Modifikasi Brio CBU 2012 Low Budget, Ganti Bumper Mobilio hingga Velg Ring 14

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 10:00 WIB
Modifikasi Brio CBU 2012 dilakukan secara low budget dengan bumper Mobilio, velg ring 14, suspensi pendek, muffler dan aksesori sederhana.
Modifikasi Brio CBU 2012 dilakukan secara low budget dengan bumper Mobilio, velg ring 14, suspensi pendek, muffler dan aksesori sederhana.

JAKARTA - Brio CBU 2012 bisa tampil lebih berbeda melalui modifikasi ringan tanpa harus mengubah keseluruhan karakter mobil. Pemilik Brio manual tersebut memilih konsep sederhana dengan mempertahankan sejumlah komponen bawaan, tetapi menambahkan beberapa aksesori seperti bumper Mobilio S, velg ring 14, suspensi yang dipendekkan, hingga muffler aftermarket.

Modifikasi dilakukan dengan mempertimbangkan biaya. Sejumlah komponen diperoleh dengan harga relatif terjangkau, sementara beberapa bagian bawaan seperti lampu utama dan grille krom tetap dipertahankan agar tampilan mobil tetap terlihat natural dan mendekati gaya OEM.

Bumper Mobilio S Jadi Perubahan Paling Terlihat

Perubahan paling mencolok berada di bagian depan. Bumper bawaan Brio CBU 2012 diganti menggunakan bumper Mobilio S bekas yang dibeli melalui marketplace dengan harga sekitar Rp450 ribu.

Baca Juga: Kamera HP Terbaik 2026: 4 Ultra Ini Punya Jagoan Berbeda, Bukan Satu Pemenang

Pemilihan bumper tersebut dilakukan karena desainnya dinilai sederhana dan tidak memiliki fog lamp bawaan. Pemasangannya juga disebut relatif mudah karena bersifat plug and play. Bumper lama cukup dilepas kemudian digantikan dengan bumper baru.

Perubahan tersebut membuat bagian depan Brio terlihat lebih panjang ketika dilihat dari samping. Menurut pemiliknya, desain bumper Mobilio memberikan kesan yang lebih memanjang dibandingkan bumper bawaan Brio CBU yang cenderung membulat.

Sementara itu, lampu utama masih menggunakan lampu halogen bawaan. Grille dengan aksen krom juga tidak dicat atau dihitamkan agar tampilan mobil tetap terlihat natural.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dipajang, Upgrade Terbesar Justru Bukan di Hardware

Velg Ring 14 dan Suspensi Dipendekkan

Modifikasi berikutnya dilakukan pada bagian kaki-kaki. Brio menggunakan velg Enkei ring 14 dengan lebar 6 inci, PCD 4x100 dan offset ET40. Ban yang digunakan berukuran 175/65 R14.

Ban bawaan sebelumnya diganti karena kondisinya sudah tua dan mengalami keretakan. Pemilik kemudian menggunakan ban Eco Plus yang dinilai cukup ekonomis, tidak terlalu berisik, serta memiliki tingkat kekerasan yang masih dapat disesuaikan melalui tekanan angin.

Untuk mendapatkan tampilan lebih rendah, per bagian depan dan belakang dipotong satu ulir. Bagian depan menghasilkan jarak sekitar dua jari yang cukup padat, sedangkan bagian belakang masih memiliki sedikit ruang.

Di bagian belakang juga digunakan spacer untuk menyesuaikan posisi roda agar terlihat lebih sejajar dengan bagian depan. Pemilik menyebut modifikasi tersebut dilakukan untuk menekan biaya sehingga tidak perlu menggunakan komponen aftermarket yang lebih mahal.

Namun, konsekuensinya adalah kenyamanan berkendara sedikit berkurang karena suspensi sudah dipendekkan.

Baca Juga: HP Oppo Terbaru 2026, dari Rp1,5 Jutaan hingga Flagship dengan Kamera 200 MP

Interior Ditambah Audio dan Aksesori Sederhana

Modifikasi juga menyentuh bagian interior, meski tidak terlalu banyak. Salah satu tambahan adalah perangkat Bluetooth AUX untuk kebutuhan konektivitas audio.

Pemilik juga menambahkan subwoofer yang diperoleh dari tetangga. Sistem tersebut menjadi pelengkap hiburan di dalam kabin tanpa melakukan perubahan besar pada interior Brio.

Pada bagian eksterior belakang, terdapat muffler Omega yang dibeli sekitar Rp125 ribu. Suaranya disebut tidak terlalu keras karena komponen lainnya masih menggunakan sistem bawaan Brio.

Baca Juga: Huawei Pura 90S Pro Max Bawa Kamera Telefoto 200 MP, Tantang iPhone 17 Pro Max

Beberapa ornamen tambahan juga dipasang, seperti antena, rear fog lamp sebagai aksesori visual, serta tatakan pelat nomor bergaya Jepang. Rear fog lamp tersebut tidak berfungsi dan hanya digunakan sebagai hiasan.

Di bagian depan, klakson juga diganti menggunakan klakson aftermarket. Posisinya dibuat tersembunyi di balik bumper sehingga tidak mengganggu tampilan eksterior.

Secara keseluruhan, modifikasi Brio CBU 2012 tersebut mengusung konsep minimalis dengan anggaran terbatas. Perubahan utama diarahkan pada tampilan depan, kaki-kaki, dan sejumlah aksesori, sementara komponen bawaan tetap dipertahankan.

Konsep ini menunjukkan bahwa modifikasi mobil tidak selalu harus menggunakan komponen mahal. Namun, pemilik juga mengakui bahwa beberapa perubahan, terutama pemotongan per, membuat kenyamanan berkendara sedikit berkurang. Karena itu, modifikasi tampilan tetap perlu mempertimbangkan aspek kenyamanan dan fungsi kendaraan. 

Source YouTube Dani Rahman

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
modifikasi mobil modifikasi mobil brio modif mobil low budget