Poco F8 Ultra Resmi di Indonesia, Speaker Bose dan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Jadi Andalan

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 19:07 WIB
Poco F8 Ultra resmi hadir di Indonesia dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, speaker Bose, kamera 50 MP, baterai 6.500 mAh, dan harga yang tetap kompetitif.(pinterest)
Poco F8 Ultra resmi hadir di Indonesia dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, speaker Bose, kamera 50 MP, baterai 6.500 mAh, dan harga yang tetap kompetitif.(pinterest)

BLITAR Poco F8 Ultra akhirnya resmi meluncur di Indonesia dengan membawa sederet peningkatan yang membuatnya semakin mendekati kelas flagship premium. Dibanding generasi sebelumnya, smartphone ini menawarkan kombinasi performa tinggi, speaker hasil kolaborasi dengan Bose, kamera 50 MP, serta baterai jumbo yang menjadi nilai jual utama.

Kehadiran Poco F8 Ultra juga menarik perhatian karena strategi harganya masih tergolong kompetitif di tengah tren kenaikan harga smartphone flagship. Pada masa penjualan perdana, perangkat ini bahkan mendapatkan potongan harga tambahan sehingga menjadi salah satu pilihan menarik di kelas premium.

Selain membawa chipset terbaru Snapdragon 8 Elite Gen 5, Poco juga mulai memperkuat sektor multimedia melalui sistem speaker 2.1 dengan subwoofer khusus, sesuatu yang jarang ditemui pada smartphone Android.

Speaker Bose Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu fitur yang paling disorot pada Poco F8 Ultra adalah sistem speaker hasil tuning bersama Bose. Smartphone ini menggunakan konfigurasi speaker 2.1 yang dilengkapi subwoofer dedicated sehingga menghasilkan suara bass lebih dalam dan bertenaga.

Baca Juga: Dari Dapur Rumahan di Masa Pandemi, Camilan “Sahate” dari Kota Bandung Ini Perlahan Tumbuh ke Pasar Global

Dalam pengujian, kualitas audionya dinilai mampu bersaing bahkan dengan perangkat premium seperti iPhone. Speaker tersebut memberikan pengalaman lebih imersif saat mendengarkan musik, menonton film maupun bermain game.

Efek suara ketika memainkan game juga terasa lebih hidup karena karakter bass yang kuat membuat berbagai efek audio terdengar lebih dramatis.

Performa Flagship dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Untuk urusan performa, Poco F8 Ultra menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan RAM LPDDR5X 16 GB dan penyimpanan UFS 4.1 berkapasitas hingga 512 GB.

Baca Juga: Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, BRI Peduli Bersama Kelompok Tani Lokal Tanam 24.000 Mangrove demi Pulihkan Ekosistem Pesisir

Smartphone ini juga telah mendukung USB 3.2, WiFi 7, serta Bluetooth 6 sehingga mendukung transfer data maupun konektivitas berkecepatan tinggi.

Pada pengujian gaming, Mobile Legends mampu berjalan hingga 120 fps, sedangkan Genshin Impact stabil di 60 fps dengan suhu perangkat sekitar 43 derajat Celsius.

Kapasitas baterai 6.500 mAh juga menjadi peningkatan penting. Saat digunakan bermain Mobile Legends selama 30 menit pada pengaturan tertinggi, konsumsi baterainya hanya sekitar 6–7 persen. Untuk Genshin Impact, daya yang terpakai berkisar 10–11 persen dalam durasi sama.

Pengisian daya juga sangat cepat berkat dukungan fast charging 100 watt. Dalam waktu sekitar 15 menit baterai hampir terisi separuh, sedangkan sekitar 37 menit sudah mencapai 100 persen. Smartphone ini juga mendukung wireless charging hingga 50 watt dan reverse charging 22,5 watt menggunakan kabel.

Kamera Semakin Serius

Poco kini tidak lagi hanya mengandalkan performa. F8 Ultra dibekali tiga kamera belakang beresolusi 50 MP, termasuk lensa periskop untuk kebutuhan fotografi jarak jauh.

Hasil zoom hingga 5x masih mampu mempertahankan detail objek dengan baik. Bahkan pada pembesaran 10x, tekstur daun, bunga, hingga detail pakaian masih terlihat jelas.

Sementara kamera ultrawide mampu menghasilkan warna yang relatif konsisten dengan kamera utama meski sedikit lebih gelap pada kondisi tertentu.

Peningkatan sektor kamera ini menunjukkan Poco mulai serius bersaing sebagai smartphone flagship yang menawarkan pengalaman lebih lengkap, bukan hanya mengandalkan performa.

Masih Ada Kekurangan

Meski membawa banyak peningkatan, Poco F8 Ultra belum sepenuhnya tanpa kompromi.

Layarnya memang berukuran besar 6,9 inci dengan resolusi 1,5K dan tingkat kecerahan hingga 2.000 nit, namun belum menggunakan panel LTPO. Refresh rate hanya dapat berpindah antara 60 Hz dan 120 Hz, sementara beberapa pesaing sudah mampu turun hingga 1 Hz untuk efisiensi baterai.

Dari sisi video, kamera depan Poco F8 Ultra juga masih terbatas pada perekaman 4K 30 fps. Kompetitornya, iQOO 15, sudah mampu merekam hingga 4K 60 fps.

Desain belakang yang menggunakan tekstur menyerupai denim juga menjadi hal yang memunculkan pro dan kontra. Meski memberikan grip lebih baik, tampilannya dinilai unik sekaligus kontroversial bagi sebagian pengguna.

Masih Ada Notifikasi Mirip Iklan

Satu hal yang cukup disayangkan adalah sistem operasi Poco F8 Ultra yang masih menyisipkan notifikasi promosi dari aplikasi GetApps.

Meski iklan tersebut dapat dimatikan hanya dalam beberapa langkah pengaturan, pengguna baru kemungkinan tidak mengetahui cara menonaktifkannya sehingga pengalaman penggunaan menjadi sedikit terganggu.

Beruntung, iklan tersebut tidak sebanyak seri Poco kelas menengah, namun tetap menjadi catatan yang mengurangi kesan premium smartphone ini.

Layak Jadi Pilihan Flagship

Secara keseluruhan, Poco F8 Ultra menawarkan peningkatan signifikan dibanding pendahulunya. Kombinasi speaker Bose, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 50 MP, baterai besar, dan harga yang masih kompetitif membuatnya menjadi salah satu smartphone flagship paling menarik di kelasnya.

Meski masih memiliki beberapa kekurangan seperti belum menggunakan panel LTPO serta masih adanya notifikasi promosi bawaan sistem, perangkat ini tetap menawarkan nilai yang sangat tinggi bagi pengguna yang menginginkan smartphone serba bisa dengan performa flagship.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Poco F8 Ultra Snapdragon 8 Elite Gen 5 Speaker Bose Review Poco F8 Ultra HP flagship