JAKARTA - SUV di bawah Rp100 juta masih menawarkan sejumlah pilihan menarik bagi pencari mobil bekas, termasuk model premium seperti Toyota Harrier, Honda CR-V, dan Mercedes-Benz ML320. Ketiganya memiliki karakter berbeda, mulai dari kenyamanan, performa, fitur hingga biaya perawatan.
Pasar SUV bekas memang memiliki banyak pilihan dengan rentang harga yang beragam. Namun, tiga model tersebut menjadi rekomendasi menarik karena desainnya dinilai masih relevan untuk digunakan saat ini.
Toyota Harrier 240G, SUV Premium di Bawah Rp100 Juta
Baca Juga: Reog Bulkiyo Hadapi Tantangan Regenerasi, Pelestarian Didukung BRIN Jatim
Toyota Harrier 240G tahun 2003 menjadi salah satu pilihan SUV di bawah Rp100 juta yang menawarkan nuansa premium. Mobil ini merupakan generasi kedua Harrier yang diproduksi mulai 2003 hingga 2009.
Varian 240G menggunakan mesin 2.400 cc 4 silinder VVT-i berkode 2AZ-FE. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 164 PS dan torsi 221 Nm, yang disalurkan melalui transmisi otomatis Tiptronic empat percepatan.
Fitur yang ditawarkan cukup lengkap untuk mobil berusia lebih dari dua dekade. Di antaranya lampu projector halogen, ABS dan EBD, interior kulit, power window, jok pengemudi elektrik, panoramic sunroof, dual-zone climate control, hingga pintu bagasi elektrik.
Harga menjadi daya tarik utama. Harrier 240G dalam kondisi tertentu disebut bisa berada di kisaran Rp99 juta, dengan pajak sekitar Rp4 juta.
Namun, konsumsi bahan bakarnya relatif boros dan biaya perawatan tetap perlu diperhitungkan. Meski demikian, penggunaan mesin Toyota yang juga dipakai pada model lain membuat ketersediaan suku cadang relatif lebih mudah.
Honda CR-V Gen 3, Pilihan Lebih Rasional
Honda CR-V generasi ketiga tahun 2008 juga masuk daftar SUV bekas di bawah Rp100 juta. Model ini diproduksi sekitar 2007 hingga 2012 dan tersedia dengan mesin 2.000 cc serta 2.400 cc.
Mesin 2.000 cc R20A menghasilkan tenaga sekitar 150 HP dan torsi 197 Nm. Sementara mesin 2.400 cc K24Z menghasilkan tenaga sekitar 170 HP dan torsi 231 Nm.
CR-V menawarkan kabin lega, bagasi luas, posisi duduk ergonomis, serta fitur seperti ABS, EBD, dual SRS airbag, power window, electric mirror, dan rear defogger. Untuk varian 2.400 cc, AC sudah menggunakan pengaturan digital dual-zone.
Harga unit dengan pajak aktif disebut mulai sekitar Rp98 juta, tergantung kondisi. Pajak tahunannya diperkirakan sekitar Rp2,8 juta untuk mesin 2.000 cc dan Rp3,8 juta untuk mesin 2.400 cc.
Baca Juga: Bahasa Generasi Digital Makin Kreatif, tapi Ada Ancaman yang Diam-Diam Mengintai Bahasa Indonesia
Kelebihannya adalah mesin yang dikenal bertenaga, suku cadang relatif mudah ditemukan, serta perawatan yang lebih sederhana dibanding SUV Eropa. Kekurangannya antara lain peredaman kabin yang kurang baik dan sejumlah komponen yang berpotensi membutuhkan perhatian karena faktor usia.
Mercedes-Benz ML320, SUV Mewah dengan Harga di Bawah Rp100 Juta
Pilihan paling unik adalah Mercedes-Benz ML320 W163 tahun 2000. SUV ini menggunakan mesin M112 3.200 cc V6 dengan tenaga sekitar 218 HP dan torsi 310 Nm.
Baca Juga: GG Bukan Sekadar Good Game, Ternyata Bisa Jadi Pujian hingga Tanda Menyerah
Berbeda dari dua model sebelumnya, ML320 menggunakan sistem penggerak semua roda atau AWD. Mobil ini juga memiliki fitur low range yang membuatnya tetap memiliki kemampuan melaju di medan jalan yang lebih berat.
Fitur lainnya mencakup projector halogen, ABS, EBD, enam airbag, cruise control, stability control, sunroof, power window, dan tiga baris kursi.
Konsumsi bahan bakarnya menjadi salah satu konsekuensi utama. Dalam kota disebut hanya sekitar 5–6 km/l, sedangkan di jalan luar kota atau tol dapat mencapai sekitar 10–12 km/l
Baca Juga: Timnas Indonesia Dibidik ke Piala Dunia 2030, John Herdman Temui Prabowo di Hambalang
Harga ML320 umumnya berada di kisaran Rp125 juta, tetapi unit tertentu dengan kondisi terawat dan pajak aktif disebut bisa ditemukan sekitar Rp97 juta. Pajaknya berada di kisaran Rp4 juta.
Ketiga SUV tersebut menunjukkan bahwa mobil berkelas dengan fitur lengkap masih dapat ditemukan di pasar mobil bekas dengan dana kurang dari Rp100 juta. Namun, kondisi unit, riwayat perawatan, pajak, serta biaya perbaikan tetap menjadi faktor penting sebelum membeli.
Source Video YouTube AMH Channel
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo