JAKARTA - iPhone 11 masih layak dibeli 2026 menjadi pertanyaan yang banyak muncul setelah harga bekas smartphone ini turun ke kisaran Rp3 jutaan untuk versi internasional dan lebih tinggi untuk unit bergaransi resmi. Channel YouTube Bang Jo mencoba menjawab pertanyaan tersebut melalui pengalaman menggunakan iPhone 11 selama sekitar tiga minggu, sekaligus mengulas kelebihan dan kekurangan perangkat yang pertama kali dirilis pada 2019 tersebut.
Dalam video tersebut, Bang Jo menjelaskan bahwa permintaan ulasan iPhone 11 datang dari banyak penonton setelah sebelumnya ia membahas iPhone 12 Pro. Ia kemudian membeli satu unit iPhone 11 untuk digunakan sebagai perangkat harian sebelum memberikan penilaian mengenai kelayakannya pada 2026.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa iPhone 11 masih memiliki beberapa keunggulan, terutama pada sektor kamera dan perekaman video. Namun di sisi lain, ada sejumlah kekurangan yang mulai terasa, terutama pada layar, performa setelah pembaruan sistem operasi, serta pengalaman bermain gim.
Desain Masih Premium, tetapi Mulai Terlihat Ketinggalan
Bang Jo membuka pembahasan dengan mengulas desain iPhone 11.
Menurutnya, tampilan perangkat ini sudah mulai tertinggal jika dibandingkan dengan iPhone 13, iPhone 14, iPhone 15 hingga generasi terbaru yang telah menggunakan modul kamera diagonal maupun Dynamic Island.
Meski begitu, ia menilai desain tetap menjadi persoalan selera.
Faktanya, iPhone 11 masih banyak diminati karena logo Apple dan desain khas iPhone yang masih memiliki daya tarik tersendiri.
Dari sisi material, perangkat ini dinilai masih terasa premium.
Frame aluminium dipadukan dengan bodi kaca di bagian depan dan belakang memberikan kesan kokoh sekaligus nyaman digenggam.
Ukurannya yang tidak terlalu besar serta sudut bodi yang membulat juga membuat pengalaman menggenggam terasa lebih nyaman.
Mute Switch khas iPhone juga masih tersedia pada perangkat ini.
Layar Jadi Salah Satu Kekurangan
Berbeda dengan kualitas bodi, Bang Jo justru memberikan catatan pada sektor layar.
Baca Juga: Keutamaan Sholat Malam Menurut Al-Qur'an dan Hadis: Dijanjikan 4 Hal Istimewa Ini oleh Allah SWT
iPhone 11 masih menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,1 inci dengan resolusi HD Plus dan refresh rate 60 Hz.
Menurutnya, spesifikasi tersebut sudah mulai tertinggal untuk standar smartphone pada 2026.
Unit yang diuji juga telah menggunakan layar pengganti sehingga kualitas tampilannya dinilai tidak sebaik panel asli.
Ia menyebut tingkat kecerahan lebih rendah, warna kurang hidup, dan animasi ketika melakukan scrolling terasa kurang mulus karena muncul gejala stuttering.
Meski demikian, kualitas layar dan audio stereo iPhone 11 masih dianggap lebih baik dibanding sejumlah smartphone entry level yang masih menggunakan panel IPS beresolusi 720p.
Performa Masih Mampu, tetapi Tidak Lagi Istimewa
Di sektor performa, iPhone 11 dibekali chipset Apple A13 Bionic, RAM 4 GB, serta pilihan penyimpanan 64 GB, 128 GB, dan 256 GB.
Baca Juga: Keutamaan Sholat Malam Menurut Al-Qur'an dan Hadis: Dijanjikan 4 Hal Istimewa Ini oleh Allah SWT
Bang Jo menyarankan calon pembeli memilih minimal varian 128 GB.
Menurutnya, kapasitas 64 GB sudah terlalu sempit karena pembaruan iOS membutuhkan ruang penyimpanan yang semakin besar.
Perangkat yang digunakan dalam pengujian telah menjalankan iOS 26.
Namun setelah pembaruan tersebut, ia mengaku mulai merasakan penurunan performa.
Gejala stuttering mulai muncul ketika berpindah halaman maupun melakukan scrolling di layar utama.
Menurut Bang Jo, kondisi tersebut juga ia temukan pada iPhone 12 Pro setelah diperbarui ke iOS 26.
Meski demikian, ia tidak menyimpulkan secara pasti penyebabnya.
Gaming Masih Bisa, tetapi Cepat Panas
Pengujian performa juga dilakukan melalui beberapa gim populer.
