JAKARTA - iOS 27 membawa sejumlah perubahan yang membuat penggunaan iPhone terasa berbeda. Dalam video yang membahas 20 fitur baru, pembaruan ini menunjukkan peningkatan pada tampilan lock screen, home screen, Siri, Visual Intelligence, aplikasi Foto, Kamera, Safari hingga pembuatan shortcut berbasis AI.
Salah satu perubahan yang langsung terlihat ada pada lock screen. Pengguna kini dapat mengatur tampilan jam agar lebih minimalis. Opsi tersebut dapat digunakan untuk membuat wallpaper lebih menonjol sehingga tampilan layar kunci terasa lebih bersih.
iOS 27 juga menghadirkan fitur background extend untuk wallpaper. Pengguna dapat memperluas area foto dengan melakukan pinch out. Bagian kosong yang muncul kemudian dapat dibuat menggunakan AI sehingga gambar dapat menyesuaikan ruang pada layar.
Kustomisasi wallpaper juga semakin luas melalui Image Playground. Pengguna dapat mendeskripsikan wallpaper yang ingin dibuat, kemudian sistem akan menghasilkan gambar sesuai deskripsi. Pilihan gaya yang tersedia mencakup animasi, ilustrasi, sketch hingga penggunaan ChatGPT.
Wallpaper baru di iOS 27 juga disebut dapat berubah secara dinamis. Tampilan animasi dapat mengikuti perubahan waktu, seperti siang, sore, dan malam.
Baca Juga: Jogging Track 400 Meter Dibangun di Tlumpu, Anggaran Rp230 Juta, Ditarget Rampung 2,5 Bulan
Liquid Glass dan Widget Musik
Perubahan berikutnya terlihat pada tampilan home screen melalui efek Liquid Glass. Pengguna dapat mengatur tingkat transparansi efek tersebut sesuai kebutuhan. Pengaturan ini memungkinkan tampilan dibuat lebih jelas atau lebih transparan.
Apple juga memperbarui sejumlah elemen antarmuka, mulai dari tombol, ikon aplikasi, hingga navigation bar. Dalam pengujian yang disampaikan pembuat video, efisiensi baterai pada versi yang digunakan disebut tetap terasa baik setelah melalui tahap beta hingga RC.
iOS 27 turut membawa widget musik berukuran besar yang menampilkan musik yang baru diputar. Widget tersebut dapat ditambahkan dari menu edit widget pada iPhone.
Siri dan Visual Intelligence Makin Terintegrasi
Salah satu perubahan yang paling banyak disorot adalah Siri. Dalam transkrip, Siri disebut sudah dapat menggunakan bahasa Indonesia, meski pengguna perlu memakai mode mengetik untuk berinteraksi menggunakan bahasa tersebut.
Siri juga memiliki aplikasi tersendiri yang dapat menyimpan hasil percakapan. Kemampuan asistennya disebut semakin berkembang, termasuk membantu membuat skrip, judul, dan kebutuhan lainnya.
Fitur on-screen awareness menjadi peningkatan lain pada Siri. Sistem dapat membaca informasi yang terdapat di layar iPhone sehingga pengguna dapat meminta bantuan berdasarkan konten yang sedang ditampilkan.
Visual Intelligence juga mendapat peningkatan. Fitur ini kini terintegrasi dengan kamera sehingga pengguna dapat mengarahkan kamera ke objek tertentu untuk mendapatkan informasi. Contohnya, informasi mengenai makanan dapat menampilkan detail nutrisi dan membantu merangkum resep.
Namun, salah satu fitur Visual Intelligence yang dapat menghitung pembagian tagihan disebut belum tersedia di Indonesia dan baru digunakan untuk wilayah Amerika Serikat.
Edit Foto dan Shortcut Berbasis AI
Aplikasi Foto mendapatkan sejumlah fitur baru, termasuk Clean Up, Extend, dan Reframe. Clean Up disebut menjadi lebih cepat dan akurat untuk menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto.
Fitur Extend memungkinkan pengguna memperbesar latar belakang foto. Ketika area gambar diperluas, AI akan menghasilkan bagian tambahan untuk mengisi ruang kosong.
Sementara itu, Reframe dapat digunakan untuk mengubah komposisi foto. Pengguna dapat melakukan zoom, menggeser posisi gambar ke kiri, kanan, atas, atau bawah sebelum AI memproses hasil akhirnya.
Aplikasi Kamera juga memperoleh opsi untuk mengatur toolbar. Pengguna dapat memilih dan menempatkan menu sesuai kebutuhan, baik pada mode foto maupun video.
Baca Juga: Jogging Track 400 Meter Dibangun di Tlumpu, Anggaran Rp230 Juta, Ditarget Rampung 2,5 Bulan
Safari tidak luput dari perubahan. Browser ini disebut dapat mengelompokkan tab secara otomatis berdasarkan kategori informasi yang sering dicari pengguna. Selain itu, performa saat membuka banyak tab diklaim lebih efisien.
Fitur lain yang menarik adalah pembuatan shortcut menggunakan deskripsi bahasa natural. Pengguna cukup menjelaskan tindakan yang ingin dibuat, lalu AI akan menghasilkan shortcut secara otomatis.
Spotlight Search juga mendapat peningkatan. Pengguna dapat mencari pengaturan tertentu dengan mengetik kata yang berkaitan, sehingga tidak perlu membuka menu pengaturan secara manual.
Terakhir, pengaturan suara kini dibuat lebih fleksibel. Volume untuk ringtone, alarm dan timer, serta notifikasi dapat diatur secara terpisah. Perubahan tersebut memberikan pilihan yang lebih luas bagi pengguna dalam menyesuaikan suara iPhone.
Secara keseluruhan, iOS 27 dalam video tersebut menunjukkan fokus Apple pada personalisasi, kecerdasan buatan, efisiensi, serta kemudahan penggunaan. Sejumlah fitur baru juga masih memiliki keterbatasan ketersediaan wilayah, sehingga pengalaman pengguna dapat berbeda tergantung fitur yang digunakan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : iamcheris ios