JAKARTA - Samsung S26 Ultra menunjukkan sejumlah keunggulan setelah digunakan selama tiga bulan. Selain desain yang dinilai tetap menarik, smartphone ini memiliki beberapa fitur yang benar-benar digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Salah satunya adalah Privacy Display yang membantu menjaga tampilan layar dari pandangan orang di sekitar.
Penggunaan dalam jangka waktu lebih lama juga memperlihatkan fitur mana yang benar-benar berguna dan mana yang hanya sesekali digunakan. Samsung S26 Ultra masih dinilai mampu memenuhi kebutuhan harian, mulai dari membuka media sosial, menonton YouTube, browsing, mengambil foto dan video, hingga menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.
Dari sisi desain, Samsung S26 Ultra masih mendapat penilaian positif. Warna Cobalt Violet menjadi salah satu bagian yang disukai karena tampilannya dapat berubah tergantung pencahayaan. Pada kondisi tertentu, warna tersebut terlihat ungu, sementara dari sudut atau pencahayaan berbeda dapat terlihat abu-abu maupun kebiru-biruan.
Selama tiga bulan, bodi perangkat juga disebut masih mulus. Tidak terdapat baret pada frame, port maupun tombol. Smartphone tersebut sempat terjatuh dari meja, tetapi kondisi perangkat tetap baik karena ketika kejadian berlangsung ponsel menggunakan case.
Baca Juga: Aquascape Iwagumi Sederhana Bisa Tanpa CO2, Ini Kunci Perawatannya
Bentuk sudut yang lebih membulat juga membuat Samsung S26 Ultra terasa nyaman ketika digunakan dengan satu tangan. Mode satu tangan semakin membantu ketika pengguna hanya ingin mengoperasikan perangkat menggunakan satu tangan.
Meski demikian, desain kamera yang menonjol memiliki kekurangan. Ketika diletakkan di atas meja, ponsel dapat bergoyang saat layar disentuh. Kondisi tersebut bahkan masih terjadi ketika perangkat sudah menggunakan case.
Privacy Display Jadi Fitur Andalan
Dari sejumlah fitur yang tersedia, Privacy Display menjadi salah satu yang paling sering digunakan. Fitur ini tidak dibuat aktif sepanjang waktu, melainkan diatur untuk bekerja ketika membuka aplikasi tertentu.
Aplikasi banking, WhatsApp dan email termasuk yang dipasangkan dengan Privacy Display. Fitur tersebut juga digunakan ketika mengetik PIN, pattern dan password. Notifikasi yang masuk pun dapat diatur agar memperoleh perlindungan serupa.
Maximum privacy protection juga diaktifkan untuk membuat tampilan dari sisi samping semakin sulit terlihat. Konsekuensinya, tampilan layar menjadi kurang kontras ketika perlindungan maksimum digunakan.
Meski begitu, kondisi tersebut dianggap tidak menjadi persoalan karena fungsi utama Privacy Display adalah menjaga informasi di layar. Fitur tersebut terasa berguna ketika menggunakan smartphone di tempat ramai, termasuk di pesawat atau kafe.
Pengaktifannya juga dapat dilakukan dengan menekan side button dua kali. Cara tersebut membuat fitur bisa digunakan dengan cepat tanpa harus membuka pengaturan secara manual.
Baterai Mampu Bertahan Seharian
Daya tahan baterai menjadi bagian lain yang mendapat penilaian positif. Dengan pola pemakaian yang didominasi media sosial, YouTube, browsing dan kamera, screen on time rata-rata berada di kisaran tujuh hingga delapan jam.
Ketika digunakan untuk mengambil foto dan video, membuka Maps serta menggunakan eSIM sepanjang hari saat berada di Jepang, baterai masih menyisakan 5 persen pada pukul 23.00.
Samsung S26 Ultra membawa baterai berkapasitas 5.000 mAh. Penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak disebut membuat konsumsi daya terasa efisien. Selama tiga bulan, perangkat juga disebut belum pernah sampai kehabisan baterai dalam satu hari penggunaan.
Pengisian daya menggunakan charger 45 watt juga dianggap sudah cukup cepat. Pengisian dari 16 persen menjadi 75 persen membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Baca Juga: Aquascape Iwagumi Sederhana Bisa Tanpa CO2, Ini Kunci Perawatannya
Kamera dan Performa Masih Kompetitif
Untuk fotografi, kamera Samsung S26 Ultra dinilai mampu menghasilkan foto dengan warna vibrant, ketajaman yang baik dan efek bokeh yang menarik. Kamera telefoto juga dianggap dapat diandalkan.
Penggunaan zoom untuk kebutuhan sehari-hari lebih disukai hingga 10X. Sementara itu, zoom 30X dinilai sudah terlihat terlalu digital dan banyak diproses AI. Meski demikian, tingkat pembesaran tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk melihat objek atau tulisan yang berada jauh.
Kualitas video menjadi salah satu bagian yang dinilai underrated. Dynamic range, stabilisasi dan ketajamannya disebut baik. Kamera telefoto 5X juga mampu menghasilkan video dengan detail dan kontras yang masih jelas dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Kekurangan lebih terasa pada kamera depan. Dalam kondisi low light, detail gambar mulai berkurang dan fokus terkadang meleset. Video dari kamera depan juga dinilai kurang dibandingkan beberapa perangkat lain, terutama dalam menghasilkan warna kulit yang lebih akurat.
Samsung S26 Ultra juga memiliki fitur AI yang beberapa kali digunakan, seperti Gemini, Circle to Search dan fitur penghapus objek pada foto. Sementara itu, fitur Quick Share untuk mengirim file langsung ke MacBook menjadi salah satu pembaruan software yang dinilai membantu.
Secara keseluruhan, Samsung S26 Ultra masih dianggap sebagai smartphone yang andal untuk penggunaan harian. Namun, bagi pemilik S25 Ultra atau S24 Ultra, peningkatan ke perangkat ini dinilai belum mendesak. Sebaliknya, pengguna yang datang dari smartphone lebih lama atau baru ingin memiliki flagship dapat mempertimbangkan S26 Ultra sebagai perangkat harian.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Brian Solid