ROG Zephyrus Duo GX651A, Laptop Rp130 Juta dengan Dua Layar OLED 3K

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 19:25 WIB
ROG Zephyrus Duo GX651A Rp130 juta membawa dua layar OLED 16 inci 3K, RTX 5090 24 GB, RAM 64 GB dan SSD PCIe Gen 5 2 TB.(Pinterest)
ROG Zephyrus Duo GX651A Rp130 juta membawa dua layar OLED 16 inci 3K, RTX 5090 24 GB, RAM 64 GB dan SSD PCIe Gen 5 2 TB.(Pinterest)

JAKARTA - ASUS menghadirkan ROG Zephyrus Duo GX651A sebagai laptop gaming premium dengan konsep yang berbeda dari kebanyakan perangkat sekelasnya. Laptop ini tidak hanya dibekali hardware kelas atas, tetapi juga membawa dua layar OLED berukuran 16 inci yang bisa digunakan secara bersamaan.

Dalam video ulasan David dari GadgetIn, ROG Zephyrus Duo GX651A disebut memiliki harga sekitar Rp130 juta. Unit yang diuji merupakan perangkat pinjaman dari ASUS Indonesia sehingga harga tersebut menjadi gambaran kelas produk yang sedang diuji, bukan pembelian pribadi reviewer.

Dengan harga sembilan digit, perangkat ini membawa Intel Core Ultra 9 386H, NVIDIA GeForce RTX 5090 dengan VRAM 24 GB, RAM 64 GB, serta SSD PCIe Gen 5 berkapasitas 2 TB.

Konsep dua layar menjadi alasan utama laptop ini memiliki nama Duo. ASUS sebelumnya sudah menerapkan konsep serupa pada beberapa laptop, tetapi ROG Zephyrus Duo GX651A membawa pendekatan tersebut ke kelas gaming dengan spesifikasi yang jauh lebih tinggi.

Baca Juga: Vivo Y17 8/256 Dijual Rp600 Ribuan, Hasil Cek Spesifikasi Justru Berbeda

Dua Layar OLED 16 Inci

Bagian yang paling menarik dari ROG Zephyrus Duo GX651A adalah dua panel OLED 16 inci yang terpasang di dalam satu perangkat. Kedua layar tersebut memiliki spesifikasi yang sama dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Resolusinya mencapai 3K dengan refresh rate 120Hz dan response time 0,2 milidetik. Layarnya juga mendukung touchscreen, HDR hingga 1.100 nits, VESA HDR, G-Sync, serta perlindungan Corning Gorilla Glass DXC.

Pengguna dapat mengatur kedua layar dalam beberapa konfigurasi. Mode extend memungkinkan area kerja menjadi lebih luas, sedangkan duplicate dapat menampilkan konten yang sama pada kedua panel.

ASUS juga menyediakan ScreenXpert untuk mengatur berbagai fungsi layar. Pengguna bisa menentukan aplikasi yang ditampilkan di layar atas maupun bawah dengan lebih fleksibel.

Kedua panel juga dapat digunakan untuk sharing mode. Laptop bisa diposisikan sedemikian rupa sehingga tampilan di salah satu layar dapat diperlihatkan kepada orang lain.

Engsel perangkat menjadi salah satu komponen yang mendukung fleksibilitas tersebut. ROG Zephyrus Duo GX651A dapat dibuka hingga sekitar 320 derajat sehingga dapat digunakan dalam beberapa posisi.

David mengakui konsep tersebut menarik, meski masih terdapat jarak bezel yang cukup terlihat di antara layar atas dan bawah. Bagian ini dinilai belum serapat sistem layar pada Zenbook Duo generasi terbaru.

Performa Kelas Flagship

Dari sisi hardware, ROG Zephyrus Duo GX651A tidak main-main. Laptop ini menggunakan Intel Core Ultra 9 386H yang memiliki beberapa jenis core untuk menyesuaikan kebutuhan performa dan efisiensi.

Saat beban kerja ringan seperti membuka browser atau aplikasi, core dengan konsumsi daya rendah dapat digunakan. Sementara pekerjaan berat seperti editing dan rendering dapat memanfaatkan performance core.

