JAKARTA - HP flagship turun harga menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin mendapatkan ponsel kelas atas dengan harga lebih bersahabat pada akhir 2025. Dari Samsung Galaxy S25 hingga Galaxy Z Fold 6, sejumlah perangkat yang sebelumnya dibanderol puluhan juta rupiah kini mengalami penurunan harga hingga jutaan rupiah.
Dalam video tersebut, beberapa HP flagship direkomendasikan karena masih menawarkan performa, kamera, layar, dan fitur yang kompetitif. Pilihannya juga cukup beragam, mulai dari flagship compact, perangkat dengan kamera mumpuni, hingga smartphone layar lipat.
Namun, penurunan harga tidak selalu berarti perangkat tersebut tanpa kekurangan. Beberapa model masih memiliki catatan, seperti kapasitas baterai, kecepatan pengisian daya, throttling, hingga pengalaman software pada ponsel foldable.
Baca Juga: KRPK Soroti Kasus Dana Desa Bululawang, Jaga Desa Dituding Jadi Jaga Kades
Samsung Galaxy S25 hingga Xiaomi 14
Samsung Galaxy S25 menjadi salah satu pilihan flagship compact yang masuk daftar. Perangkat ini menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite, layar AMOLED 120 Hz, serta kamera yang dinilai kuat untuk kebutuhan foto dan video.
Saat awal dirilis, harganya disebut sekitar Rp16,9 juta. Kini, Galaxy S25 berada di kisaran Rp14,8 jutaan. Ukurannya yang relatif compact membuatnya cocok bagi pengguna yang menginginkan performa flagship tanpa harus membawa perangkat berukuran besar.
Kekurangannya, desain Galaxy S25 dinilai tidak mengalami perubahan besar dibandingkan generasi sebelumnya. Hal tersebut dianggap membuat daya tarik desainnya kurang maksimal untuk penggunaan intensif.
Selanjutnya ada Oppo Find X8 yang disebut sebagai salah satu flagship all-rounder. Ponsel ini membawa MediaTek Dimensity 9400 untuk mendukung aktivitas multimedia, gaming, hingga penggunaan fitur AI.
Layarnya tergolong lega dan cerah, sementara kamera belakang dengan tiga sensor disebut mampu memenuhi kebutuhan foto sehari-hari maupun konten media sosial. Harga Oppo Find X8 turun dari sekitar Rp13,9 juta menjadi Rp12,9 jutaan.
Meski begitu, versi reguler ini tidak memiliki lensa teleskopik zoom yang semenarik varian Pro.
Samsung Galaxy S25 Ultra berada di posisi berikutnya dengan harga sekitar Rp21,4 jutaan. Harga tersebut disebut turun sekitar Rp3,5 juta dari harga barunya.
Baca Juga: Pencairan PKH dan BPNT September 2026 Mulai Bergerak, Status SPM Masuk SI
Sebagai flagship tertinggi Samsung, perangkat ini mengandalkan kamera utama 200 MP, Snapdragon 8 Elite, serta layar Dynamic AMOLED. Performanya ditujukan untuk kebutuhan berat seperti gaming maupun pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar.
Namun, fitur S Pen pada Galaxy S25 Ultra mendapat catatan karena beberapa fitur gestur dan remote kamera yang sebelumnya tersedia dikurangi. Pengisian daya 45 watt juga dinilai masih standar dibandingkan sejumlah kompetitor.
Galaxy S24 Ultra menjadi pilihan lain yang mengalami penurunan cukup besar. Dari harga sekitar Rp21,9 juta, kini perangkat tersebut disebut berada di kisaran Rp15,2 jutaan. Artinya, terdapat selisih sekitar Rp6,7 juta.
Kamera utama 200 MP dan Galaxy AI menjadi beberapa keunggulannya. Namun, peningkatan dari generasi sebelumnya dinilai tidak terlalu signifikan karena banyak perubahan lebih terasa pada sisi software.
Xiaomi 14 dan dua HP foldable
Xiaomi 14 menawarkan konsep flagship compact dengan Snapdragon 8 Gen 3 dan kamera hasil kolaborasi Leica. Harganya kini disebut turun menjadi sekitar Rp9,9 jutaan untuk penyimpanan 256 GB.
Baca Juga: Skuad Lengkap Persib Bandung 2026-2027 Resmi Diluncurkan, Siap Hadapi Empat Kompetisi
Performa menjadi salah satu daya tarik utama. Kamera Leica juga membuat hasil foto dinilai tajam dan akurat. Namun, penggunaan berat secara terus-menerus disebut dapat memunculkan throttling. Kapasitas baterainya juga dinilai standar untuk flagship compact sehingga pengguna intensif mungkin perlu melakukan pengisian lebih sering.
Untuk kategori foldable, Honor Magic V3 menjadi salah satu pilihan. Harga perangkat ini turun dari sekitar Rp24,9 juta menjadi Rp20,7 jutaan.
Keunggulannya berada pada desain yang tipis dan ringan dengan layar besar. Performanya disebut cukup baik, sedangkan kamera dapat digunakan untuk kebutuhan foto maupun video.
Meski demikian, masih terdapat catatan terkait software dan transisi layar lipat yang disebut terkadang mengalami gangguan kecil. Layar bagian dalam juga dinilai kurang cerah ketika digunakan di bawah sinar matahari langsung dibandingkan cover screen. Biaya perbaikan foldable juga menjadi pertimbangan tersendiri.
Pilihan terakhir adalah Samsung Galaxy Z Fold 6. Perangkat ini menawarkan layar utama lebar untuk multitasking, Galaxy AI, serta build quality premium. Performanya masih dinilai kencang dan kameranya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Galaxy Z Fold 6 varian 12/512 GB sebelumnya dibanderol sekitar Rp26,4 juta. Kini, harganya disebut turun menjadi Rp15,3 jutaan atau anjlok sekitar Rp11 juta.
Salah satu catatannya adalah bekas lipatan pada layar utama yang masih terlihat meskipun disebut lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya. Bagi pengguna yang sangat memperhatikan estetika layar, hal tersebut mungkin menjadi pertimbangan.
Dengan penurunan harga tersebut, ketujuh perangkat menawarkan pilihan berbeda bagi calon pembeli. Mulai dari flagship compact seperti Galaxy S25 dan Xiaomi 14, kamera dan performa pada Galaxy S24 Ultra, hingga pengalaman ponsel lipat melalui Honor Magic V3 dan Galaxy Z Fold 6.
Source: Youtube/@PricebookIndonesia
Editor : Arsya Aulia Velinka Putri