SLEMAN - Kijang Grand Extra bekas kembali menarik perhatian pencinta mobil lawas. Bukan sekadar karena usianya yang sudah tiga dekade, unit tahun 1996 yang ditawarkan di Sleman, Yogyakarta, ini disebut masih mempertahankan kondisi orisinal dari pemilik pertama.
Kijang Grand Extra bekas tersebut merupakan generasi terakhir sebelum Toyota memperkenalkan Kijang Kapsul pada 1997. Karena itu, unit tahun 1996 menjadi salah satu model yang cukup menarik bagi kolektor maupun penggemar mobil klasik Toyota.
Kijang Grand Extra bekas ini memiliki spesifikasi mesin 1.800 cc dan menggunakan model short. Penjual menyebut unit tersebut merupakan varian SGX, bukan LGX. Kondisi eksteriornya juga menjadi daya tarik utama karena diklaim belum pernah mengalami pengecatan ulang atau "spet".
Baca Juga: Kijang Grand Extra Bekas Rp40 Jutaan, Mobil Tua yang Masih Diburu, Ini Alasannya
Bodi Masih Orisinal, Tinggal Dipoles
Dari video review, warna hijau metalik pada mobil terlihat masih mempertahankan karakter bawaan pabrik. Bahkan, mobil disebut belum mendapatkan proses poles atau makeover sehingga tampilannya belum maksimal.
Bagian talang air juga masih dalam kondisi orisinal. Tidak terlihat tanda-tanda keropos pada bagian yang diperiksa. Lampu depan dan belakang menggunakan produk Koito yang disebut masih bawaan Toyota. Pelek juga masih bawaan mobil, sementara kondisi ban dinilai masih tebal.
Pemilik juga menyebut bodi mobil belum memiliki bekas perbaikan besar. Sejumlah bagian memang membutuhkan perapian dan pembersihan, tetapi bukan kerusakan berat. Setelah dipoles dan dibersihkan, tampilan mobil diperkirakan bisa kembali lebih mengilap.
Interior Masih Mempertahankan Kondisi Lama
Masuk ke kabin, karakter mobil lawas masih terasa kuat. Door trim disebut masih orisinal dan seluruh mekanisme pintu masih berfungsi normal. Jok juga belum mengalami kerusakan berat meski terdapat sedikit bagian yang mulai kempes karena faktor usia dan pemakaian.
Baca Juga: Kijang Grand Extra Bekas Rp46 Juta, Tipe Tertinggi Tahun 1994 Pajak Hidup
Odometer mobil menunjukkan angka sekitar 237 ribu kilometer. Angka tersebut tergolong tinggi untuk mobil yang sudah berusia puluhan tahun, namun kondisi interior yang masih relatif terjaga menjadi salah satu nilai tambah.
Fitur yang tersedia juga cukup lengkap untuk ukuran mobil era 1990-an. Kijang Grand Extra ini sudah menggunakan AC double blower. Sistem pendingin kabin dalam video disebut masih bekerja dan terasa dingin.
Mesin 1.800 Cc Disebut Masih Sehat
Bagian mesin menjadi salah satu aspek yang turut diperiksa. Mesin 1.800 cc disebut masih bekerja dengan baik dan tidak menunjukkan adanya rembesan. Saat dinyalakan, suara mesin terdengar normal.
Kopling juga disebut masih empuk. Mobil menggunakan mesin keluarga KF dan sistem yang relatif sederhana sehingga perawatan serta ketersediaan suku cadangnya menjadi salah satu alasan Kijang lawas tetap diminati.
Meski demikian, calon pembeli tetap disarankan melakukan pemeriksaan langsung sebelum transaksi, terutama pada mesin, kaki-kaki, kelistrikan, nomor rangka, dokumen kendaraan, serta kondisi bodi secara menyeluruh.
Harga Jadi Tantangan Utama
Untuk unit Kijang Grand Extra tahun 1996 tersebut, harga yang ditawarkan berada di kisaran Rp67,5 juta. Angka itu memang lebih tinggi dibandingkan banyak Kijang lawas lain di pasaran.
Namun, harga tersebut dikaitkan dengan kondisi mobil yang disebut full ori, tangan pertama sejak baru, serta belum pernah mengalami pengecatan ulang. Unit berada di Sleman, Yogyakarta, dan calon pembeli dapat menghubungi penjual melalui kontak yang tercantum pada video.
Dengan kombinasi usia, varian tertinggi, mesin 1.800 cc, dan kondisi orisinal, Kijang Grand Extra 1996 ini menjadi pilihan menarik bagi pencinta mobil klasik. Tantangannya tinggal satu: apakah kondisi istimewa tersebut sepadan dengan banderol puluhan juta rupiah?
Editor : Muhammad Rusdian NuzulaSumber : OTOkoko