Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dipajang, Upgrade Terbesar Justru Bukan di Hardware

Difa'un Nadhiroh • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 05:40 WIB
Samsung Galaxy S26 FE membawa Exynos 2500, Android 17 dan One UI 9. Namun, upgrade dari S25 FE dinilai belum terlalu besar.(PINTEREST)
Samsung Galaxy S26 FE membawa Exynos 2500, Android 17 dan One UI 9. Namun, upgrade dari S25 FE dinilai belum terlalu besar.(PINTEREST)

BLITAR KAWENTAR - Samsung Galaxy S26 FE mulai dipajang di Samsung Store Singapore dan membawa sejumlah perubahan dibanding Galaxy S25 FE. Peningkatan paling terasa justru berada pada sisi software dan fitur, sementara sebagian besar spesifikasi hardware masih serupa. Bahkan, ada satu bagian yang dipertanyakan karena justru turun, yakni konektivitas USB.

Dari sisi desain, Galaxy S26 FE mendapat penyegaran pada bagian kamera. Tiga kamera belakang kini ditempatkan dalam satu kamera island sehingga tampilannya lebih menyatu dengan Galaxy S26 Series. Desain ini juga dinilai lebih praktis untuk dibersihkan karena debu tidak mudah berkumpul di sela-sela ring kamera seperti pada generasi sebelumnya.

Namun, bagian belakang ponsel kini menggunakan lapisan glossy. Permukaan tersebut membuat sidik jari lebih mudah terlihat setelah digunakan. Pilihan warna Pistachio disebut menjadi opsi yang lebih aman bagi pengguna yang tidak ingin bekas sidik jari terlalu kentara.

Untuk ukuran, perubahan Galaxy S26 FE terbilang minim. Layarnya tetap 6,7 inci dengan panel Dynamic AMOLED 2X, resolusi Full HD+, dan refresh rate 120 Hz. Ketebalannya masih 7,4 milimeter, sedangkan bobotnya naik tipis dari 190 gram menjadi 193 gram.

Baca Juga: Infinix Hot 70 Resmi Dibedah, HP 2 Jutaan dengan Kamera 3 Juta tapi Layarnya Bikin Kecewa

Upgrade utama ada pada chipset. Galaxy S25 FE menggunakan Exynos 2400 fabrikasi 4 nanometer, sedangkan Galaxy S26 FE membawa Exynos 2500 dengan fabrikasi 3 nanometer. Pemrosesan CPU, GPU, dan AI diharapkan lebih baik. Salah satu peningkatan yang disorot adalah kemampuan NPU untuk pemrosesan AI yang disebut meningkat hingga 51 persen.

Meski begitu, performa panas dan daya tahan baterai belum bisa disimpulkan karena unit yang dilihat masih sebatas hands-on di toko. Spesifikasi lain juga relatif familiar. RAM tetap 8 GB, baterai 4.900 mAh, dan pengisian cepat 45 watt.

Hal yang justru menjadi sorotan adalah port USB. Galaxy S25 FE menggunakan USB 3.2 Gen 1, sementara Galaxy S26 FE tercatat memakai USB 2.0. Bagi pengguna yang hanya memakai USB-C untuk mengisi daya, perbedaan ini mungkin tidak terlalu terasa. Namun, pemindahan file berukuran besar, terutama video, akan lebih lambat melalui USB 2.0. Menariknya, Samsung tetap mencantumkan dukungan DeX pada Galaxy S26 FE.

Pada sektor kamera, Galaxy S26 FE juga tidak membawa perubahan besar. Kamera belakang terdiri dari kamera utama 50 megapiksel, ultrawide 12 megapiksel, serta telefoto 8 megapiksel dengan 3x optical zoom. Kamera depan tetap 12 megapiksel, tetapi bidang pandangnya diperlebar dari 80 derajat menjadi 85 derajat.

Perubahan yang lebih menonjol justru datang dari software. Galaxy S26 FE hadir dengan Android 17 dan One UI 9. Ponsel ini disebut menjadi Galaxy S26 Series pertama yang meluncur langsung dengan One UI 9. Samsung juga memberikan dukungan tujuh generasi pembaruan Android.

Baca Juga: Tecno Camon 40 Pro 5G Bikin HP 3 Jutaan Makin Ganas, Kamera Disebut Bisa Ngekor Samsung S25 Ultra!

Sejumlah fitur baru ikut menjadi nilai tambah. Salah satunya My Fam, yang memungkinkan kamera otomatis mengikuti framing orang yang dipilih. Fitur tersebut disebut berguna saat merekam konser, pentas anak, atau aktivitas olahraga. Ada pula horizontal lock yang membuat hasil video tetap horizontal meski posisi ponsel diputar.

Lantas, apakah pengguna Galaxy S25 FE perlu beralih ke Galaxy S26 FE? Berdasarkan penilaian dalam video, jawabannya belum perlu. Chipset lebih baru, software lebih baru, dan fitur tambahan memang menjadi peningkatan, tetapi perbedaannya dianggap belum cukup besar untuk mengganti ponsel setelah baru digunakan sekitar setahun.

Galaxy S26 FE justru dinilai lebih cocok bagi pengguna Samsung dengan perangkat yang lebih lama. Dalam perbandingan di situs Samsung, Galaxy S26 FE bahkan dibandingkan dengan Galaxy S21 FE dan Galaxy A53. Dari perangkat lama tersebut, lompatan spesifikasinya lebih terasa, mulai dari kamera, baterai, pengisian daya, chipset, hingga fitur software dan AI.

Faktor lain yang menjadi pertimbangan adalah harga. Di Singapura, Galaxy S26 FE varian 8 GB/256 GB disebut dibanderol 1.168 dolar Singapura. Harga Galaxy S25 FE 256 GB saat peluncuran tahun sebelumnya disebut berada di angka 1.038 dolar Singapura. Artinya, terdapat selisih sekitar 130 dolar Singapura.

Pada akhirnya, Galaxy S26 FE tetap dinilai sebagai produk yang bagus, tetapi peningkatan dari Galaxy S25 FE tidak terlalu besar dan harga menjadi salah satu ganjalan. Bagi pengguna yang ponselnya masih berfungsi baik, mengganti perangkat setiap tahun dinilai semakin kurang masuk akal. Dengan dukungan software yang makin panjang, menunggu hingga perbedaan generasi benar-benar terasa bisa menjadi pilihan yang lebih rasional.

Editor : Difa'un Nadhiroh
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
smartphone 2026 Galaxy S26 Series Galaxy S25 FE Samsung Galaxy S26 FE samsung