Laptop 1 Jutaan dengan Core i3 Gen 12, Benarkah Bisa Jadi Rp1,2 Juta?

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 18:35 WIB
Laptop 1 jutaan dengan Core i3 Gen 12 hadir lewat Asus Chromebook Plus. Simak spesifikasi, bonus Google AI Pro, layar IPS, dan performanya. (PINTEREST)
Laptop 1 jutaan dengan Core i3 Gen 12 hadir lewat Asus Chromebook Plus. Simak spesifikasi, bonus Google AI Pro, layar IPS, dan performanya. (PINTEREST)

JAKARTA - Laptop 1 jutaan biasanya identik dengan perangkat entry-level yang memiliki spesifikasi terbatas. Namun, ada perangkat yang menarik perhatian karena membawa prosesor Intel Core i3 Gen 12 sekaligus bonus layanan Google yang membuat nilai perangkat tersebut terlihat jauh lebih murah.

Laptop tersebut merupakan Asus Chromebook Plus yang dibanderol sekitar Rp4,9 juta. Angka itu memang bukan harga jual Rp1 jutaan secara langsung. Nilai sekitar Rp1,2 juta muncul setelah memperhitungkan bonus Google AI Pro yang disebut memiliki nilai sekitar Rp3,7 juta untuk satu tahun.

Dengan skema tersebut, perangkat ini menawarkan pendekatan berbeda bagi pengguna yang membutuhkan laptop untuk aktivitas kerja, belajar, mengetik, riset, hingga mengakses berbagai layanan berbasis cloud.

Baca Juga: Toyota Innova G 2024 Disulap Jadi Spek Sultan, Full Black hingga Interior Ala Mercedes-Maybach

Core i3 Gen 12 dan RAM 8 GB

Sebagai Chromebook Plus, perangkat ini memenuhi standar minimum yang cukup menarik. Spesifikasinya menggunakan Intel Core i3 Gen 12, RAM 8 GB, penyimpanan 128 GB, serta layar Full HD dengan panel IPS.

Penggunaan Chrome OS membuat kapasitas 128 GB masih cukup masuk akal. Sistem operasi tersebut memang lebih mengandalkan layanan cloud sehingga kebutuhan penyimpanan internal tidak sebesar laptop Windows untuk penggunaan tertentu.

Performa Core i3 Gen 12 yang dipadukan dengan RAM 8 GB juga terasa responsif untuk aktivitas harian. Membuka banyak tab browser, mengetik dokumen, melakukan riset, hingga menjalankan beberapa aplikasi dapat dilakukan dengan cukup nyaman.

Asus juga menempatkan perangkat ini dalam lini ExpertBook. Selain menawarkan bodi yang ditujukan untuk kebutuhan kerja, perangkat tersebut disebut membawa standar ketahanan 810H.

Keyboard menjadi salah satu bagian yang cukup menarik karena sudah menggunakan backlight. Fitur tersebut membantu ketika mengetik dalam kondisi pencahayaan rendah. Perangkat ini juga dilengkapi perlindungan antimikroba pada bagian keyboard.

Bisa Jalankan Aplikasi Android dan Linux

Salah satu kelebihan Chromebook Plus terletak pada fleksibilitas sistem operasinya. Selain aplikasi berbasis Chrome OS, pengguna dapat mengakses aplikasi Android melalui Play Store.

Namun, aplikasi Android yang dijalankan tetap merupakan versi mobile sehingga pengalaman pengguna bisa berbeda dengan aplikasi desktop Windows.

Chromebook juga menyediakan opsi untuk mengaktifkan lingkungan Linux. Setelah fitur tersebut diaktifkan, pengguna dapat memasang berbagai aplikasi Linux seperti WPS versi Linux, GIMP untuk kebutuhan pengolahan gambar, Inkscape, VLC, hingga Audacity.

Dengan kombinasi Chrome OS, aplikasi Android, dan Linux, laptop ini tidak hanya digunakan untuk browsing. Pengguna juga memiliki pilihan aplikasi yang lebih luas untuk menunjang pekerjaan maupun aktivitas kreatif.

Untuk kebutuhan gaming ringan, beberapa game mobile seperti Mobile Legends dan PUBG dapat dimainkan dengan bantuan pemetaan keyboard. Namun, tidak semua game kompatibel. Genshin Impact, misalnya, disebut tidak dapat dimainkan karena perangkat terdeteksi seperti emulator.

Bonus Google AI Pro Jadi Daya Tarik

Baca Juga: Toyota Innova G 2024 Disulap Jadi Spek Sultan, Full Black hingga Interior Ala Mercedes-Maybach

Daya tarik terbesar lainnya datang dari bonus Google AI Pro selama satu tahun. Paket tersebut juga disertai penyimpanan Google Drive sebesar 2 TB.

Bonus ini terhubung dengan akun Google sehingga manfaatnya tidak hanya bisa digunakan di laptop. Pengguna juga dapat mengakses layanan tersebut melalui perangkat lain yang menggunakan akun yang sama.

Nilai bonus sekitar Rp3,7 juta kemudian membuat harga Asus Chromebook Plus secara efektif terlihat berada di kisaran Rp1,2 juta apabila seluruh nilai layanan tersebut benar-benar dimanfaatkan.

Meski demikian, perhitungan tersebut perlu dipahami sebagai nilai efektif, bukan harga jual laptop. Pembeli tetap perlu membayar sekitar Rp4,9 juta untuk mendapatkan perangkatnya.

Dari sisi layar, Chromebook Plus menggunakan panel IPS Full HD, tetapi tingkat kecerahannya sekitar 250 nits. Karena itu, penggunaan di luar ruangan dengan cahaya matahari kuat bisa menjadi tantangan.

Baterainya berkapasitas sekitar 50 Wh. Asus mengklaim daya tahan hingga 12 jam, sementara penggunaan intensif untuk riset, mengetik, dan menonton video berada di kisaran 8–9 jam. Pengisian daya menggunakan charger 45W dan membutuhkan sekitar 67 menit untuk mencapai penuh.

Dengan Core i3 Gen 12, RAM 8 GB, layar IPS, Chrome OS yang ringan, serta bonus Google AI Pro, Asus Chromebook Plus menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang memang berada dalam ekosistem Google. Namun, jika membutuhkan Windows atau tidak memanfaatkan layanan Google, konsep laptop 1 jutaan secara efektif ini menjadi kurang menarik.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : DKID Media
laptop murah laptop 1 jutaan Asus Chromebook Plus laptop Core i3 Chromebook