Review Vivo X300 Pro: Dipakai 7 Bulan, Ini Alasan HP Kamera Flagship Ini Masih Sulit Dikalahkan

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 20:17 WIB
Review Vivo X300 Pro setelah dipakai 7 bulan mengungkap kelebihan dan kekurangan kameranya. Masih jadi salah satu HP kamera flagship paling worth dibeli.(pinterest)
Review Vivo X300 Pro setelah dipakai 7 bulan mengungkap kelebihan dan kekurangan kameranya. Masih jadi salah satu HP kamera flagship paling worth dibeli.(pinterest)

BLITAR - Review Vivo X300 Pro kembali menarik perhatian setelah seorang reviewer membagikan pengalaman menggunakan smartphone flagship tersebut sebagai perangkat utama selama sekitar tujuh bulan. Pengujian tidak hanya dilakukan lewat benchmark kamera, tetapi berdasarkan penggunaan sehari-hari mulai dari fotografi, pembuatan konten, hingga perekaman video.

Dalam Review Vivo X300 Pro tersebut, smartphone ini dinilai tetap menjadi salah satu perangkat kamera terbaik di kelas flagship. Meski demikian, pengguna menemukan beberapa kekurangan yang baru terasa setelah digunakan dalam jangka panjang.

Melalui Review Vivo X300 Pro ini, terlihat bahwa kekuatan terbesar ponsel berada pada konsistensi hasil foto, fleksibilitas fitur kamera, dan performa saat memotret di berbagai kondisi pencahayaan.

Kamera Telefoto Belum Sepenuhnya Sempurna

Salah satu kekurangan yang paling disorot berada pada kamera telefoto. Saat digunakan pada tingkat zoom tinggi, terutama di dalam ruangan atau kondisi cahaya mulai redup, hasil foto terkadang terlihat terlalu halus.

Baca Juga: Dari Dapur Rumahan di Masa Pandemi, Camilan “Sahate” dari Kota Bandung Ini Perlahan Tumbuh ke Pasar Global

Hal tersebut disebabkan proses pengurangan noise yang cukup agresif sehingga tekstur wajah menjadi kurang natural. Reviewer mengaku lebih menyukai hasil ketika menggunakan fitur Raw Lighting karena detail wajah masih lebih terjaga meski efek HDR menjadi sedikit berkurang.

Menurutnya, mode tersebut menghasilkan karakter foto yang lebih alami dibanding pengaturan standar.

Rekaman Video Masih Memiliki Catatan

Di sektor video, Vivo X300 Pro tetap menawarkan kualitas yang tinggi. Detail gambar, dynamic range, dan kemampuan kamera telefoto untuk merekam objek jarak dekat menjadi salah satu keunggulan yang paling sering digunakan.

Baca Juga: Cara Kerja Pesawat Siluman Terungkap, Ini Rahasia Stealth Aircraft Bisa Lolos dari Deteksi Radar

Meski begitu, reviewer menilai karakter video belum selalu konsisten. Dalam beberapa kondisi tertentu, tingkat kecerahan, kontras, maupun saturasi warna dapat berubah sehingga hasil rekaman terasa berbeda.

Stabilisasi video juga dianggap sudah baik, namun masih menyisakan sedikit efek goyangan saat kamera digerakkan ke kanan maupun kiri.

Sementara untuk penggunaan langsung di Instagram Story, kualitas audio, stabilisasi, serta kemampuan zoom dinilai belum sebaik aplikasi kamera bawaan.

Kualitas Foto Jadi Senjata Utama

Terlepas dari beberapa kekurangan tersebut, sektor fotografi menjadi alasan utama Vivo X300 Pro masih layak dipertimbangkan.

Baca Juga: Cara Kerja Pesawat Siluman Terungkap, Ini Rahasia Stealth Aircraft Sulit Terdeteksi Radar Musuh

Perpaduan kamera utama, ultrawide, dan telefoto mampu menghasilkan warna yang konsisten di setiap lensa. HDR bekerja stabil, white balance terlihat natural, serta kontras gambar terasa lebih hidup dibanding generasi sebelumnya.

Reviewer juga mengapresiasi banyaknya pengaturan manual yang tetap tersedia meski menggunakan mode Auto. Pengguna dapat mengatur tingkat brightness, saturasi, kontras, hingga ketajaman sesuai selera tanpa harus masuk ke mode profesional.

Street Photography hingga Portrait Semakin Fleksibel

Vivo turut menghadirkan mode Street Photography yang menghasilkan karakter foto lebih kuat, terutama saat memotret aktivitas jalanan maupun objek bergerak.

Mode portrait juga mendapat banyak peningkatan. Selain kualitas pemisahan objek yang rapi, tersedia berbagai efek berbasis AI untuk mengubah latar belakang maupun suasana foto dengan tetap mempertahankan resolusi tinggi.

Walaupun sesekali masih terjadi kesalahan pada area rambut tipis, hasil portrait secara keseluruhan dinilai termasuk salah satu yang terbaik di kelasnya.

Low Light dan Video Portrait Jadi Nilai Jual

Kemampuan memotret malam menjadi salah satu keunggulan terbesar Vivo X300 Pro.

Foto low light tetap menampilkan detail yang baik dengan noise yang minim serta rentang dinamis yang luas. Bahkan saat melakukan zoom hingga 20 kali, hasil gambar masih cukup layak meski mulai terlihat sedikit efek pelunakan akibat proses pengolahan gambar.

Untuk kebutuhan video, fitur Portrait Video juga tampil mengesankan. Efek blur terlihat natural dengan pemisahan objek yang rapi, baik menggunakan kamera depan maupun kamera belakang.

Telephoto Extender Kit Tambah Fleksibilitas

Reviewer juga mencoba Telephoto Extender Kit yang mampu meningkatkan kemampuan zoom optik hingga sekitar 200 mm.

Hasil foto dinilai tetap tajam dengan karakter yang lebih natural karena minim campur tangan AI. Aksesori tersebut juga dapat digunakan pada berbagai mode, termasuk video, portrait, hingga mode manual.

Menurutnya, kombinasi Vivo X300 Pro dan extender kit mampu menghasilkan kualitas zoom yang sangat kompetitif bahkan dibanding beberapa smartphone Ultra.

Masih Jadi Rekomendasi di Kelas Flagship

Setelah digunakan selama berbulan-bulan, reviewer tetap menempatkan Vivo X300 Pro sebagai salah satu smartphone kamera paling menarik di kelas harga di bawah Rp20 juta.

Keunggulan pada kualitas foto, kemampuan low light, portrait video, fleksibilitas pengaturan kamera, hingga performa zoom membuat perangkat ini masih sangat kompetitif.

Meski beberapa smartphone Ultra menawarkan spesifikasi kamera yang lebih tinggi, Vivo X300 Pro dinilai memberikan keseimbangan terbaik antara harga, fitur, dan pengalaman penggunaan sehari-hari.

Editor : Maylanni Diana Fitri
kamera Vivo X300 Pro review Vivo X300 Pro Vivo X300 Pro Review HP Kamera Flagship Vivo X300 Pro