Tecno Pova 8 Pro Punya Senjata Rahasia, tapi Harga Rp5 Jutaan Bikin Ragu

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 19:05 WIB
Tecno Pova 8 Pro membawa layar AMOLED 144 Hz, kamera 50 MP OIS dan Alive Matrix. Namun, harga Rp5 jutaan membuat persaingannya makin berat.(Pinterest)
Tecno Pova 8 Pro membawa layar AMOLED 144 Hz, kamera 50 MP OIS dan Alive Matrix. Namun, harga Rp5 jutaan membuat persaingannya makin berat.(Pinterest)

JAKARTA - Tecno Pova 8 Pro mencoba mengubah citra lini Pova Pro yang selama ini dikenal sebagai smartphone dengan spesifikasi tinggi dan harga terjangkau. Generasi terbaru ini membawa layar AMOLED 144 Hz, kamera Sony LYT-700C 50 MP dengan OIS, baterai 6.500 mAh, serta fitur Alive Matrix.

Namun, peningkatan tersebut datang bersama persoalan harga. Saat video ulasan dibuat, harga resmi Tecno Pova 8 Pro belum diketahui. David mendapat bocoran bahwa perangkat tersebut kemungkinan berada di kisaran Rp5,5 juta sampai Rp5,9 juta.

Harga itu menjadi perubahan besar dibanding generasi sebelumnya yang selama beberapa tahun dikenal berada di kisaran Rp3 jutaan hingga sekitar Rp4,5 jutaan. Karena itu, Pova 8 Pro kini harus bersaing dengan smartphone kelas menengah lain yang sudah lebih dulu tersedia.

Baca Juga: Avanza 1300 cc Turbo Tembus 195 HP, Speknya Bikin Mobil Keluarga Berubah Ekstrem

Alive Matrix Bukan Sekadar Hiasan

Dari tampilan, Tecno tetap mempertahankan karakter Pova yang identik dengan gaya gaming. Varian Tundra Green memiliki warna hijau keabu-abuan dengan ornamen dan tulisan bergaya futuristis di bagian belakang.

Bagian paling unik adalah Alive Matrix. Sistem LED berbentuk titik-titik tersebut bisa menampilkan berbagai animasi. Pengguna dapat memilih animasi yang tersedia atau membuat pola sendiri.

Fitur tersebut juga dapat digunakan untuk menunjukkan status pengisian daya, timer, hingga permainan sederhana. David menilai Alive Matrix membuat Pova 8 Pro terlihat berbeda ketika sebagian smartphone saat ini memiliki desain yang semakin seragam.

Tecno turut menyediakan tombol khusus di sisi perangkat. Tombol ini bisa ditekan lama untuk membuka kamera. Fungsinya juga dapat dikustomisasi untuk menjalankan aplikasi, screen recording, atau mute.

Kendati demikian, tombol tersebut belum terlalu fleksibel karena hanya mengandalkan fungsi tekan lama. David menilai akan lebih menarik jika satu kali tekan, dua kali tekan, dan tekan lama memiliki fungsi berbeda.

Peningkatan terbesar lainnya terdapat pada layar. Tecno Pova 8 Pro menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 144 Hz.

Kualitas layar ini terasa berbeda dibanding Pova 8 versi standar yang masih menggunakan panel IPS. Tingkat kecerahan juga dinilai lebih baik ketika perangkat digunakan di bawah sinar matahari.

Layar tersebut dilindungi Corning Gorilla Glass 7i dan sudah memiliki sensor fingerprint di dalam layar. Fitur lain yang tersedia antara lain NFC, IR blaster, gyroscope, serta sertifikasi IP68 dan IP69K.

Performa Gaming dan Kamera

Untuk performa, Pova 8 Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 7400 Ultimate dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Tecno juga menambahkan P1 Graphic Chip untuk membantu pengalaman gaming hingga 144 FPS.

Dalam pengujian AnTuTu, perangkat menghasilkan skor sekitar 800 ribu hingga 900 ribuan. Saat digunakan bermain Genshin Impact selama sekitar 30 menit, performanya berada di kisaran 35-45 FPS.

Suhu perangkat setelah digunakan bermain cukup intensif berada di sekitar 42 derajat Celsius. Salah satu faktor pendukungnya adalah sistem pendingin vapor chamber yang menjadi keunggulan Pova 8 Pro.

David menilai performa gaming menjadi salah satu sektor yang membuat Pova 8 Pro lebih menarik dibanding Tecno Camon 50 Pro. Meski begitu, perbedaannya tidak terlalu jauh karena keduanya menggunakan chipset yang sama.

Beralih ke kamera, Pova 8 Pro menggunakan sensor utama Sony LYT-700C 50 MP yang sudah dilengkapi OIS. Hasil foto kamera utama dinilai memiliki detail yang baik dengan warna cukup natural.

Baca Juga: Mobil Bekas Tangerang Mulai Rp28,5 Juta, Ada Mercy hingga Alphard Rp142 Juta

Dalam kondisi malam, kamera utama juga masih mampu menghasilkan foto yang terang. Stabilitas ketika mengambil gambar turut terbantu oleh OIS.

Sementara itu, kamera ultrawide 8 MP memberikan hasil yang lebih biasa. Detail dan warna langsung mengalami penurunan dibanding kamera utama.

Kamera depan justru memberikan kejutan lain. Sensor tersebut mampu merekam video hingga 4K 30 FPS dan sudah dibekali stabilisasi. Hasilnya dinilai cukup tajam dan stabil, meski bidang pandang menjadi sedikit lebih sempit.

Pova 8 Pro juga membawa baterai 6.500 mAh dengan pengisian cepat 45 watt. Kapasitas ini memang tidak sebesar Pova 8 standar yang mencapai 8.000 mAh, tetapi tetap menjadi salah satu nilai jual perangkat.

Secara keseluruhan, Pova 8 Pro masih mempertahankan DNA sebagai smartphone all-rounder. Layar bagus, performa gaming mumpuni, kamera utama dengan OIS, baterai besar, dan fitur lengkap membuatnya tidak memiliki kelemahan fatal.

Persoalannya adalah harga. Pada kisaran Rp5,5 juta-Rp5,9 juta, Pova 8 Pro harus berhadapan dengan sejumlah pilihan lain seperti Tecno Camon 50 Pro, Infinix Note 60 Pro, Samsung A57, dan Redmi Note 15 Pro.

Jika harga smartphone lain terus meningkat dan stok model lama mulai habis, Pova 8 Pro berpotensi terlihat lebih menarik. Tetapi untuk saat ini, kenaikan harga membuat keistimewaan yang dulu menjadi kekuatan utama seri Pova terasa tidak sekuat generasi sebelumnya.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : gadgetin
HP gaming Tecno Pova 8 Pro Dimensity 7400 Ultimate Alive Matrix Tecno Pova