JAKARTA - HP flagship bekas turun harga menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang ingin mendapatkan ponsel kelas atas di tengah harga HP yang semakin mahal pada 2026. Sejumlah perangkat dari Asus, Huawei, Samsung, Vivo, Xiaomi, Apple, Oppo, hingga Honor disebut kini bisa didapat dengan harga jauh lebih rendah dibandingkan saat pertama dirilis.
Dalam video tersebut, Andika Budi membahas sejumlah flagship yang dinilai masih layak digunakan dalam beberapa tahun ke depan. Ia menilai perangkat yang dirilis satu atau dua tahun lalu masih menarik karena sejumlah merek menawarkan dukungan pembaruan software dalam waktu panjang.
Menurutnya, Samsung bahkan memberikan dukungan software hingga tujuh tahun pada sejumlah perangkatnya. Karena itu, flagship yang berusia sekitar dua tahun masih bisa menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin menghemat anggaran tanpa harus turun ke kelas midrange.
Namun, seluruh rekomendasi dalam daftar tersebut merupakan HP bekas. Kondisi perangkat pun sangat bergantung pada pemakaian pemilik sebelumnya. Karena itu, calon pembeli disarankan lebih teliti sebelum melakukan transaksi.
Baca Juga: PKH Validasi Tahap 3 Mulai Terdata, Ada KPM yang Berpotensi Terima Rp1,5 Juta
ROG Phone 8 hingga Samsung Galaxy S24 Ultra
Salah satu pilihan paling menarik untuk gaming adalah ROG Phone 8. Harga bekasnya disebut berada di kisaran Rp6 jutaan, jauh di bawah harga peluncurannya yang berada di belasan juta rupiah.
Ponsel gaming Asus tersebut menggunakan Snapdragon 8 Gen 3, layar AMOLED 165 Hz, haptic feedback, serta Air Trigger. Baterainya berkapasitas 5.500 mAh dengan pengisian 65 watt. ROG Phone 8 juga sudah memiliki sertifikasi IP68.
Kekurangannya terletak pada desain yang cukup kental dengan nuansa gaming dan kamera yang disebut standar. Selain itu, Asus hanya memberikan dukungan software selama dua tahun. Untuk unit bekas, Andika menyarankan pengecekan Air Trigger serta kondisi layar untuk memastikan tidak mengalami burn-in.
Berikutnya ada Huawei Pura 70 Ultra yang harga bekasnya disebut berada di kisaran Rp9 jutaan. Ponsel ini menjadi pilihan bagi pengguna yang mengutamakan kamera karena membawa sensor berukuran 1 inci dan kamera retractable.
Kamera tersebut dinilai mampu menghasilkan foto dengan baik dalam kondisi minim cahaya. Namun, Huawei memiliki keterbatasan terkait layanan Google dan performa chipset yang belum secepat sejumlah pesaingnya. Kamera retractable juga perlu diperiksa ketika membeli unit bekas.
Baca Juga: PKH Validasi Tahap 3 Mulai Terdata, Ada KPM yang Berpotensi Terima Rp1,5 Juta
Samsung Galaxy S24 Ultra juga masuk daftar dengan harga bekas sekitar Rp11 jutaan. Saat diluncurkan, perangkat tersebut berada di kisaran Rp20 jutaan. Salah satu keunggulan terbesarnya adalah dukungan software hingga tujuh tahun.
Galaxy S24 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Gen 3, kamera utama 200 MP, serta layar OLED. Fitur Galaxy AI seperti Circle to Search dan Live Translate turut menjadi nilai tambah. Kekurangannya adalah pengisian daya 45 watt yang dinilai masih kalah cepat dibandingkan beberapa flagship terbaru.
Vivo, Xiaomi, iPhone hingga HP lipat
Vivo X200 Pro disebut sebagai salah satu flagship yang underrated. Harga bekasnya berada di kisaran Rp11 jutaan dan ditenagai MediaTek Dimensity 9400. Kameranya mendapat perhatian berkat tuning Zeiss yang menghasilkan warna lebih natural dan tidak terlalu over-sharpened.
Baterainya mencapai 6.000 mAh dengan fast charging 90 watt. Sementara itu, Xiaomi 15 Ultra kini berada di kisaran Rp13 juta hingga Rp15 jutaan untuk unit bekas. Ponsel tersebut membawa Snapdragon 8 Elite, sensor kamera 1 inci, serta kamera periskop 200 MP dengan kolaborasi Leica.
Untuk pengguna Apple, iPhone 16 Pro Max juga disebut berada di kisaran Rp15 jutaan, dari harga peluncuran sekitar Rp22,5 juta. Perangkat ini dinilai menarik terutama bagi pengguna yang sudah memiliki ekosistem Apple seperti iPad, MacBook, dan AirPods.
Andika mengingatkan calon pembeli iPhone bekas untuk menghindari unit inter yang bermasalah dengan status IMEI. Menurutnya, lebih aman memilih unit resmi Indonesia meski harganya lebih mahal.
Pilihan lain datang dari Oppo Find N yang harga bekasnya disebut berada di kisaran Rp13 juta hingga Rp15 jutaan, turun cukup jauh dari harga peluncuran yang hampir Rp30 juta. Ponsel foldable ini memiliki layar utama 7,8 inci dan cover screen 6,3 inci.
Honor Magic V3 juga disebut mengalami penurunan dari harga peluncuran Rp25 juta menjadi sekitar Rp11 jutaan. Sementara Samsung Galaxy Z Fold 6 turun dari sekitar Rp27 juta saat rilis menjadi sekitar Rp16 juta untuk unit bekas.
Untuk membeli HP flagship bekas, Andika menyarankan menggunakan e-commerce agar pembeli memiliki waktu untuk memeriksa kondisi barang. Beberapa bagian yang perlu dicek antara lain layar dan burn-in, kesehatan baterai, kamera, kondisi fisik, serta IMEI khusus iPhone.
Ia menilai ROG Phone 8 cocok untuk gaming, Galaxy S24 Ultra untuk pemakaian jangka panjang, iPhone 16 Pro Max bagi pengguna ekosistem Apple, dan Huawei Pura 70 Ultra untuk pemburu kamera. Di tengah kenaikan harga HP pada 2026, flagship generasi sebelumnya pun dinilai bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan spesifikasi kelas atas dengan harga lebih terjangkau.
Source: Youtube/@DKIDchannel
Editor : Arsya Aulia Velinka Putri