Polytron Fox 350 Diuji di Tanjakan Cinomati, Beban 160 Kg Overheat

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50 WIB
Polytron Fox 350 diuji di Tanjakan Cinomati dengan beban 160 kg dan 140 kg. Beban 160 kg mengalami overheating, sementara 140 kg berhasil menanjak.
Polytron Fox 350 diuji di Tanjakan Cinomati dengan beban 160 kg dan 140 kg. Beban 160 kg mengalami overheating, sementara 140 kg berhasil menanjak.

 YOGYAKARTA - Kemampuan Polytron Fox 350 diuji menanjak di kawasan Tanjakan Cinomati dengan dua skenario beban. Hasil pengujian menunjukkan motor listrik tersebut mampu membawa beban sekitar 140 kilogram hingga mencapai bagian atas, tetapi mengalami overheating ketika total beban dinaikkan menjadi sekitar 160 kilogram.

Pengujian dilakukan oleh Kurniawan Restu menggunakan unit Polytron Fox 350 yang masih dalam kondisi standar. Motor tersebut baru digunakan sekitar dua minggu dengan odometer mencapai 282 kilometer dan kapasitas baterai 83 persen saat pengujian dimulai.

Beban pertama yang dibawa sekitar 160 kilogram, terdiri dari dua orang dengan berat total sekitar 140 kilogram serta satu baterai tambahan berbobot 18 kilogram. Pengujian dilakukan menggunakan mode S untuk melihat kemampuan motor menghadapi tanjakan yang cukup ekstrem.

Baca Juga: Siap Sinergi, Cabdindik Blitar Dorong Guru dan Siswa Melek AI untuk Tingkatkan Kreativitas dan Kompe

Beban 160 Kg Berujung Overheat

Pada awal perjalanan, Polytron Fox 350 masih mampu melewati sejumlah tikungan dan tanjakan dengan relatif mudah. Pengendara menyebut tarikan motor masih terasa kuat meski membawa beban sekitar 160 kilogram.

Namun, ketika memasuki bagian tanjakan yang lebih curam, tenaga motor mulai berkurang. Setelah terus dipaksa menanjak, motor akhirnya tidak mampu melanjutkan perjalanan hingga puncak.

Dalam video tersebut, indikator huruf M kemudian muncul. Penguji menyebut kondisi tersebut sebagai overheating pada dinamo.

Baca Juga: SDI Ma’arif Plosokerep Tanamkan Ilmu dan Bangun Karakter Siswa, Padukan Pendidikan Internasional dan

"Tenaga sudah mulai hilang," kata penguji saat motor mulai kehilangan kemampuan menanjak.

Motor kemudian dihentikan dan didinginkan. Menurut penguji, kode atau indikator tersebut kembali hilang setelah beberapa menit. Ia memilih tidak memaksakan motor melanjutkan perjalanan ketika kondisi panas muncul.

Penguji kemudian menyimpulkan beban sekitar 160 kilogram tidak direkomendasikan untuk digunakan pada tanjakan ekstrem seperti lokasi pengujian tersebut. Beban juga dikurangi sebelum dilakukan percobaan kedua.

Beban 140 Kg Berhasil Menanjak

Pada percobaan kedua, baterai tambahan seberat 18 kilogram dilepas sehingga total beban menjadi sekitar 140 kilogram. Motor kembali digunakan dalam mode S untuk melewati jalur yang sama.

Hasilnya berbeda. Polytron Fox 350 mampu melewati tikungan dan bagian tanjakan yang sebelumnya membuat motor kehilangan tenaga.

Meski tarikan mulai terasa berat ketika mendekati bagian atas, motor tetap mampu melanjutkan perjalanan hingga mencapai puncak.

Baca Juga: Armada KMP Kota Blitar Belum Lengkap, Masih Tunggu Truk dan Sepeda Motor, Bakal Jadi Aset Pemkot

"Untuk bobot 140 kilo kuat," ujar penguji setelah berhasil melewati tanjakan.

Namun, indikator M kembali muncul setelah motor mencapai bagian akhir perjalanan. Penguji menyebut kondisi tersebut kembali berkaitan dengan panas pada motor.

Dalam pengujian tersebut, motor tetap dapat digunakan setelah kondisi panas mereda. Berdasarkan dua percobaan, penguji menyebut beban sekitar 130-140 kilogram sebagai kisaran yang menurutnya lebih sesuai untuk menghadapi tanjakan ekstrem dengan kemiringan sekitar 13 derajat pada rute tersebut.

Baca Juga: Mangga Bisa Bikin Gemuk hingga Picu Diare Begini Penjelasan Dokter

Hill Assist Turut Diuji

Selain kemampuan menanjak, fitur hill assist pada Polytron Fox 350 juga diuji. Fitur tersebut membantu motor agar tidak langsung bergerak mundur ketika berhenti di tanjakan.

Penguji menjelaskan hill assist dapat aktif setelah tuas rem ditekan selama beberapa detik. Ketika pengendara mulai menarik gas, fitur tersebut akan nonaktif sehingga motor dapat kembali bergerak.

Dalam pengujian ini, hill assist disebut dapat bekerja ketika motor berada di tanjakan maupun saat hendak kembali berjalan.

Sebelum pengujian utama, penguji juga menyoroti rem depan pada unit yang digunakan. Menurutnya, rem depan terasa kurang pakem dibandingkan rem belakang. Ia menegaskan penilaian tersebut merupakan hasil dari unit yang diuji dan belum tentu sama pada unit lainnya.

Pengujian ini memberikan gambaran bahwa kemampuan Polytron Fox 350 di tanjakan sangat dipengaruhi beban yang dibawa. Pada beban sekitar 140 kilogram, motor berhasil melewati tanjakan ekstrem yang diuji, sedangkan beban sekitar 160 kilogram membuat indikator overheating muncul sebelum mencapai bagian atas.

Source YouTube Kurniawan restu

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
motor Polytron motor listrik review motor listrik