
JAKARTA - Memilih laptop kuliah tidak cukup hanya melihat spesifikasi tinggi. Kebutuhan mahasiswa harus menjadi pertimbangan utama agar perangkat yang dibeli tetap nyaman digunakan hingga masa studi selesai.
Rekomendasi laptop kuliah dalam video tersebut menyasar mahasiswa yang lebih banyak menggunakan perangkat untuk kebutuhan office, seperti Microsoft Word, Excel, browsing, membaca jurnal, membuat presentasi, hingga multitasking ringan.
Kebutuhan tersebut dinilai cukup tricky. Laptop dengan spesifikasi terlalu tinggi bisa membuat anggaran terbuang karena performanya tidak dimanfaatkan secara maksimal. Sebaliknya, laptop dengan spesifikasi terlalu rendah berisiko menghambat aktivitas perkuliahan.
Karena itu, terdapat sejumlah standar yang digunakan dalam memilih laptop. Prosesor minimal Intel Core generasi 12 atau AMD Ryzen 5000 series ke atas, RAM minimal 8 GB dengan opsi upgrade, serta penyimpanan sekurang-kurangnya 512 GB.
Baca Juga: 8 HP Snapdragon Kamera OIS Mulai Rp2 Jutaan, Cocok untuk Bikin Konten
Layar 14 inci Full HD juga menjadi standar yang diutamakan. Selain itu, laptop sebaiknya mempunyai daya tahan baterai minimal sekitar lima jam dan bobot di bawah 2 kilogram agar tetap nyaman dibawa ke kampus.
Berikut lima rekomendasi laptop yang disebut dalam video.
-
Techno Megabook K15s
Techno Megabook K15s menjadi pilihan pertama dengan harga sekitar Rp6,9 juta saat video dibuat. Laptop ini menawarkan desain minimalis dengan bodi aluminium dan bobot sekitar 1,6 kilogram.
Menariknya, perangkat tersebut menggunakan layar 15,6 inci IPS Full HD dengan engsel yang dapat dibuka hingga 180 derajat. Keyboard-nya memiliki layout full size dan backlight, serta sensor fingerprint yang menyatu dengan tombol power.
Untuk performa, laptop ini mengandalkan AMD Ryzen 5 7430U dengan 6 core dan 12 thread. RAM bawaan sebesar 8 GB DDR4 dan masih tersedia satu slot untuk upgrade. Penyimpanannya berkapasitas 512 GB.
Techno Megabook K15s cocok untuk pekerjaan office, browsing dengan banyak tab, hingga editing ringan. Kekurangannya terdapat pada grafis terintegrasi, RAM DDR4, serta konektivitas WiFi 5.
-
Axioo Hype 5 AMD X6
Pilihan kedua adalah Axioo Hype 5 AMD X6 dengan harga sekitar Rp8,8 juta untuk varian yang dibahas. Laptop ini menggunakan AMD Ryzen 5 6600H dengan 6 core dan 12 thread.
Keunggulan lainnya adalah RAM 16 GB dual channel yang membuatnya lebih siap untuk multitasking berat. Pengguna dapat membuka banyak tab Chrome, Word, hingga memutar video secara bersamaan.
Layarnya berukuran 14 inci dengan panel IPS Full HD dan rasio 16:10. Bobotnya sekitar 1,4 kilogram dengan ketebalan 17,3 mm.
Baterainya juga disebut mampu bertahan sekitar 9 jam 24 menit dalam pengujian PCMark. Namun, layarnya masih 60 Hz dan belum mencakup 100 persen sRGB.
-
Advan Work AI
Advan Work AI menjadi pilihan ketiga dengan harga sekitar Rp9,7 juta untuk varian 512 GB. Laptop ini menggunakan Intel Core Ultra 5 125H dengan 14 core dan 18 thread.
RAM 16 GB DDR5 sudah tersedia sejak awal, tetapi bersifat onboard sehingga tidak dapat ditambah. Untuk penyimpanan, masih tersedia satu slot SSD tambahan.
Laptop ini juga memiliki sistem pendingin dual fan. Layarnya berukuran 14 inci dengan panel IPS dan dapat dibuka hingga 180 derajat. Bobotnya sekitar 1,3 kilogram.
-
Acer Aspire Lite 15
Bagi mahasiswa yang menginginkan merek mainstream, Acer Aspire Lite 15 menjadi salah satu pilihan. Harga varian 8 GB RAM dan 512 GB storage disebut berada di sekitar Rp9,7 juta saat video dibuat.
Laptop ini menggunakan AMD Ryzen 5 8640HS. Prosesor tersebut dinilai mampu menangani kebutuhan office sekaligus pekerjaan yang lebih berat.
Layarnya menggunakan panel IPS Full HD berukuran 15 inci. Namun, perangkat ini memiliki bobot sekitar 1,8 kilogram sehingga lebih berat dibanding beberapa pilihan sebelumnya.
Baca Juga: 8 HP Kamera OIS Murah untuk Content Creator, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
MacBook Neo
Pilihan terakhir adalah MacBook Neo yang dalam video disebut berada di kisaran Rp11,4 juta untuk varian penyimpanan 256 GB. Namun, pembelian disarankan menunggu peluncuran resmi agar harga lebih menarik.
MacBook Neo menawarkan layar 13 inci Liquid Retina dengan resolusi 2408 x 1506 dan rasio 3:2. Bobotnya hanya sekitar 1,2 kilogram dengan bodi aluminium.
Perangkat ini menggunakan chipset A18 Pro dan diklaim mampu menjalankan Word, Chrome, Canva, hingga multitasking dengan lancar. Daya tahan baterainya disebut mencapai sekitar 12 jam untuk penggunaan ringan.
Kekurangannya adalah jumlah port yang terbatas, hanya dua USB Type-C, serta adanya kemungkinan sejumlah software tertentu belum kompatibel.
Dari kelima pilihan tersebut, kebutuhan mahasiswa tetap menjadi pertimbangan utama. Techno cocok untuk pengguna yang mencari laptop tipis dan ringan, Axioo untuk performa tinggi dengan bobot ringan, Advan untuk pengguna yang membutuhkan RAM 16 GB dan performa, Acer untuk pilihan mainstream, sedangkan MacBook Neo menawarkan perangkat yang ringkas dengan ekosistem Apple.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : DKID Media