JAKARTA – Vivo kembali memperbarui lini smartphone V Series dengan menghadirkan Vivo V60. Ponsel ini datang hanya sekitar lima bulan setelah pendahulunya, Vivo V50, tetapi membawa peningkatan yang cukup besar di sejumlah sektor.
Vivo V60 tidak lagi sekadar menawarkan perubahan desain. Smartphone terbaru Vivo tersebut membawa peningkatan pada kamera, chipset, layar, baterai, hingga kemampuan pengisian daya. Bahkan, konfigurasi kameranya membuat perangkat ini terlihat seperti model Pro.
Baca Juga: HP Oppo RAM 8/256 GB Murah, Ini 8 Pilihan dengan Spek Mumpuni dan Fitur Lengkap
Kamera Telephoto Jadi Pembeda Utama
Salah satu perubahan paling mencolok pada Vivo V60 terdapat di sektor kamera. Untuk pertama kalinya pada V Series reguler, Vivo menyematkan kamera telephoto periskop 50 MP yang sudah dilengkapi OIS.
Kamera tersebut bergabung dengan kamera utama 50 MP ber-OIS dan ultrawide 8 MP. Seluruh sistem kameranya juga dikembangkan bersama Zeiss.
Kemampuan zoom menjadi salah satu daya tarik utama. Kamera telephoto tersebut mampu mempertahankan detail objek ketika digunakan untuk pembesaran 3x hingga 10x. Detail seperti tekstur batu dan bagian bangunan dari objek yang difoto masih terlihat cukup jelas.
Kamera utama juga tetap mampu menghasilkan foto dengan warna cerah, detail baik dan dynamic range yang cukup luas. Namun, terdapat kompromi pada kamera ultrawide yang kini turun menjadi 8 MP dari 50 MP pada generasi sebelumnya.
Pada kondisi pencahayaan cukup, hasil kamera ultrawide masih tergolong baik. Tetapi ketika cahaya mulai berkurang, detail dan warna tidak mampu menyamai kamera utama.
Chipset Baru Lebih Bertenaga
Vivo V60 menjadi salah satu smartphone di Indonesia yang menggunakan Snapdragon 7 Gen 4. Chipset ini membawa peningkatan performa dibanding Snapdragon 7 Gen 3 yang digunakan V50.
Peningkatan tersebut diklaim mencapai 27 persen pada CPU, 30 persen pada GPU dan 65 persen pada NPU. Dalam pengujian, skor AnTuTu 10 perangkat ini mendekati angka 1 juta poin.
Pilihan memorinya terdiri dari RAM 8 GB dan 12 GB, sementara penyimpanan internal tersedia 256 GB hingga 512 GB.
Meski performanya meningkat, Vivo V60 belum sepenuhnya ditujukan sebagai smartphone gaming. Pada pengujian game berat seperti Genshin Impact dengan pengaturan medium, performanya masih berada di kisaran 33 fps.
Layar AMOLED dan Baterai Makin Besar
Vivo V60 menggunakan panel AMOLED 6,77 inci beresolusi Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz. Layar tersebut mendukung HDR10+ dan memiliki tingkat kecerahan tinggi.
High Brightness Mode mencapai 1.500 nits, sedikit meningkat dibanding Vivo V50 yang berada di angka 1.300 nits.
Peningkatan besar lainnya datang dari sektor baterai. Vivo V60 membawa baterai 6.500 mAh, naik dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya.
Pengisian daya juga menggunakan FlashCharge 90 watt. Pengisian selama sekitar 10 menit dapat memberikan tambahan daya sekitar 18 persen, sementara dalam waktu sekitar 30 menit kapasitasnya dapat mencapai sekitar 50 persen.
Vivo V60 juga mendukung bypass charging, sehingga lebih fleksibel ketika digunakan untuk bermain game sambil terhubung ke charger.
Baca Juga: HP Oppo RAM 8/256 GB Murah, 8 Pilihan Ini Punya Spek Menarik dan Baterai Jumbo
Fitur Lengkap, Harga Ikut Naik
Meski baterainya besar, bodi Vivo V60 tetap dibuat relatif tipis dengan ketebalan sekitar 7,5 mm. Bobotnya berada di kisaran 192 gram untuk varian Spotlight Grey, sedangkan varian dengan material kaca memiliki bobot sekitar 200 gram.
Smartphone ini juga membawa speaker stereo, NFC multifungsi, IR blaster, USB Type-C serta rating IP68 dan IP69. Vivo turut menjanjikan pembaruan software hingga empat tahun dan security patch selama enam tahun.
Namun, seluruh peningkatan tersebut membuat harga Vivo V60 ikut naik. Harganya dimulai dari sekitar Rp6,999 juta dan dapat mencapai Rp8,5 juta tergantung konfigurasi RAM serta penyimpanan.
Dengan banderol tersebut, Vivo V60 sudah masuk persaingan smartphone premium. Perangkat ini paling menarik bagi pengguna yang mencari kamera telephoto berkualitas, baterai besar, pengisian cepat dan fitur lengkap dalam smartphone dengan harga di bawah Rp10 juta.
Editor : M. Helmi NurhisamSumber : gadgetin