JAKARTA - All New Avanza 2026 tipe E dan G memiliki perbedaan cukup banyak meski secara desain dasar terlihat serupa. Dalam video YouTube yang membandingkan kedua varian tersebut, selisih harga yang disebut mencapai sekitar Rp22,9 juta. Perbedaan paling terasa terdapat pada mesin, fitur keselamatan, eksterior, sistem kunci, hingga kelengkapan interior.
Perbandingan dilakukan terhadap All New Avanza tipe E CVT dan tipe G CVT. Tipe E menggunakan mesin bensin 1.300 cc, sedangkan tipe G dibekali mesin 1.500 cc. Keduanya sama-sama memakai teknologi Dual VVT-i dan penggerak roda depan.
Untuk mesin 1.300 cc, tipe E menghasilkan tenaga maksimal hingga 96 PS dengan torsi 124 Nm. Sementara tipe G dengan mesin 1.500 cc mampu menghasilkan tenaga hingga 106 PS dan torsi maksimal 136 Nm. Perbedaan kapasitas mesin tersebut menjadi salah satu pembeda utama bagi konsumen yang mempertimbangkan performa.
Dari sisi eksterior depan, keduanya memiliki desain yang hampir sama. Gril berbentuk trapezoid dengan garis horizontal berwarna hitam menjadi ciri keduanya. Namun, tipe G mendapatkan tambahan aksen chrome sehingga terlihat lebih elegan.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026 Masih Dijual di Bawah Rp20 Juta, Ini Sosoknya
Lampu utama, lampu senja, dan lampu sein pada kedua varian sudah LED. Bedanya, tipe E belum memiliki fog lamp dan hanya mendapatkan housing-nya. Tipe G sudah dibekali fog lamp, meski lampu tersebut masih menggunakan bohlam halogen.
Kaki-Kaki dan Fitur Eksterior
Pada bagian kaki-kaki, All New Avanza tipe E menggunakan pelek 15 inci dengan warna silver dan ban berprofil 185/65. Sementara tipe G mendapatkan pelek 16 inci dengan konsep two-tone serta ban 195/60.
Keduanya menggunakan rem cakram di depan dan dilengkapi ABS, EBD, VSC, serta Hill Start Assist. Untuk roda belakang, kedua varian masih menggunakan rem tromol.
Perbedaan lain terlihat pada spion. Tipe E menggunakan cover sewarna bodi dan belum memiliki lampu sein pada spion. Pengaturan spion sudah elektrik, tetapi belum bisa melipat secara otomatis. Tipe G mendapatkan lampu sein, pengaturan elektrik, serta fitur auto folding.
Pada bagian pintu, tipe E masih belum memiliki smart entry. Sementara tipe G sudah menggunakan smart entry. Perbedaan juga terlihat pada antena belakang. Tipe E memakai antena model pendek, sedangkan tipe G menggunakan shark fin antenna.
Fitur parkir juga lebih lengkap pada tipe G. Tipe E belum mendapatkan kamera belakang maupun sensor parkir. Tipe G sudah memiliki kamera belakang dan dua titik sensor parkir.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 di Jawa Tengah Rp228 Juta, Kredit 0 Persen Bisa Dicicil
Interior Tipe E dan G
Masuk ke kabin, tipe E didominasi material plastik berwarna hitam dengan aksen kecokelatan. Jok menggunakan bahan fabric dan pengaturan jok pengemudi belum dilengkapi pengaturan ketinggian. Setirnya juga belum dilapisi kulit, tidak memiliki tombol pengaturan audio, serta hanya dapat diatur naik-turun.
Sebaliknya, tipe G mendapatkan sejumlah aksen chrome, setir dengan tombol pengaturan audio dan telepon, serta pengaturan setir tilt dan telescopic. Sistem menyalakan mesin juga berbeda. Tipe E masih menggunakan kunci colok, sementara tipe G memakai tombol start-stop engine.
Panel instrumen tipe E masih menggunakan model analog. Tipe G sudah menggunakan layar TFT dengan tampilan yang disebut lebih modern.
Head unit juga berbeda. Tipe E menggunakan layar sekitar 7 inci dengan koneksi telepon, USB, radio, dan Bluetooth. Namun, belum mendukung mirroring, Android Auto, Apple CarPlay, maupun kamera belakang.
Tipe G mendapatkan head unit 8 inci yang lebih modern dan sudah mendukung mirroring dengan ponsel Android. Kamera belakang juga tersedia.
Untuk AC, keduanya sudah menggunakan pengaturan digital. Keduanya juga mendapatkan dual airbag di bagian depan, seatbelt tiga titik, serta headrest yang dapat diatur.
Pada baris kedua, tipe G mendapatkan armrest tengah yang dapat dilipat, kantong di belakang jok depan, dan tambahan dua colokan. Tipe E tidak memiliki armrest tengah dan kantong belakang jok tersebut.
Baris ketiga kedua varian memiliki pelipatan jok yang sama. Jok dapat dilipat dengan konfigurasi 50:50 dan dibuat rata dengan lantai. Tipe G memiliki tambahan power outlet di bagian belakang.
Bagian bagasi juga masih menggunakan pembukaan manual pada kedua tipe. Jok baris ketiga dapat dilipat untuk memperluas ruang penyimpanan. Keduanya memiliki storage tambahan di bawah lantai serta ban cadangan. Perbedaannya, ban cadangan tipe E menggunakan pelek standar atau temporer, sedangkan tipe G menggunakan pelek racing.
Dari keseluruhan perbandingan, tipe G menawarkan fitur lebih lengkap dengan mesin lebih besar dan sejumlah tambahan kenyamanan. Namun, tipe E tetap menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan bagi konsumen yang mengejar harga lebih rendah dan mesin 1.300 cc untuk penggunaan harian.
Source: Youtube/@KacamataAndiPras
Editor : Arsya Aulia Velinka Putri