Samsung Galaxy S26 Ultra Setelah Dipakai Sebulan, Ada Fitur Baru yang Bikin Berbeda

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:25 WIB
Samsung Galaxy S26 Ultra diuji selama sebulan dengan privacy display, S Pen, kamera, baterai, dan performa yang jadi sorotan. (SC YOUTUBE)
Samsung Galaxy S26 Ultra diuji selama sebulan dengan privacy display, S Pen, kamera, baterai, dan performa yang jadi sorotan. (SC YOUTUBE)

JAKARTA - Samsung Galaxy S26 Ultra menunjukkan sejumlah keunggulan setelah digunakan selama satu bulan untuk berbagai aktivitas. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah privacy display, fitur yang membuat tampilan layar menjadi samar ketika dilihat dari sudut tertentu.

Pengalaman penggunaan tersebut disampaikan setelah Samsung Galaxy S26 Ultra dipakai untuk tracking di tengah hujan, berburu foto, beraktivitas di Jakarta saat Lebaran, hingga penggunaan sehari-hari. Hasilnya, perangkat ini tetap dinilai sebagai flagship yang menarik, meski terdapat sejumlah catatan yang perlu diperhatikan calon pembeli.

Privacy display menjadi fitur yang paling berbeda pada Galaxy S26 Ultra. Ketika diaktifkan, layar akan membatasi tampilan dari sudut samping sehingga orang di sekitar lebih sulit melihat isi layar. Fitur ini dapat dinyalakan atau dimatikan secara manual.

Samsung juga menyediakan shortcut dengan menekan tombol power dua kali. Menariknya, privacy display dapat diatur agar aktif otomatis ketika pengguna membuka aplikasi tertentu.

Pengguna bisa menerapkannya pada aplikasi yang berisi informasi sensitif, seperti layanan perbankan, percakapan, aplikasi investasi, hingga TikTok. Fitur tersebut juga dapat digunakan untuk menyamarkan notifikasi, PIN di lock screen, dan bagian tertentu dari pengaturan.

Namun, teknologi tersebut bukan tanpa konsekuensi. Setelah privacy display dimatikan, viewing angle layar Galaxy S26 Ultra disebut masih tidak sebagus Galaxy S25 Ultra. Tingkat brightness juga dinilai belum semaksimal generasi sebelumnya.

Baca Juga: 5 Wisata Yogyakarta yang Lagi Hits 2026, Ada Nuansa Yunani hingga Dinner di Atas Tebing

Desain Berubah dan S Pen Tetap Jadi Ciri Khas

Samsung Galaxy S26 Ultra masih mempertahankan material premium. Frame menggunakan bahan metal, sementara bagian belakang memakai Corning Gorilla Glass Victus 2. Layar depannya dilindungi Gorilla Glass Armor 2.

Perubahan paling terasa terdapat pada bentuk bodi. Jika generasi sebelumnya dikenal dengan desain yang lebih kotak dan tegas, Galaxy S26 Ultra kini tampil dengan sudut yang lebih membulat.

Perubahan tersebut membuat karakter Galaxy S26 Ultra terasa lebih menyatu dengan seri Galaxy S26 lainnya. Meski demikian, material premium tetap membuat perangkat ini mempertahankan kesan sebagai smartphone kelas atas.

S Pen juga masih menjadi nilai jual penting. Stylus yang tersimpan langsung di dalam bodi dapat digunakan untuk mencatat, membuat sketsa, memberikan tanda pada desain, hingga membantu proses editing foto.

Sayangnya, fungsi Bluetooth pada S Pen yang sebelumnya dapat digunakan sebagai remote kamera belum kembali. Fitur tersebut sudah tidak tersedia sejak Galaxy S25 Ultra dan masih absen pada generasi terbaru.

Kamera Masih Bagus, Performa Tidak Perlu Diragukan

Sektor kamera Galaxy S26 Ultra tetap menjadi salah satu kekuatannya. Peningkatan kamera kali ini lebih banyak terlihat pada bukaan aperture. Bukaan yang lebih besar membantu kamera menangkap cahaya lebih banyak, terutama dalam kondisi minim cahaya.

Saat digunakan untuk merekam video malam, hasil Galaxy S26 Ultra dinilai lebih bersih dari noise dan detail terlihat lebih tajam dibanding Galaxy S25 Ultra. Kamera zoom juga masih mampu menghasilkan detail yang baik, termasuk ketika digunakan pada pembesaran 10 kali.

Kamera depan pun mendapat penilaian positif. Rekaman terlihat konsisten dan mampu diandalkan untuk berbagai kebutuhan. Meski demikian, kemampuan kamera Galaxy S26 Ultra dinilai belum menjadi yang terbaik di kelas flagship.

Transisi zoom saat merekam video menjadi salah satu pekerjaan rumah. Perpindahan antar-lensa disebut masih terasa agak patah dan terlalu cepat. Kemampuan tersebut dinilai masih bisa ditingkatkan agar lebih mulus.

Untuk baterai, daya tahan Galaxy S26 Ultra dinilai cukup untuk penggunaan sehari-hari. Namun, kapasitasnya masih dianggap kalah dibanding beberapa smartphone Android yang telah menggunakan baterai berkapasitas 7.000 mAh atau lebih.

Baca Juga: 5 Wisata Yogyakarta yang Lagi Hits 2026, Ada Nuansa Yunani hingga Dinner di Atas Tebing

Pengisian daya kini mendukung 60 watt. Dalam pengujian, pengisian selama 30 menit mencapai sekitar 80 persen. Sementara pengisian penuh membutuhkan waktu sekitar 50 menit. Perbedaannya dengan charger 45 watt tidak terlalu jauh, karena charger 45 watt membutuhkan sekitar 55 menit untuk penuh.

Performa menjadi bagian yang relatif minim keluhan. Galaxy S26 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan pilihan RAM 12 GB atau 16 GB. Perangkat tersebut dinilai mampu menjalankan game berat dengan lancar.

Saat digunakan secara intensif, suhu perangkat berada di kisaran 42 sampai 44 derajat Celsius. Untuk penggunaan game ringan, suhunya bahkan dapat berada di bawah 40 derajat Celsius.

Dengan kombinasi privacy display, S Pen, performa tinggi, kamera yang masih mumpuni, serta berbagai fitur One UI, Galaxy S26 Ultra tetap dinilai menarik. Namun, calon pembeli disarankan memperhatikan harga karena harga di pasaran dapat berbeda dari harga peluncuran.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : gadgetin
privacy display Galaxy S26 Ultra S pen Samsung Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra