JAKARTA - Mobil listrik murah kini semakin banyak pilihan di Indonesia. Berdasarkan transkrip video, sedikitnya enam model ditawarkan dengan harga mulai Rp184 juta. Selain mengandalkan banderol yang lebih terjangkau, mobil-mobil tersebut juga disebut memiliki jarak tempuh yang cukup untuk kebutuhan harian hingga perjalanan lebih jauh.
Pilihan itu mencakup mobil listrik berukuran mungil seperti Wuling Air EV Lite 200 km dan VinFast VF3, hingga model dengan kapasitas baterai lebih besar seperti Neta V2 dan Polytron G3.
Kehadiran mobil listrik dengan harga lebih bersahabat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin.
Faktor biaya operasional yang disebut lebih hemat dan teknologi yang lebih ramah lingkungan menjadi alasan kendaraan listrik mulai dilirik.
Baca Juga: 5 Mobil EV Murah yang Layak Dipertimbangkan Sebelum Harga Berubah
Enam Mobil Listrik dengan Harga Terjangkau
Model pertama yang masuk daftar adalah Wuling Air EV Lite 200 km. Mobil listrik mungil tersebut disebut dibanderol mulai Rp184 juta. Air EV dibekali baterai lithium ferrophosphate berkapasitas 17,3 kWh dengan tegangan 115 volt.
Baterai tersebut diklaim mampu membawa mobil menempuh jarak hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian daya. Dengan ukuran yang mungil, model ini menjadi salah satu opsi yang disebut paling terjangkau dalam daftar.
Berikutnya ada DFSK Seres E1. Mobil listrik dengan desain mungil, modern, dan stylish itu ditawarkan dengan harga Rp189 juta. Seres E1 memiliki pilihan baterai berkapasitas 13,8 kWh hingga 16,8 kWh.
Baca Juga: 5 Mobil EV Murah yang Layak Dipertimbangkan Sebelum Harga Berpotensi Naik.
Jarak tempuh yang disebutkan berada di rentang 180 hingga 220 kilometer dalam sekali pengisian. Dengan banderol tersebut, Seres E1 menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan bagi konsumen yang mencari mobil listrik dengan harga di bawah Rp200 juta.
Pilihan berikutnya adalah Neta V2 dengan harga mulai Rp299 juta. Mobil produksi Neta Auto tersebut mengusung desain futuristik dan dilengkapi sejumlah fitur.
Neta V2 menggunakan baterai lithium ferrophosphate berkapasitas 36,1 kWh. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 400 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Angka tersebut membuat Neta V2 disebut dapat digunakan untuk perjalanan yang lebih jauh, termasuk keluar kota.
Baca Juga: 5 Mobil EV Murah yang Layak Dipertimbangkan, dari BYD Atto 1 hingga GAC Aion UT
Ada Model Lima Penumpang hingga Jangkauan 402 Km
Wuling kembali masuk daftar melalui Binguo EV. Mobil berkapasitas lima penumpang itu ditawarkan mulai Rp345 juta. Tersedia dua pilihan kapasitas baterai, yakni 31,8 kWh dengan jangkauan hingga 333 kilometer dan 37,9 kWh yang diklaim mampu menempuh hingga 410 kilometer.
Desain Binguo EV yang menyerupai city car menjadi salah satu daya tarik yang disebut dalam video. Kapasitas lima penumpang juga membuatnya berbeda dari sejumlah mobil listrik mungil lainnya.
Dari Vietnam, ada VinFast VF3 yang ditawarkan dengan harga Rp227 juta. Mobil tersebut memiliki bentuk unik dan kompak sehingga disebut dapat menjadi alternatif kendaraan perkotaan.
Baca Juga: 5 Mobil EV Murah yang Layak Dipertimbangkan Sebelum Harga Berpotensi Naik
VF3 menggunakan motor listrik dengan tenaga 43 horsepower dan torsi 110 Nm. Jarak tempuhnya disebut berada di sekitar 210 kilometer dalam sekali pengisian.
Terakhir, ada Polytron G3 yang dibanderol Rp299 juta. Mobil ini merupakan hasil kerja sama Polytron dengan perusahaan otomotif China, Skyworth Auto. Meski menggunakan kerja sama tersebut, Polytron G3 disebut telah memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen.
Polytron G3 dibekali baterai lithium ferrophosphate berkapasitas 51,9 kWh. Jarak tempuh maksimal yang disebutkan mencapai 402 kilometer.
Dari enam pilihan tersebut, rentang harga dan kemampuan jarak tempuhnya cukup beragam. Wuling Air EV Lite menjadi model dengan harga terendah dalam daftar, sedangkan Binguo EV menawarkan kapasitas lima penumpang dengan pilihan jarak tempuh hingga 410 kilometer.
Baca Juga: BYD Atto 1 Rp195 Juta Diuji, Murah tapi Ada Satu Hal yang Bikin Kecewa.
Sementara itu, Polytron G3 dan Neta V2 sama-sama berada di kisaran Rp299 juta, tetapi menawarkan karakter dan kapasitas baterai yang berbeda.
Bagi konsumen dengan anggaran terbatas yang ingin beralih ke kendaraan listrik, keenam model tersebut disebut bisa menjadi pilihan. Namun, keputusan pembelian tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan dan jarak perjalanan sehari-hari.