JAKARTA - Vivo Y17 8/256 muncul sebagai pilihan ponsel murah dengan harga sekitar Rp600 ribuan. Penawaran tersebut terlihat menarik karena perangkat diklaim membawa RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB.
Namun, hasil pengecekan yang dilakukan kanal YouTube Review Murah menunjukkan informasi berbeda. Unit yang diuji justru terdeteksi hanya memiliki RAM 4 GB dan memori internal 64 GB. Perbedaan tersebut terlihat setelah spesifikasi hardware diperiksa menggunakan aplikasi khusus.
Dalam video, kreator sejak awal menyebut unit Vivo Y17 tersebut sebagai barang refurbished atau rekondisi dan unofficial. Karena itu, pengujian tidak hanya dilakukan dari tampilan fisik, tetapi juga dengan memeriksa informasi perangkat yang sebenarnya.
Pengecekan pertama menggunakan aplikasi DFKC. Pada bagian informasi perangkat, RAM tercatat sebesar 4 GB dan ROM 64 GB. Kreator kemudian menggunakan AIDA64 untuk melakukan pengecekan tambahan.
Hasil AIDA64 kembali menunjukkan RAM 4 GB dengan tipe LPDDR3. Sementara penyimpanan internal yang terbaca sekitar 48,41 GB dari kapasitas keseluruhan 64 GB. Hasil dua aplikasi tersebut membuat konfigurasi perangkat lebih sesuai dengan 4/64 GB.
Baca Juga: 10 HP Oppo RAM 8/256 GB, Ada yang Baterai 7.000 mAh
Label 8/256 GB di Kemasan
Perbedaan paling mencolok terdapat pada informasi yang tercetak di kotak. Kemasan tersebut menuliskan “8 GB RAM” dan “256 GB ROM”. Sementara hasil pemeriksaan pada perangkat menunjukkan angka yang jauh lebih kecil.
Bagian depan kotak menampilkan tulisan Vivo Y17 serta informasi baterai 5.000 mAh. Bagian belakangnya tidak memuat spesifikasi secara lengkap. Hanya terdapat tulisan Vivo Y17, 8 GB RAM, 256 GB ROM, serta simbol 0700.
Kelengkapan di dalam kotak terdiri atas unit ponsel, softcase transparan, kepala charger, kabel micro USB, SIM ejector, dan buku panduan. Buku yang disertakan disebut tidak memberikan keterangan model dan spesifikasi secara lengkap.
Kreator juga menyoroti kepala charger yang terasa sangat ringan. Sementara perangkat ketika dinyalakan masih menunjukkan tampilan khas Vivo generasi lama.
Secara fisik, Vivo Y17 memiliki tombol power dan volume di sisi kanan. Bagian bawah berisi jack headphone 3,5 mm, mikrofon, port micro USB, dan speaker. Ponsel tersebut juga menggunakan tray tiga slot yang dapat menampung dua nano-SIM dan satu kartu microSD.
Bagian belakang membawa tiga kamera dengan lampu flash serta sensor fingerprint. Nomor IMEI pada kotak dan perangkat disebut sesuai ketika diperiksa.
Baca Juga: HP Oppo RAM 8/256 GB Terbaik 2026, Ini 10 Pilihan dan Harganya
Helio P35 dan Layar 60Hz
Untuk hardware utama, Vivo Y17 menggunakan MediaTek Helio P35. Chipset tersebut memiliki prosesor octa-core dengan fabrikasi 12 nm dan arsitektur 64-bit. Pengolah grafisnya menggunakan PowerVR Rogue GE8320.
Layarnya berukuran 6,36 inci dengan resolusi 720 x 1544 piksel atau HD+. Refresh rate yang digunakan masih 60Hz. Kreator menilai aktivitas seperti WhatsApp, YouTube, dan TikTok masih bisa dilakukan, tetapi scrolling tidak terasa terlalu mulus.
Perangkat juga membawa baterai 5.000 mAh. Fitur yang tersedia mencakup OTG, GPS, fingerprint, dan Face ID. NFC serta infrared tidak tersedia.
Untuk sensor gyroscope, perangkat mendeteksi gyroscope virtual atau berbasis software. Menurut kreator, kondisi tersebut kurang ideal bagi pengguna yang membutuhkan gyroscope untuk bermain PUBG Mobile.
Sektor kamera terdiri dari kamera belakang 13 MP dan kamera depan 8 MP. Kemampuan perekaman video maksimal 1080p 30fps. Kamera belakang menyediakan mode foto, video, panorama, profesional, dan beauty.
Kamera wide menjadi salah satu bagian yang mendapat kritik. Hasilnya dinilai cukup buram. Pada awal pengujian, kreator menemukan plastik pelindung masih menempel di area kamera. Setelah dilepas, hasil gambar membaik, tetapi ketajamannya tetap dinilai belum memuaskan.
Speaker juga mendapat penilaian kurang baik karena suara dianggap tidak terlalu keras, cenderung teredam, dan kurang jernih.
Berdasarkan keseluruhan pengujian, Review Murah menyarankan calon pembeli berhati-hati dengan Vivo Y17 8/256 yang dijual sekitar Rp600 ribuan. Pasalnya, kapasitas 8/256 GB yang tercantum di kemasan tidak sesuai dengan hasil pengecekan hardware pada unit yang diuji.
Kreator lebih menyarankan konsumen dengan anggaran di bawah Rp700 ribu untuk menambah dana atau mencari ponsel resmi bekas. Dengan begitu, pembeli tidak hanya mengejar angka RAM dan penyimpanan besar yang tercantum pada kemasan.
Editor : M. Helmi Nurhisam