JAKARTA - Redmi 17 mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda di tengah semakin mahalnya harga HP entry level pada semester II 2026. Ponsel ini membawa baterai jumbo 7.500 mAh, layar 6,9 inci 120 Hz, NFC, hingga Corning Gorilla Glass 7i. Namun, harga dan performanya menjadi dua hal yang perlu diperhatikan.
Dalam ulasan David, Redmi 17 varian 6 GB RAM dengan penyimpanan 256 GB dibanderol Rp3,85 juta. Harga tersebut dinilai cukup tinggi jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. David mencontohkan Redmi 15 dengan RAM 8 GB dan memori 128 GB yang sebelumnya berada di kisaran Rp2,1 juta.
Sementara itu, Redmi 17 varian RAM 4 GB disebut dibanderol sekitar Rp2,9 juta. Kondisi tersebut menggambarkan bagaimana kenaikan harga komponen ikut memengaruhi segmen entry level. Bahkan, varian RAM 8 GB tidak lagi tersedia dalam pilihan Redmi 17 yang diuji.
Baca Juga: HP Terbaru 2026 Rp3 Jutaan, 5 Pilihan dengan Layar AMOLED dan Baterai Jumbo
Andalkan Baterai 7.500 mAh
Salah satu senjata utama Redmi 17 adalah kapasitas baterainya. Xiaomi membekali perangkat ini dengan baterai 7.500 mAh dan fast charging 45 watt.
Kapasitas tersebut menjadi salah satu nilai jual yang paling menonjol. David menilai baterai menjadi bagian yang bisa dimaksimalkan produsen karena tidak terlalu terdampak kenaikan harga komponen memori.
Konsekuensinya, Redmi 17 memiliki bobot sekitar 230–232 gram. Ukuran tersebut membuat ponsel terasa cukup berat ketika digenggam dalam waktu lama. Meski begitu, bodinya tidak dianggap terlalu tebal untuk ukuran smartphone dengan baterai sebesar itu.
Dari sisi tampilan, Redmi 17 hadir dengan desain Oak Green yang dihiasi motif dedaunan pada bagian belakang. Menurut David, desain tersebut memberikan kesan berbeda dibandingkan HP Redmi yang biasanya lebih sederhana.
Layar Redmi 17 berukuran 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz. Kualitas warna dinilai cukup baik untuk kelas entry level, meski tingkat kecerahannya menjadi catatan ketika digunakan di bawah sinar matahari langsung. Dalam pengujian, tingkat kecerahan HBM berada di kisaran 850 nits.
Xiaomi juga menyematkan Corning Gorilla Glass 7i pada bagian depan. Fitur lain yang tersedia mencakup NFC, jack audio, speaker stereo, serta slot hybrid yang dapat menampung dua nano-SIM atau satu nano-SIM dan microSD.
Performa Bukan Kekuatan Utama
Di sektor performa, Redmi 17 menggunakan Helio G91 Ultra. Berdasarkan pengujian dalam video, skor AnTuTu berada di kisaran 300 ribuan.
Masalah lainnya ada pada media penyimpanan. Redmi 17 menggunakan eMMC, bukan UFS. Penggunaan storage tersebut membuat performanya menjadi salah satu bagian yang paling dikritisi dalam ulasan.
Untuk bermain game, kemampuan perangkat ini juga tergolong terbatas. Saat digunakan menjalankan game dengan pengaturan rendah, resolusi HD dan frame rate maksimal 60 fps, performanya belum mampu mempertahankan 60 fps secara mulus.
Ketika digunakan untuk game berat seperti Genshin Impact, frame rate bahkan disebut hanya berada di kisaran belasan fps. Karena itu, Redmi 17 lebih cocok untuk aktivitas harian ringan dibandingkan kebutuhan gaming berat.
Meski demikian, kamera utama 50 MP masih mendapat penilaian positif. Hasil foto disebut memiliki detail yang cukup baik dan tidak terlalu agresif dalam melakukan sharpening. Warna foto memang cenderung tidak terlalu cerah, tetapi masih dianggap layak untuk kelasnya.
Baca Juga: HP Terbaru 2026 Harga Rp3 Jutaan, Ada Redmi hingga Infinix dengan Baterai Jumbo
Kemampuan video menjadi kelemahan lain. Kamera tidak memiliki sistem stabilisasi sehingga hasil rekaman mudah bergoyang, baik menggunakan kamera belakang maupun depan. Perekaman kamera depan juga maksimal pada 1080p 30 fps.
Redmi 17 tetap memiliki beberapa nilai tambah lain. Xiaomi menawarkan garansi 15 bulan serta sejumlah layanan tambahan dalam periode promosi, termasuk penggantian tertentu untuk layar, baterai, serta lensa atau cover belakang.
Dukungan software juga menjadi salah satu keunggulan karena Redmi 17 disebut memperoleh pembaruan Android hingga empat tahun dan pembaruan keamanan hingga enam tahun.
Dengan kombinasi tersebut, Redmi 17 bukan ponsel yang mengutamakan performa. Daya tarik utamanya justru berada pada baterai 7.500 mAh, layar besar, desain, NFC, dan sejumlah fitur tambahan. Pada harga Rp3 jutaan, calon pembeli perlu mempertimbangkan apakah keunggulan tersebut sepadan dengan kompromi pada prosesor dan penyimpanan eMMC.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Gadgetln