Baby Land Cruiser Bawa Basis IMV, Tampangnya Mirip Hilux Rangga tapi Berjiwa Land Cruiser

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 16:30 WIB
Baby Land Cruiser berbasis IMV membawa desain mirip Hilux Rangga dengan karakter Land Cruiser dan peluang mesin diesel. (PINTEREST)
Baby Land Cruiser berbasis IMV membawa desain mirip Hilux Rangga dengan karakter Land Cruiser dan peluang mesin diesel. (PINTEREST)

JAKARTA - Baby Land Cruiser atau Toyota Land Cruiser FJ hadir dengan pendekatan yang cukup berbeda. SUV ini menggunakan basis IMV yang dikenal pada sejumlah model Toyota, tetapi platform tersebut telah dikembangkan kembali agar karakter Land Cruiser tetap terasa.

Land Cruiser FJ yang diperlihatkan dalam kondisi prototype menjadi salah satu model yang mendapat perhatian besar. Mobil tersebut diposisikan sebagai model yang lebih basic dalam jajaran Land Cruiser FJ, sementara tipe lain dengan posisi lebih tinggi disebut akan hadir kemudian.

Salah satu fakta utama dari mobil ini adalah penggunaan platform IMV. Basis tersebut juga digunakan oleh Hilux, Hilux Rangga, Innova Reborn, dan Fortuner. Namun, Toyota melakukan pengembangan pada platform tersebut agar lebih sesuai dengan karakter sebuah Land Cruiser.

Dengan demikian, Baby Land Cruiser tidak sekadar mengambil platform yang sudah ada. Bagian platform disebut telah dibuat lebih refined untuk mendukung karakter mobil yang ditujukan sebagai kendaraan offroad.

Dari tampilan depan, kemiripan dengan Hilux Rangga cukup terlihat. Desain lampunya sekilas memiliki bentuk yang serupa. Meski begitu, Baby Land Cruiser mempunyai sejumlah detail berbeda yang membuat tampilannya tetap memiliki identitas sendiri.

Lampu utama berada di bagian tengah dengan teknologi proyektor, sedangkan DRL ditempatkan di sisi lampu. Fog lamp juga tetap tersedia pada bagian bawah. Area bumper dibuat dengan bentuk kotak dan dilengkapi kamera serta sensor.

Sistem radar pada unit tersebut belum dapat dipastikan. Pasalnya, kendaraan yang dipamerkan masih berstatus prototype sehingga sejumlah detail teknis belum final.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Dikaitkan dengan Aspar, Unggahan Bersama Quiles Bikin Rumor Makin Kuat

Detail Bodi Dibuat Lebih Berkarakter

Karakter Land Cruiser semakin terlihat pada bagian kap mesin. Tarikan garis pada kap disebut mengingatkan pada Land Cruiser 250 atau Prado.

Sisi bodinya juga mendapat pahatan yang tegas. Aksen hitam gloss digunakan pada sejumlah bagian, termasuk beberapa elemen eksterior. Pada bagian bawah pintu terdapat side body molding, sementara footstep tersedia untuk membantu akses menuju kabin.

Peleknya menggunakan desain hitam gloss berukuran 18 inci. Ban yang digunakan berukuran 265/60 R18 dengan merek Michelin Primacy SUV.

Bagian suspensi juga menjadi salah satu detail penting. Baby Land Cruiser menggunakan double wishbone di bagian depan dan multilink di belakang. Konfigurasi tersebut disebut memiliki kemiripan dengan suspensi Land Cruiser 250.

Sementara bagian belakang mempertahankan bentuk SUV yang cukup khas. Lampu belakang ditempatkan cukup tinggi dan dibuat dengan desain tiga dimensi. Pintu belakang juga masih menggunakan konde sebagai salah satu elemen visual.

Secara dimensi, panjang kendaraan berada di kisaran 4,7 meter. Bentuk bodinya yang tinggi dan cenderung kotak membuat ruang kabin bagian belakang tetap menawarkan ruang kaki serta ruang kepala yang cukup baik.

Interior Fungsional dan Peluang Mesin Diesel

Masuk ke kabin, nuansa Land Cruiser 250 kembali terasa. Bentuk setir, sejumlah tombol, tuas transmisi, hingga pengaturan AC memiliki desain yang mengingatkan pada Land Cruiser 250.

Namun, interior prototype tersebut didominasi material plastik. Pendekatan ini dinilai lebih mengutamakan fungsi, terutama karena kendaraan diarahkan untuk penggunaan offroad. Bagian tertentu seperti area atas panel pintu depan masih menggunakan material yang lebih lembut, tetapi bagian belakang lebih banyak menggunakan plastik.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Dikaitkan dengan Aspar, Unggahan Bersama Quiles Bikin Rumor Makin Kuat

Untuk baris kedua, tersedia tiga headrest. Ruang kaki dan kepala masih tergolong lega berkat dimensi serta bentuk bodi kendaraan. Namun, belum tersedia armrest tengah dan saluran AC belakang tidak terlihat pada unit tersebut.

Di sektor mesin, Baby Land Cruiser menggunakan mesin 2TR-FE berkapasitas 2.700 cc. Sementara untuk pilihan diesel, peluang pengembangannya masih terbuka.

Dalam pembahasan tersebut disebutkan bahwa mesin diesel bisa saja dikembangkan menggunakan basis 1GD, 2GD, maupun 1GD yang mendapatkan penyetelan khusus. Namun, realisasinya akan bergantung pada kebutuhan atau permintaan.

Harga dan positioning Baby Land Cruiser juga belum diungkap. Dengan status masih prototype, sejumlah spesifikasi masih menunggu informasi lebih lanjut.

Kombinasi basis IMV, desain yang mengingatkan pada Hilux Rangga, serta elemen Land Cruiser membuat mobil ini memiliki karakter tersendiri. Di sisi lain, peluang hadirnya mesin diesel menjadi salah satu aspek yang masih dinantikan dari Baby Land Cruiser.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : AutometMagz
mesin diesel Baby Land Cruiser Toyota Land Cruiser FJ Hilux Rangga Land Cruiser 250