat konten, hingga aktivitas harian lainnya.
Pengalaman menggunakan iOS yang stabil, performa yang masih memadai, serta kualitas kamera yang tetap kompetitif menjadi alasan utama mengapa iPhone XR masih diminati di pasar ponsel bekas.
Namun bagi pengguna yang menginginkan dukungan software lebih panjang dan kemampuan fotografi malam yang lebih baik, mempertimbangkan iPhone generasi yang lebih baru disebut menjadi pilihan yang lebih tepat.
Editor : Maylanni Diana FitriSumber : yt: Gadget Max