JAKARTA - iOS 27 membawa sederet pembaruan yang mengubah sejumlah cara pengguna berinteraksi dengan iPhone. Berdasarkan pembahasan dalam video, sistem operasi ini menghadirkan perubahan pada tampilan lock screen, Liquid Glass, Siri, Visual Intelligence, aplikasi Foto, Kamera, Safari, Spotlight Search hingga shortcut berbasis AI.
Salah satu perubahan yang paling mudah terlihat berada pada lock screen. Pengguna kini dapat membuat tampilan jam menjadi lebih minimalis. Pengaturan tersebut memungkinkan wallpaper menjadi lebih dominan sehingga tampilan layar kunci terlihat lebih sederhana.
Pengguna juga mendapatkan fitur background extend untuk memperluas tampilan wallpaper. Ketika gambar tidak memenuhi area layar, pengguna dapat melakukan pinch out. Sistem kemudian menggunakan AI untuk menghasilkan bagian gambar tambahan sehingga area kosong dapat terisi secara otomatis.
Kustomisasi wallpaper semakin menarik melalui Image Playground. Pengguna dapat menuliskan deskripsi mengenai gambar yang ingin dibuat. Setelah itu, sistem akan menghasilkan wallpaper berdasarkan instruksi tersebut.
Tersedia pula beberapa pilihan gaya, seperti animasi, ilustrasi, sketch dan opsi menggunakan ChatGPT. Selain itu, iOS 27 menghadirkan wallpaper yang dapat berubah mengikuti waktu sehingga tampilannya bisa berbeda ketika siang, sore maupun malam.
Baca Juga: 15 Desain Kamar Anak Simpel dan Kekinian, Ada Konsep Playground
Liquid Glass Bisa Diatur
Pada bagian home screen, efek Liquid Glass menjadi salah satu perubahan yang cukup menonjol. Pengguna dapat mengatur tingkat transparansi tampilan tersebut sesuai preferensi.
Pengaturan itu memungkinkan pengguna memilih tampilan yang lebih jelas atau lebih transparan. Apple juga melakukan pembaruan pada berbagai elemen antarmuka, termasuk tombol, ikon aplikasi dan navigation bar.
Dalam pengujian yang disampaikan pembuat video, efisiensi baterai menjadi salah satu hal yang turut diperhatikan. Setelah digunakan dari versi beta hingga RC, baterai disebut masih terasa irit dalam pemakaian yang dilakukan.
iOS 27 juga menambahkan widget musik berukuran besar. Widget tersebut dapat menampilkan musik yang baru diputar dan dapat ditambahkan melalui menu pengaturan widget pada iPhone.
Siri Kini Mendukung Bahasa Indonesia
Pembaruan yang cukup besar hadir pada Siri. Dalam video tersebut, Siri disebut sudah dapat merespons menggunakan bahasa Indonesia melalui mode mengetik.
Siri juga hadir dengan aplikasi tersendiri yang dapat menyimpan percakapan pengguna. Kemampuan asisten tersebut disebut semakin luas, termasuk membantu membuat skrip dan judul untuk kebutuhan konten.
Fitur on-screen awareness menjadi salah satu kemampuan baru yang disorot. Siri dapat memahami informasi yang sedang muncul pada layar iPhone sehingga pengguna bisa meminta bantuan berdasarkan konten tersebut.
Visual Intelligence juga mendapatkan peningkatan. Fitur ini kini terintegrasi dengan kamera sehingga pengguna dapat mengarahkan kamera ke objek tertentu untuk memperoleh informasi.
Untuk makanan, misalnya, sistem dapat memberikan informasi mengenai nutrisi. Visual Intelligence juga disebut dapat membantu merangkum resep makanan.
Namun, terdapat fitur yang belum tersedia di Indonesia. Kemampuan untuk memotret tagihan dan menghitung pembagiannya disebut baru tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat.
Baca Juga: 15 Desain Kamar Anak Simpel dan Kekinian, Ada Konsep Playground
Edit Foto Mengandalkan AI
Aplikasi Foto mendapat beberapa fitur baru yang membuat proses pengeditan lebih fleksibel. Tiga fitur yang disorot adalah Clean Up, Extend dan Reframe.
Clean Up diklaim bekerja lebih cepat dan akurat ketika menghapus objek dari foto. Sementara Extend dapat memperluas latar belakang gambar menggunakan AI.
Fitur Reframe memungkinkan pengguna mengubah komposisi foto dengan melakukan zoom serta menggeser posisi gambar. Pengguna dapat menentukan bagian foto yang ingin ditonjolkan sebelum AI memproses hasil akhirnya.
Kamera iPhone juga mendapatkan opsi untuk mengatur toolbar. Menu yang sering digunakan dapat ditambahkan dan diposisikan sesuai kebutuhan. Pengaturan tersebut tersedia untuk mode foto maupun video.
Safari turut mendapat peningkatan dengan kemampuan mengelompokkan tab berdasarkan kategori yang sering dicari pengguna. Tab yang memiliki topik serupa dapat dikumpulkan dalam bagian tertentu sehingga lebih mudah dikelola.
Performa Safari juga menjadi perhatian. Dalam video tersebut, pembaruan ini disebut membuat penggunaan banyak tab lebih efisien dibandingkan sebelumnya.
Sementara itu, pembuatan shortcut kini dapat dilakukan dengan memberikan deskripsi menggunakan bahasa natural. Pengguna cukup menjelaskan tindakan yang diinginkan, kemudian AI akan membuat shortcut secara otomatis.
Spotlight Search juga semakin membantu pengguna menemukan pengaturan. Pengguna dapat mengetik nama fungsi tertentu dan sistem akan mengarahkan ke menu yang berkaitan.
Pada pengaturan suara, iOS 27 akhirnya memberikan opsi pengaturan volume secara terpisah untuk ringtone, alarm dan timer, serta notifikasi. Sebelumnya, beberapa pengaturan tersebut berada dalam satu kendali volume.
Berbagai perubahan tersebut menunjukkan bahwa iOS 27 tidak hanya berfokus pada tampilan, tetapi juga memperluas pemanfaatan AI dan memberikan lebih banyak kontrol kepada pengguna. Meski demikian, beberapa fitur masih memiliki keterbatasan berdasarkan wilayah ketersediaannya.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : iamcheris ios