JAKARTA - HP murah terbaik di bawah Rp2 juta masih bisa ditemukan dengan sejumlah fitur yang cukup menarik. Namun, pilihan di kelas harga ini kini menuntut konsumen untuk lebih realistis terhadap spesifikasi yang ditawarkan, terutama pada RAM, penyimpanan, layar, kamera, dan chipset.
Dalam daftar rekomendasi yang dibahas, terdapat beberapa perangkat baru maupun model yang masih relevan, mulai dari Itel A200, Itel City 200, Tecno Spark Go 3, Samsung Galaxy A07, Poco C81 Pro, Redmi A7 Pro, Vivo dengan chipset Unisoc T612, hingga Motorola G06 Power.
Perangkat-perangkat tersebut memiliki karakter berbeda. Ada yang unggul pada kapasitas baterai, ada yang menawarkan refresh rate 120 Hz, sementara beberapa model masih menyediakan NFC, speaker stereo, IP rating, atau penyimpanan UFS.
Perubahan paling terasa terlihat pada kapasitas memori. Jika sebelumnya RAM 6 GB atau 8 GB cukup mudah ditemukan di kelas harga sekitar Rp1 jutaan, kini RAM 3 GB dan 4 GB kembali menjadi pilihan.
Begitu pula dengan penyimpanan. Kapasitas 128 GB masih menjadi opsi yang lebih ideal, sedangkan 64 GB mulai kembali ditemukan pada sejumlah HP murah.
Baca Juga: Deretan Bonsai Termahal di Dunia, Ada yang Ditawar Rp1,3 Miliar dalam Lelang
Itel dan Tecno Andalkan Fitur Dasar
Itel A200 menjadi salah satu pilihan paling terjangkau dalam daftar. Perangkat ini memiliki varian RAM 3 GB dengan penyimpanan 128 GB serta RAM 4 GB dengan penyimpanan 64 GB.
Chipset yang digunakan adalah Unisoc T7250. Layarnya berukuran 6,75 inci dengan panel IPS HD+ dan refresh rate 120 Hz. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian 10 watt.
Kamera utamanya 13 MP dan kamera depan 5 MP. HP ini juga masih menyediakan IP rating, jack audio, serta infrared blaster. Namun, NFC tidak tersedia.
Itel City 200 menawarkan RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB. Perangkat tersebut menggunakan Unisoc T7250 dan layar IPS HD+ 90 Hz berukuran 6,75 inci.
Baterainya mencapai 5.200 mAh dengan pengisian 18 watt. Kamera utama 13 MP dan kamera depan 5 MP. Salah satu kelebihannya adalah dukungan NFC dan IP65.
Sementara Tecno Spark Go 3 memiliki RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB. Layarnya berukuran 6,75 inci dengan panel IPS HD+ serta refresh rate 120 Hz.
Baterainya mendukung pengisian 15 watt. Kamera utama 13 MP dan kamera depan 8 MP. Perangkat ini juga membawa IP rating serta jack audio, tetapi tidak memiliki NFC.
Baterai Jumbo Jadi Nilai Jual
Samsung Galaxy A07 menjadi pilihan yang berbeda karena masih menawarkan kamera utama 50 MP. Perangkat ini menggunakan Helio G99 dan penyimpanan UFS 2.2.
RAM yang tersedia 4 GB dengan penyimpanan 64 GB. Layarnya menggunakan panel PLS IPS dengan refresh rate 90 Hz. Baterai berkapasitas 5.000 mAh dan mendukung pengisian 25 watt.
Galaxy A07 juga memiliki IP54, dual microphone, serta One UI. Namun, NFC tidak tersedia.
Poco C81 Pro dan Redmi A7 Pro menawarkan RAM 4 GB dengan penyimpanan 128 GB. Keduanya menggunakan Unisoc T7250 serta layar IPS HD+ 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Baterai yang digunakan berkapasitas 6.000 mAh dengan pengisian 15 watt. Kamera utama 13 MP dan kamera depan 8 MP. Versi Indonesia yang dibahas tidak memiliki NFC.
Baca Juga: Deretan Bonsai Termahal di Dunia, Ada yang Ditawar Rp1,3 Miliar dalam Lelang
Redmi A7 Pro disebut memiliki dukungan empat kali versi Android, sehingga menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan selain spesifikasi perangkat keras.
Vivo dengan Unisoc T612 juga masuk daftar. HP ini memiliki RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB, layar 6,68 inci HD+ dengan refresh rate 90 Hz, serta kamera utama 50 MP.
Baterainya berkapasitas besar dan mendukung pengisian 44 watt. Perangkat tersebut juga memiliki dual speaker, jack audio, dan IP64, tetapi tidak mempunyai NFC.
Motorola G06 Power menjadi salah satu opsi paling menarik dari sisi daya. HP ini membawa RAM 4 GB, penyimpanan 128 GB, dan chipset Helio G81 Extreme.
Layarnya berukuran 6,8 inci HD+ dengan refresh rate 120 Hz. Baterai 7.000 mAh menjadi nilai jual utamanya, meski pengisian dayanya hanya 18 watt.
Kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP. Motorola G06 Power juga membawa NFC, IP64, speaker stereo, serta antarmuka yang disebut lebih ringan.
Dengan kondisi tersebut, mencari HP murah terbaik tidak lagi cukup hanya melihat kapasitas RAM atau jumlah kamera. Pengguna perlu menentukan fitur yang paling dibutuhkan. Untuk anggaran yang benar-benar terbatas, kompromi pada spesifikasi menjadi hal yang harus diperhitungkan sebelum membeli.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Jagat Review