JAKARTA – Samsung kembali memperluas lini smartphone lipatnya pada 2026 dengan menghadirkan tiga model sekaligus, yakni Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra. Kehadiran Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi salah satu yang paling menarik karena membawa sejumlah peningkatan besar dibanding generasi sebelumnya.
Bagi pengguna Galaxy Z Fold 7, salah satu perubahan yang paling terasa ada pada sektor baterai. Samsung kini menggunakan teknologi baterai silikon karbon pada perangkat lipat terbarunya. Kapasitas baterai Galaxy Z Fold 8 Ultra meningkat dari 4.400 mAh menjadi 5.000 mAh.
Peningkatan tersebut juga dibarengi dengan teknologi pengisian daya yang lebih cepat. Samsung meningkatkan dukungan charging dari 25 watt menjadi 45 watt. Kombinasi kapasitas baterai lebih besar dan pengisian daya yang lebih cepat membuat Galaxy Z Fold 8 Ultra berpotensi menawarkan pengalaman penggunaan harian yang lebih nyaman.
Baca Juga: Ronaldo Araujo ke Liverpool, Kejutan Transfer yang Bisa Jadi Petunjuk Besar Rencana The Reds
Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Snapdragon Terbaru
Di sektor performa, Galaxy Z Fold 8 Ultra dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset flagship tersebut dirancang untuk memberikan performa tinggi sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.
Peningkatan juga hadir pada sektor kamera. Kamera utama masih menggunakan sensor 200 MP, sedangkan kamera ultrawide mendapatkan peningkatan signifikan dari 12 MP menjadi 50 MP. Sementara itu, kamera telefoto 10 MP tetap menawarkan OIS dan kemampuan optical zoom hingga tiga kali.
Samsung juga berhasil mempertahankan bodi yang relatif ramping meski kapasitas baterainya meningkat. Bobot Galaxy Z Fold 8 Ultra berada di angka 215 gram.
Baca Juga: Liverpool Dikaitkan dengan Bek Uruguay, Ada Sinyal Transfer di Tengah Laga Kontra Barcelona?
Galaxy Z Fold 8 Hadir dengan Bentuk Baru
Selain Galaxy Z Fold 8 Ultra, Samsung memperkenalkan model baru dengan desain yang berada di antara Galaxy Z Flip 8 dan Fold 8 Ultra. Galaxy Z Fold 8 memiliki layar luar berukuran 5,5 inci dengan rasio 16:10.
Ketika dibuka, perangkat tersebut menawarkan layar utama berukuran 7,6 inci dengan rasio 4:3. Bentuk ini membuat Galaxy Z Fold 8 terasa seperti tablet mini yang dapat dilipat.
Konsep tersebut memberikan pengalaman berbeda ketika digunakan untuk membaca dokumen, menjelajah internet, melihat foto, hingga menikmati konten video. Layar luar juga dibuat lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari dibanding cover screen berukuran kecil pada lini Flip.
Dari sisi performa, Galaxy Z Fold 8 juga tidak main-main. Perangkat ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Kapasitas baterainya berada di angka 4.800 mAh, sementara sektor kamera terdiri dari kamera wide dan ultrawide dengan resolusi 50 MP.
Galaxy Z Flip 8 Dapat Peningkatan Lebih Sederhana
Berbeda dengan Fold 8 Ultra, peningkatan Galaxy Z Flip 8 tergolong lebih sederhana. Perangkat ini mendapatkan chipset Exynos 2600 dengan fabrikasi 2 nm, menggantikan Exynos 2500 3 nm pada generasi sebelumnya.
Samsung mengklaim performanya dapat meningkat hingga 37 persen. Namun, kapasitas baterai masih 4.300 mAh dan pengisian daya tetap 25 watt. Konfigurasi kamera serta kapasitas memori juga masih relatif sama.
Dari sisi fisik, Galaxy Z Flip 8 menjadi sekitar 8 gram lebih ringan dan 0,5 mm lebih tipis dibanding pendahulunya.
Dengan hadirnya tiga model tersebut, Samsung kini menawarkan pilihan smartphone lipat dengan karakter berbeda. Galaxy Z Flip 8 ditujukan bagi pengguna yang menginginkan perangkat ringkas, Galaxy Z Fold 8 menawarkan konsep tablet mini yang dapat dilipat, sedangkan Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi model dengan spesifikasi paling tinggi.
Bagi pengguna Galaxy Z Fold 7, Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi salah satu model yang paling menarik karena membawa peningkatan pada sektor baterai, charging, kamera, dan performa. Namun, seberapa besar perubahan tersebut dalam penggunaan sehari-hari masih perlu dibuktikan melalui pemakaian jangka panjang.
Editor : M. Helmi NurhisamSumber : gadgetin