JAKARTA - HP murah terbaik di bawah Rp2 juta kini menghadapi perubahan spesifikasi akibat kenaikan biaya komponen. Pilihan di rentang harga tersebut masih tersedia, tetapi standar yang bisa diharapkan pengguna tidak lagi sama seperti sebelumnya.
Dalam rekomendasi yang dibahas, terdapat sejumlah perangkat seperti Itel A200, Itel City 200, Tecno Spark Go 3, Samsung Galaxy A07, Poco C81 Pro, Redmi A7 Pro, Vivo dengan chipset Unisoc T612, serta Motorola G06 Power. Masing-masing menawarkan kelebihan, tetapi juga memiliki kompromi pada RAM, penyimpanan, layar, kamera, maupun fitur.
Pembahasan tersebut menilai konsumen perlu menyesuaikan ekspektasi ketika mencari smartphone baru dengan dana sekitar Rp1 juta sampai Rp2 juta. Beberapa fitur yang dahulu lebih mudah ditemukan kini semakin sulit didapatkan di kelas tersebut.
Baca Juga: Bapang Blitar Mulai Disalurkan, 169 Ribu KPM Dapat 30 Kg Beras hingga September
Spesifikasi HP Murah Mulai Berubah
Salah satu perubahan yang terlihat berada pada kapasitas RAM dan penyimpanan. Jika sebelumnya RAM 6 GB atau 8 GB relatif mudah ditemukan di kelas harga sekitar Rp1 juta, kini pilihan 3 GB atau 4 GB kembali muncul.
Hal serupa terjadi pada penyimpanan. Kapasitas 128 GB masih dianggap lebih menarik, sedangkan 64 GB menjadi kapasitas yang harus diterima pada sejumlah perangkat murah.
Perubahan juga terlihat pada sektor layar. Panel Full HD+ atau OLED yang sesekali dapat ditemukan melalui promo kini tidak lagi menjadi standar. Layar HD+ IPS dengan refresh rate 90 Hz atau 120 Hz menjadi pilihan yang lebih umum.
Itel A200, misalnya, menawarkan varian RAM 3 GB dengan penyimpanan 128 GB serta varian RAM 4 GB dengan penyimpanan 64 GB. Perangkat ini menggunakan Unisoc T7250, layar IPS HD+ 6,75 inci dengan refresh rate 120 Hz, baterai 5.000 mAh, dan pengisian 10 watt.
Kamera utamanya beresolusi 13 MP dan kamera depan 5 MP. Perangkat ini juga masih membawa IP rating, jack audio, serta infrared blaster, tetapi tidak memiliki NFC.
Itel City 200 menawarkan RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB. HP ini menggunakan Unisoc T7250, layar IPS HD+ 90 Hz, baterai 5.200 mAh dengan pengisian 18 watt, kamera utama 13 MP, dan kamera depan 5 MP.
Keunggulannya adalah keberadaan NFC, IP65, infrared blaster, serta jack audio. Namun, perangkat tersebut disebut tidak memiliki sensor cahaya sehingga fitur auto brightness tidak tersedia.
Tecno Spark Go 3 hadir dengan RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB. Layarnya berukuran 6,75 inci dengan panel IPS HD+ dan refresh rate 120 Hz. Baterainya mendukung kapasitas besar dengan pengisian 15 watt.
Kamera utamanya 13 MP dan kamera depan 8 MP. HP tersebut juga memiliki IP rating dan jack audio, tetapi tidak dilengkapi NFC.
Pilihan dengan Baterai Besar
Samsung Galaxy A07 menjadi salah satu opsi lain. Perangkat ini menggunakan chipset yang disebut Helio G99 dengan penyimpanan UFS 2.2. Layarnya menggunakan panel PLS IPS dengan refresh rate 90 Hz.
RAM yang tersedia 4 GB dan penyimpanan 64 GB. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian 25 watt. Kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP. Galaxy A07 juga memiliki IP54 dan menawarkan antarmuka One UI serta dukungan pembaruan yang disebut mencapai enam kali versi Android dan enam tahun.
Poco C81 Pro dan Redmi A7 Pro sama-sama menawarkan RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB. Keduanya menggunakan Unisoc T7250 serta layar IPS HD+ 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Baterainya mencapai 6.000 mAh, tetapi pengisian dayanya 15 watt. Kamera utama 13 MP dan kamera depan 8 MP. Untuk NFC, versi Indonesia yang dibahas disebut tidak memilikinya. Redmi A7 Pro disebut menawarkan dukungan empat kali versi Android.
Vivo dengan Unisoc T612 menawarkan RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB. Layarnya berukuran 6,68 inci HD+ dengan refresh rate 90 Hz. Kamera utama 50 MP dan kamera depan 5 MP.
Baca Juga: Bapang Blitar Mulai Disalurkan, 169 Ribu KPM Dapat 30 Kg Beras hingga September
Baterainya menjadi salah satu keunggulan dengan kapasitas besar dan pengisian 44 watt. Perangkat ini juga memiliki dual speaker, jack audio, serta IP64, tetapi tidak dilengkapi NFC.
Terakhir, Motorola G06 Power membawa RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB dengan chipset Helio G81 Extreme. Layarnya berukuran 6,8 inci HD+ dengan refresh rate 120 Hz.
Daya tarik utamanya adalah baterai 7.000 mAh dengan pengisian 18 watt. Kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP. Perangkat ini juga memiliki NFC, IP64, speaker stereo, serta antarmuka yang disebut lebih ringan.
Deretan tersebut menunjukkan bahwa HP murah terbaik di bawah Rp2 juta tetap tersedia, tetapi pengguna harus lebih jeli menentukan prioritas. Jika menginginkan pengalaman yang lebih nyaman dengan spesifikasi lebih lengkap, rekomendasi dalam pembahasan tersebut menyarankan mempertimbangkan anggaran di atas Rp2 juta.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Jagat Review