JAKARTA - Hyundai Kona Electric Signature Long Range dengan klaim jarak tempuh hingga 549 kilometer menjadi sorotan dalam ulasan sebuah video YouTube. Mobil listrik tersebut dinilai sebagai pilihan yang rasional bagi pengguna yang menginginkan EV dari merek mainstream, terutama karena menawarkan kenyamanan, fitur lengkap, serta pengalaman berkendara yang mudah beradaptasi.
Varian yang digunakan dalam ulasan merupakan Kona Electric Signature Long Range. Mobil tersebut memiliki klaim jarak tempuh 549 kilometer berdasarkan standar NEDC. Dalam video, angka tersebut dibandingkan dengan standar WLTP yang dinilai lebih relevan untuk menggambarkan penggunaan sehari-hari.
Menurut pengulas, jika klaim 549 kilometer NEDC dikonversikan secara perkiraan, jaraknya berada di sekitar 490 kilometer dalam standar WLTP. Ia juga membandingkannya dengan Hyundai Ioniq 5 yang sebelumnya menggunakan klaim 451 kilometer WLTP.
Baca Juga: Bapang Blitar Mulai Disalurkan, 169 Ribu KPM Dapat 30 Kg Beras hingga September
Kona Electric sendiri memiliki beberapa pilihan trim dengan jarak tempuh dan spesifikasi yang berbeda. Pengulas menilai varian Signature Long Range berpotensi menjadi pilihan menarik karena posisi harga dan kelengkapannya.
Fitur Lengkap dan Kabin Lebih Praktis
Salah satu bagian yang mendapat perhatian adalah posisi port pengisian daya di bagian depan. Menurut pengulas, posisi tersebut lebih praktis karena memudahkan pengguna ketika melakukan pengisian daya, tanpa terlalu bergantung pada posisi kiri atau kanan kendaraan.
Hyundai Kona Electric juga dilengkapi kamera 360 derajat, radar, serta sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS). Fitur bantuan pengemudi tersebut dapat diatur melalui sistem kendaraan, termasuk pengaturan jarak dan respons akselerasi smart cruise control.
Baca Juga: 5 Bonsai Termahal di Dunia, Ada yang Ditawar Rp1,3 Miliar dan Berusia 800 Tahun
Bagian belakang juga disebut mengalami peningkatan dibandingkan Kona Electric generasi sebelumnya. Ruang kaki dan ruang kepala dibuat lebih lega. Kursi belakang dapat direbahkan, sementara penumpang memperoleh ventilasi AC, soket listrik hingga 250 volt 16 ampere, serta port USB-C.
Bagasinya dinilai cukup besar untuk membawa banyak barang. Dalam video, mobil tersebut bahkan digunakan membawa sejumlah barang saat perjalanan menuju Bandung.
Di sektor baterai, Kona Electric yang diulas menggunakan kapasitas 66 kWh. Mobil ini juga mendukung fitur V2L yang memungkinkan baterai digunakan untuk memasok listrik bagi perangkat tertentu.
Tombol Fisik Jadi Nilai Plus
Masuk ke interior, pengulas justru menganggap desain Kona Electric yang lebih sederhana sebagai kelebihan.
Baca Juga: 5 Bonsai Termahal di Dunia, Ada yang Ditaksir Hampir Rp5 Miliar
Setelah mencoba sejumlah mobil listrik dengan layar besar dan tombol fisik yang minim, keberadaan banyak tombol konvensional di Kona Electric dianggap membuat pengoperasian lebih mudah.
Pengaturan audio, AC, kamera 360, drive mode, pemanas dan pendingin kursi, parking sensor, hingga electronic parking brake dapat diakses melalui tombol fisik.
Sistem infotainment generasi terbaru juga dinilai lebih mudah dibaca. Mobil ini turut dibekali sistem audio Bose yang menurut pengulas menghasilkan suara lebih jernih dibandingkan sistem Bose pada beberapa model Hyundai sebelumnya yang pernah dicobanya.
Fitur Hyundai Bluelink juga menjadi salah satu hal yang disukai. Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk mengontrol sejumlah fungsi kendaraan dari ponsel.
Pada versi terbaru, pengguna bahkan dapat melihat kamera 360 derajat mobil melalui aplikasi.
Baca Juga: Deretan Bonsai Termahal di Dunia, Ada yang Ditawar Rp1,3 Miliar dalam Lelang
Dari sisi berkendara, Kona Electric disebut memiliki karakter yang natural. Pengulas menilai respons pedal akselerator dan sistem regenerative braking terasa matang sehingga pengguna mobil konvensional dapat beradaptasi dengan relatif mudah.
Handling, radius putar, dan steering feel juga mendapat penilaian positif. Suspensinya disebut memiliki keseimbangan antara kenyamanan dan kestabilan, sementara peredaman kabin dinilai sudah baik meski masih berada di bawah Ioniq 5 dalam hal kekedapan.
Dengan harga sekitar Rp590,8 juta, pengulas menyebut Hyundai Kona Electric sebagai mobil listrik yang sangat rasional. Meski desain eksterior dan interiornya mungkin tidak menarik bagi semua orang, kombinasi kenyamanan, kelengkapan fitur, kepraktisan, serta kemudahan penggunaan menjadi kekuatan utama mobil tersebut.
Baca Juga: 5 Bonsai Termahal di Dunia, Ada yang Dijual Rp22 Miliar dalam Satu Lelang
Editor : Annis Zahra Putri Setia Bekti