Untuk Mobile Legends, iPhone 11 masih mampu menjalankan pengaturan grafis tertinggi dengan frame rate 60 fps yang relatif stabil.
Namun suhu perangkat meningkat cukup tinggi selama bermain.
Sementara saat memainkan Genshin Impact pada pengaturan medium 60 fps, performa awal masih terasa lancar.
Setelah suhu perangkat naik hingga sekitar 43 sampai 45 derajat Celsius, frame rate mulai turun dan pengalaman bermain menjadi kurang nyaman.
Karena itu, Bang Jo menilai iPhone 11 kurang cocok bagi pengguna yang sering bermain gim berat dalam waktu lama.
Unggul untuk Media Sosial
Salah satu keunggulan yang paling disorot adalah pengalaman menggunakan kamera langsung dari aplikasi Instagram.
Menurut Bang Jo, hasil IG Story yang direkam langsung menggunakan iPhone 11 masih terlihat lebih baik dibanding banyak smartphone Android entry level maupun kelas menengah pada 2026.
Meski demikian, ia tetap menyarankan pengguna merekam video melalui aplikasi kamera bawaan dengan resolusi 4K 60 fps sebelum mengunggahnya ke media sosial agar kualitas tetap maksimal.
Baterai Cukup untuk Aktivitas Sehari-hari
iPhone 11 menggunakan baterai berkapasitas 3.110 mAh.
Unit yang diuji telah mengalami penggantian baterai sehingga Battery Health kembali terbaca 100 persen.
Dalam penggunaan sehari-hari, perangkat mampu bertahan sekitar satu hari dengan screen-on time sekitar empat hingga lima jam.
Untuk pengisian daya dari nol hingga penuh membutuhkan waktu sekitar satu jam 35 menit menggunakan pengisian 15 watt.
Bang Jo menilai daya tahan baterainya masih lebih baik dibanding iPhone 12 Pro yang sebelumnya ia gunakan.
Kamera Masih Jadi Daya Tarik Utama
Menurut Bang Jo, alasan terbesar membeli iPhone 11 pada 2026 justru terletak pada sektor kamera.
Perangkat ini memiliki kamera utama 12 MP, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera depan 12 MP.
Pada kondisi siang hari, baik kamera utama maupun ultrawide mampu menghasilkan foto dengan detail yang baik, HDR luas, warna natural, serta eksposur yang seimbang.
Hasil foto manusia juga dinilai memiliki skin tone alami tanpa efek pemrosesan berlebihan.
Kamera depan juga mendapat apresiasi karena memiliki sudut pandang yang lebar serta reproduksi warna kulit yang tetap natural.
Saat memasuki kondisi minim cahaya, hasil kamera mulai mengalami penurunan.
Night Mode hanya tersedia pada kamera utama.
Sementara kamera ultrawide menghasilkan detail yang lebih rendah, noise lebih banyak, dan gambar terlihat lebih gelap.
Meski demikian, Bang Jo mengingatkan bahwa iPhone 11 merupakan perangkat yang telah berusia sekitar tujuh tahun sehingga hasil tersebut masih tergolong layak.
Perekaman Video Masih Sulit Ditandingi
Keunggulan terbesar iPhone 11 justru terdapat pada kemampuan videografi.
Bang Jo menyebut smartphone ini masih sangat layak dijadikan perangkat awal bagi kreator konten.
Kamera belakang maupun kamera depan sama-sama mendukung perekaman video hingga resolusi 4K 60 fps.
Stabilisasi video pada kamera utama maupun ultrawide juga dinilai sangat baik.
Menurutnya, kemampuan tersebut masih sulit ditemukan pada smartphone Android baru di kelas harga yang sama.
Selain kualitas gambar, hasil perekaman suara juga dinilai tetap jelas saat digunakan di luar ruangan.
Kesimpulan
Setelah menggunakan iPhone 11 selama sekitar tiga minggu, Bang Jo menyimpulkan bahwa perangkat ini masih layak dipertimbangkan pada 2026 dengan catatan kebutuhan pengguna harus sesuai.
Bagi pengguna yang mengutamakan performa tinggi, terutama untuk bermain gim, ia menyarankan mempertimbangkan minimal iPhone 12 Series.
Namun bagi pengguna yang mencari smartphone untuk membuat konten, mengakses media sosial, dan menikmati kualitas video yang masih sangat baik di kelas harga Rp3 jutaan, iPhone 11 dinilai masih menjadi salah satu pilihan yang menarik di pasar ponsel bekas.
Editor : Maylanni Diana FitriSumber : yt: BangJoe Review