JAKARTA - HP gaming terbaik tidak selalu harus menjadi perangkat paling mahal. Dari daftar rekomendasi yang dibahas, pilihan untuk bermain game kini cukup beragam, mulai dari perangkat dengan baterai superbesar hingga ponsel flagship dengan chipset kelas atas dan sistem pendingin khusus.
Kebutuhan gamer juga berbeda-beda. Pemain yang sering push rank dalam waktu lama mungkin lebih membutuhkan baterai berkapasitas besar. Sementara gamer kompetitif bisa lebih mengutamakan chipset, refresh rate layar, sistem pendingin, serta kestabilan performa.
Realme P4X menjadi salah satu pilihan bagi pengguna yang menjadikan daya tahan baterai sebagai prioritas. Ponsel ini membawa baterai 8.000 mAh dan disebut mampu digunakan bermain MOBA selama 10 jam nonstop hingga mendapatkan rekor MURI.
Perangkat tersebut juga dilengkapi fitur Game Space yang membantu menjaga performa dan koneksi ketika bermain. Layarnya memiliki refresh rate 120 Hz sehingga pergerakan visual saat bermain terasa lebih mulus.
Baca Juga: HP 2 Jutaan Terbaru yang Layak Dipertimbangkan, Ada AMOLED hingga 5G
Pilihan untuk Gamer yang Mengejar Performa
Jika prioritasnya adalah performa, IQ 15 masuk dalam kategori berbeda. Ponsel ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan dengan chip grafis terpisah. Kombinasi tersebut disebut mampu membuat visual game mencapai 144 FPS dan mendukung ray tracing.
Baterainya berkapasitas 7.000 mAh. Pengisian daya 100 watt FlashCharge dan fitur bypass charging juga tersedia. Untuk tampilan, perangkat ini menggunakan panel Samsung beresolusi 2K dengan refresh rate 144 Hz.
Red Magic 8S Pro juga layak diperhitungkan karena membawa pendekatan gaming yang lebih spesifik. Ponsel dari ZTE tersebut dibekali Snapdragon 8 versi tertinggi dan kipas fisik internal yang dapat berputar hingga 20.000 RPM.
Sistem pendingin tersebut ditujukan untuk membantu menjaga suhu perangkat ketika digunakan bermain dalam waktu lama. Red Magic 8S Pro juga memiliki layar 6,8 inci tanpa notch karena kamera diletakkan di bawah layar. Kapasitas baterainya mencapai 6.000 mAh dengan pengisian 65 watt.
Pilihan dengan baterai paling besar dalam daftar adalah Poco X8 Pro Max. Kapasitas baterainya mencapai 8.500 mAh. Ponsel ini juga memiliki sistem pendingin internal yang luas dan dukungan pengisian 100 watt HyperCharge.
Layar AMOLED berukuran 6,83 inci menjadi bagian lain yang ditawarkan perangkat tersebut. Namun, ukuran layar yang besar membuatnya lebih cocok bagi pengguna yang nyaman menggunakan ponsel berukuran besar.
Kelas Menengah dengan Fitur Gaming
Bagi gamer yang tidak ingin langsung masuk ke kelas premium, Tecno POVA 8 5G menjadi salah satu opsi. Perangkat ini membawa baterai 8.000 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari dalam penggunaan normal.
Untuk bermain Mobile Legends, perangkat tersebut disebut dapat mencapai 14 jam nonstop. Performa ditopang Dimensity 7100 5G yang dipadukan dengan triple chip untuk membantu kestabilan sinyal dan koneksi Wi-Fi.
Layarnya berukuran 6,76 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 140 Hz. POVA 8 5G juga memiliki Alive Matrix Display berupa lampu LED mini di bagian belakang.
Nubia Neo 5 GT menawarkan keunggulan berbeda melalui kipas pendingin aktif internal. Ponsel ini menggunakan Dimensity T7400 dengan RAM hingga 12 GB. Layarnya AMOLED 1.5K dengan refresh rate 144 Hz dan kecerahan puncak 4.500 nits.
Baca Juga: HP 2 Jutaan Terbaru yang Layak Dipertimbangkan, Ada AMOLED hingga 5G
Di kelas premium, Asus ROG Phone 9 Pro membawa Snapdragon 8 Elite, RAM hingga 24 GB dan penyimpanan hingga 1 TB. Sistem GameCool 9 disiapkan untuk menjaga performa saat menjalankan game berat dalam durasi panjang. Layarnya AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 165 Hz.
Infinix GT50 Pro juga menawarkan spesifikasi gaming dengan Dimensity 8400 Ultimate 5G, layar AMOLED 144 Hz dan sistem pendingin vapor chamber. Desain belakangnya dilengkapi lampu LED bergaya Cyberpunk.
Sementara itu, IQ Z10 5G menggabungkan baterai 7.300 mAh dengan bodi setebal 7,89 mm. Perangkat ini menggunakan Snapdragon 7s Gen 3 dan mendukung RAM hingga 24 GB melalui extended RAM. Layarnya AMOLED 120 Hz dan memiliki kecerahan hingga 5.000 unit serta IP65.
Dengan karakter yang berbeda tersebut, pilihan HP gaming terbaik bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Gamer yang mengejar durasi bermain dapat mempertimbangkan kapasitas baterai, sedangkan pemain kompetitif dapat lebih fokus pada chipset, refresh rate, dan sistem pendingin.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : pricebook