Honda Jazz 2026 Muncul Lagi, Tampil Gagah dengan Gaya Crossover dan Mesin Hybrid

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:45 WIB
Honda Jazz 2026 tampil beda dengan gaya Crosstar dan teknologi hybrid. Simak desain, interior, fitur, hingga peluang Jazz kembali ke Indonesia. (SC YOUTUBE)
Honda Jazz 2026 tampil beda dengan gaya Crosstar dan teknologi hybrid. Simak desain, interior, fitur, hingga peluang Jazz kembali ke Indonesia. (SC YOUTUBE)

JAKARTA - Nama Honda Jazz kembali menjadi sorotan setelah sosok generasi terbarunya diperlihatkan dalam sebuah ulasan otomotif. Honda Jazz 2026 tampil membawa wajah baru yang lebih membulat, tetapi tetap mempertahankan sejumlah karakter khas Jazz yang membuatnya berbeda dari Honda City Hatchback.

Kehadiran Honda Jazz 2026 menjadi kabar menarik bagi penggemar hatchback di Indonesia. Pasalnya, Jazz pernah memiliki basis penggemar yang kuat sebelum Honda menghentikan penjualannya di Tanah Air dan menggantinya dengan Honda City Hatchback. Kini, generasi terbaru Jazz justru hadir dengan pendekatan berbeda melalui varian Crosstar yang memiliki tampilan ala crossover.

Baca Juga: Transfer Terburuk Liga Eropa 2025/2026: Paul Pogba hingga Trent Alexander-Arnold Bikin Klub Menyesal

Meski disebut Honda Jazz 2026, model yang dibahas dalam video tersebut merupakan Jazz GR Crosstar yang secara desain masih berakar pada model yang diperkenalkan setelah Tokyo Motor Show 2019. Mobil ini bukan generasi baru sepenuhnya, tetapi mendapatkan karakter yang membuatnya terlihat lebih modern dan berani.

Wajah Membulat dengan Karakter Crossover

Bagian depan menjadi perubahan yang paling mudah terlihat. Honda Jazz GR Crosstar menggunakan lampu utama berdesain membulat dengan projector dan LED DRL. Bentuk tersebut membuat wajah mobil terlihat lebih ramah dan berbeda dibandingkan generasi Jazz sebelumnya yang memiliki garis lebih tajam.

Grill depan menggunakan warna hitam tanpa dominasi aksen krom. Logo Honda dengan sentuhan biru juga menjadi penanda bahwa mobil yang digunakan dalam ulasan merupakan varian hybrid.

Nuansa crossover semakin kuat berkat penggunaan cladding hitam di sekitar bumper, fog lamp, dan bagian bawah bodi. Ada pula aksen berwarna silver yang memberikan kesan seperti skid plate.

Beralih ke samping, karakter khas Jazz masih sangat terasa. Salah satunya terlihat dari keberadaan kaca segitiga di dekat pilar A. Detail ini menjadi salah satu ciri yang tidak ditemukan pada Honda City Hatchback.

Honda Jazz Crosstar juga mendapatkan pelek dual tone berukuran 16 inci dengan ban 185/60 R16. Penggunaan roof rail serta ornamen hitam di bagian bawah pintu membuat tampilan samping semakin identik dengan mobil crossover.

Bagasi Tidak Terlalu Besar

Bagian belakang memiliki desain yang dibuat senada dengan wajah depannya. Lampu belakang berukuran besar dengan LED bar menjadi salah satu detail utama. Berbeda dari Honda Jazz GK5, lampu pada model ini tidak lagi memanjang hingga ke pilar belakang.

Logo Jazz berukuran besar ditempatkan di pintu bagasi, disertai emblem Crosstar. Bumper belakang juga mendapat ornamen hitam dan aksen silver untuk mempertahankan tema crossover.

Namun, urusan kapasitas bagasi menjadi salah satu catatan. Ruang penyimpanan belakang dinilai tidak terlalu besar. Area di bawah lantai bagasi juga tidak sepenuhnya kosong karena kemungkinan digunakan untuk menempatkan sejumlah komponen sistem hybrid.

Kabin Sederhana, Tetap Mengutamakan Kepraktisan

Masuk ke interior, Honda Jazz 2026 tidak menawarkan perubahan yang terlalu ekstrem. Dasbor terlihat sederhana dengan layar hiburan yang ukurannya tidak terlalu besar. Setir dua palang juga memberikan karakter unik dibandingkan mobil modern lain.

Kelebihan khas Honda tetap terlihat dari banyaknya ruang penyimpanan. Terdapat cup holder, ruang untuk menaruh barang, serta pengaturan setir tilt dan teleskopik.

Posisi mengemudi menjadi salah satu bagian yang mendapat penilaian positif. Pengemudi mendapatkan posisi duduk yang nyaman dengan visibilitas cukup luas berkat kaca segitiga di bagian depan.

Untuk penumpang belakang, ruang kabin masih tergolong memadai. Tersedia armrest tengah, kantong penyimpanan, ISOFIX, serta port USB Type-C. Menariknya, port Type-C justru tersedia di bagian belakang, sedangkan bagian depan masih menggunakan Type-A.

Mesin Hybrid Jadi Daya Tarik

Honda Jazz Crosstar yang dibahas merupakan varian hybrid. Di ruang mesin terlihat kombinasi mesin konvensional, motor listrik, dan berbagai perangkat elektrifikasi.

Sistem hybrid tersebut membuat area mesin terlihat cukup padat. Namun, teknologi elektrifikasi menjadi salah satu nilai jual utama karena Jazz tidak sekadar mengandalkan mesin bensin.

Kehadiran sistem hybrid juga berpengaruh terhadap tata letak sejumlah komponen kendaraan, termasuk area bagasi. Meski demikian, fleksibilitas kabin tetap menjadi salah satu kekuatan Jazz.

Baca Juga: Transfer Gagal Liga Eropa 2025/2026, Paul Pogba hingga Trent Alexander-Arnold Jadi Beban Klub

Peluang Kembali ke Indonesia

Pertanyaan terbesar kemudian adalah apakah Honda Jazz 2026 layak dipasarkan kembali di Indonesia. Dari sisi desain, Jazz Crosstar memiliki peluang menarik perhatian karena berada di antara hatchback dan crossover.

Namun, tantangan terbesar kemungkinan berasal dari harga. Pasar crossover Indonesia semakin kompetitif dengan banyak pilihan yang menawarkan harga relatif terjangkau. Jika Honda Jazz Crosstar masuk dengan harga tinggi, persaingannya tentu tidak mudah.

Karena itu, keputusan Honda mempertahankan City Hatchback di Indonesia masih memiliki alasan tersendiri. Meski demikian, bagi penggemar Jazz, model terbaru ini menunjukkan bahwa nama tersebut masih memiliki daya tarik.

Jika suatu hari Honda membawa kembali Jazz ke Indonesia dengan harga dan spesifikasi yang sesuai kebutuhan pasar, bukan tidak mungkin hatchback ini kembali mendapatkan tempat di hati konsumen Tanah Air.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : AutometMagz
Honda Jazz 2026 Honda Jazz Hybrid Honda Jazz Crosstar honda city hatchback Honda Jazz