JAKARTA - Samsung Galaxy S26 Ultra disebut sebagai smartphone flagship yang mengambil pendekatan aman, tetapi tetap menawarkan sejumlah peningkatan penting. Setelah melalui berbagai pengujian, perangkat ini dinilai unggul dalam konsistensi kamera, performa, software, daya tahan baterai, serta fitur seperti privacy display dan S Pen.
Penilaian tersebut bukan berarti Samsung Galaxy S26 Ultra tidak memiliki kekurangan. Beberapa bagian justru masih menjadi catatan, terutama kamera selfie, kamera telefoto tiga kali, fungsi Bluetooth pada S Pen, serta harga yang mengalami kenaikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Salah satu kekuatan utama perangkat ini berada pada pengalaman kamera. Perubahan hardware memang tidak terlalu banyak terlihat dari spesifikasi, tetapi aperture kamera utama meningkat dari F1.7 menjadi F1.4. Kamera telefoto lima kali juga mengalami perubahan aperture dari F3.4 menjadi F2.9.
Kamera ultrawide tetap menggunakan resolusi 50 megapiksel seperti generasi sebelumnya. Namun, kemampuan perekaman video menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian. Kamera utama, ultrawide, hingga telefoto lima kali dapat digunakan untuk merekam video 8K 30 fps.
Kamera ultrawide bahkan disebut menjadi salah satu yang terbaik di ranah Android ketika video tersebut dibuat. Selain sudut pandangnya yang sangat lebar, dynamic range dan stabilisasinya juga dinilai mampu memberikan hasil konsisten.
Baca Juga: Aquascape Iwagumi Sederhana Ternyata Bisa Tanpa CO2, Begini Cara Merawatnya
Fitur Kamera Jadi Nilai Tambah
Samsung Galaxy S26 Ultra juga memiliki Camera Assistant yang menyediakan banyak pengaturan tambahan. Fitur tersebut mencakup pengaturan autofokus, sensitivitas, minimum shutter speed, audio monitoring, codec APV, hingga sejumlah opsi teknis lainnya.
Ada pula Horizon Lock yang memungkinkan posisi horizon tetap terkunci meski ponsel diputar. Fitur ini dapat digunakan melalui kamera utama maupun ultrawide dan mendukung resolusi hingga QHD 60 fps.
Namun, sektor kamera belum sepenuhnya sempurna. Kamera selfie masih dinilai membutuhkan peningkatan sensor, terutama untuk perekaman video dalam kondisi minim cahaya. Kamera telefoto tiga kali juga dinilai sudah waktunya mendapatkan sensor baru dan kemampuan telemakro.
Pada kamera telefoto lima kali, pengujian menemukan warna yang cenderung kehijauan ketika digunakan merekam 4K 60 fps dalam kondisi low light. Kondisi tersebut tidak muncul ketika menggunakan 30 fps sehingga masih ada kemungkinan persoalan tersebut berkaitan dengan perangkat lunak.
Fitur privacy display menjadi inovasi lain yang paling menonjol. Teknologi ini dapat membatasi sudut pandang layar sehingga isi perangkat lebih sulit dibaca oleh orang dari samping.
Terdapat mode biasa dan mode maksimal. Pada mode maksimal, konten menjadi lebih sulit dibaca dari samping, tetapi kontras dan kecerahan layar ikut menurun. Privacy display juga dapat diatur untuk aplikasi tertentu, misalnya perbankan dan percakapan.
Bagi pengguna yang mengutamakan privasi ketika berada di tempat umum, fitur ini menjadi salah satu pembeda Samsung Galaxy S26 Ultra.
Performa dan Baterai Tetap Kuat
Untuk performa, Samsung Galaxy S26 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Unit yang diuji memiliki pilihan RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB serta RAM 16 GB dengan penyimpanan 1 TB.
Pengujian gaming menunjukkan sejumlah permainan dapat berjalan hingga 120 fps. Pada game berat, perangkat juga mampu mempertahankan performa tinggi tanpa bantuan kipas tambahan. Suhu layar saat pengujian tertentu berada sekitar 39 derajat Celsius, sedangkan pada permainan lain mencapai sekitar 42 derajat Celsius di layar dan 43 derajat Celsius di bagian belakang.
Baterainya berkapasitas 5.000 mAh. Meski angka tersebut tidak sebesar beberapa smartphone lain, daya tahannya dinilai tetap kompetitif.
Dalam pengujian YouTube lokal, unit 256 GB mampu bertahan selama 27 jam 16 menit. Streaming YouTube selama satu jam mengurangi baterai sekitar 5 persen, sedangkan penggunaan TikTok selama satu jam mengurangi sekitar 10 persen dalam mode normal.
Untuk pengisian daya, charger 25 watt membutuhkan sekitar 1 jam 6 menit dari kondisi kosong hingga penuh. Charger 45 watt membutuhkan sekitar 53 menit, sementara charger 60 watt sekitar 51 menit.
Baca Juga: Aquascape Iwagumi Sederhana Ternyata Bisa Tanpa CO2, Begini Cara Merawatnya
Samsung Galaxy S26 Ultra juga masih mempertahankan One UI sebagai salah satu keunggulan. Pengalaman software dinilai cocok untuk pengguna biasa maupun pengguna yang gemar mengeksplorasi fitur. Dukungan Good Lock, Camera Assistant, fitur AI, serta pembaruan Android dan keamanan selama tujuh tahun turut menjadi nilai tambah.
Dengan berbagai kelebihan tersebut, perangkat ini dinilai cocok untuk pengguna yang membutuhkan smartphone flagship untuk bekerja, membuat konten, bermain game, maupun aktivitas harian.
Pengguna Samsung Galaxy S24 Ultra masih dianggap memiliki perangkat yang mumpuni, meski peningkatan performa, bobot, dan fitur baru dapat menjadi alasan untuk melakukan upgrade. Sementara pengguna S25 Ultra dinilai belum perlu terburu-buru berganti perangkat, kecuali memang mengincar fitur privacy display.
Bagi pengguna S23 Ultra atau generasi yang lebih lama, peningkatan performa, kamera, dan software pada Samsung Galaxy S26 Ultra dinilai akan lebih terasa. Pada akhirnya, daya tarik perangkat ini bukan hanya terletak pada spesifikasi, tetapi pada pengalaman penggunaan yang konsisten dan fitur yang lengkap.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Deny Irvan