Untuk grafis, NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU menjadi komponen utama. GPU tersebut memiliki VRAM 24 GB dengan TGP 150 watt.

RAM 64 GB LPDDR5X juga menjadi bagian dari konfigurasi premium. Kapasitas RAM tersebut sudah onboard sehingga tidak dapat di-upgrade.

Penyimpanan menggunakan SSD PCIe Gen 5 berkapasitas 2 TB. Dalam ulasan, kecepatannya disebut mencapai sekitar 13.000 MB per detik. ASUS juga memberikan slot SSD kedua untuk pengguna yang membutuhkan kapasitas tambahan.

Kemampuan gaming laptop ini terlihat ketika David memainkan Forza Horizon dengan pengaturan grafis tinggi. Frame rate berada di kisaran 80–118 FPS, termasuk saat resolusi tinggi dan ray tracing digunakan.

Beberapa game lain juga diuji, termasuk game AAA dan esports. Hasil pengujian menunjukkan RTX 5090 mampu memberikan frame rate tinggi dalam berbagai skenario.

Baca Juga: Vivo Y17 8/256 Harga Rp600 Ribuan, Cek DFKC dan AIDA64 Ungkap Fakta Ini

Cooling Serius untuk Hardware Kencang

ASUS membekali laptop ini dengan sistem pendinginan yang cukup kompleks. Di dalamnya terdapat liquid metal, vapor chamber, dan graphite sheet.

Dalam pengujian stress test, performa tercatat sekitar 98,2 persen. Suhu GPU berada di sekitar 72 derajat Celsius, sedangkan CPU mencapai sekitar 70 derajat Celsius.

Ketika digunakan untuk rendering, kipas laptop memang terdengar cukup keras. Namun, putaran kipas dapat turun kembali setelah pekerjaan berat selesai.

David menguji rendering video 4K melalui Adobe Premiere. Video berdurasi sekitar 5,5 menit dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1 menit 5 detik. Pengujian video sekitar 10 menit membutuhkan waktu sekitar 2 menit 10 detik.

Menariknya, dalam perbandingan yang dilakukan timnya, laptop tersebut sempat menghasilkan waktu rendering lebih cepat daripada PC editing mereka. Meski begitu, David menekankan bahwa raw power PC desktop tetap lebih tinggi ketika dibandingkan melalui benchmark.

Untuk baterai, ROG Zephyrus Duo GX651A memiliki kapasitas 90 Wh. Setelah digunakan sekitar satu jam dengan kedua layar aktif dan tingkat kecerahan cukup tinggi, indikator baterai masih menunjukkan sekitar 81 persen dalam pengujian.

Laptop ini memiliki bobot sekitar 2,8–2,9 kilogram. Bobot tersebut cukup berat, tetapi masih sejalan dengan komponen dan konstruksi yang dibawanya.

Selain hardware utama, ASUS menyediakan keyboard detachable dengan RGB, koneksi Thunderbolt 4, USB Type-A, HDMI 2.1, SD card reader, audio combo jack, serta dukungan charger hingga 250–300 watt. Tersedia pula adaptor USB Type-C 100 watt untuk penggunaan dengan kebutuhan daya lebih ringan.

Dari keseluruhan pengujian, ROG Zephyrus Duo GX651A menawarkan paket yang sangat spesifik. Performa tinggi, dua layar OLED 16 inci, RAM 64 GB, RTX 5090, dan desain khas ROG menjadi daya tarik utama.

Kekurangannya justru berada pada beberapa aspek yang lebih sederhana. Speaker dinilai belum terlalu istimewa dan webcam juga tidak menjadi bagian yang paling menonjol.

Dengan harga sekitar Rp130 juta, laptop ini jelas bukan perangkat untuk pengguna yang sekadar membutuhkan laptop harian. ROG Zephyrus Duo GX651A lebih ditujukan kepada mereka yang memang membutuhkan performa tinggi sekaligus menginginkan pengalaman dual-screen yang sulit ditemukan pada laptop gaming lain.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : gadgetin
ROG Zephyrus Duo GX651A ASUS ROG RTX 5090 laptop gaming Rp130 juta laptop dual screen