Vivo V70 Resmi Dibahas, Upgrade dari V60 Bukan Sekadar Ganti Desain

Arsya Aulia Velinka Putri • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB
Vivo V70 hadir sebagai penyempurnaan V60 dengan desain premium, layar 1.5K, UFS 4.1, eSIM, baterai 6.500 mAh, dan fast charging 90W.
Vivo V70 hadir sebagai penyempurnaan V60 dengan desain premium, layar 1.5K, UFS 4.1, eSIM, baterai 6.500 mAh, dan fast charging 90W.

 

JAKARTA - Vivo V70 hadir sebagai penyempurnaan dari Vivo V60 dengan membawa sejumlah perubahan pada desain, layar, penyimpanan, hingga fitur tambahan. Meski begitu, sejumlah spesifikasi utama seperti chipset, kamera, dan baterai masih sama seperti generasi sebelumnya.

Dalam ulasan GadgetIn, Vivo V70 disebut sebagai versi pembaruan dari V60. Perubahan paling terlihat justru datang dari desain yang dibuat lebih premium. Rangka Vivo V70 kini menggunakan material metal, menggantikan material plastik pada V60.

Bentuk bodinya juga dibuat lebih kaku dan mengotak. Ukuran layarnya sedikit lebih kecil, yakni 6,59 inci, sehingga disebut lebih pas digenggam. Layar tersebut menggunakan desain flat dengan resolusi yang meningkat menjadi 1.5K.

Bagian kamera belakang juga mendapatkan perubahan tampilan. Modul kamera dibuat lebih mengotak dan menggunakan material metal agar senada dengan rangka bodi. Vivo menyediakan beberapa pilihan warna, termasuk Sandalwood Brown, Golden Hour, dan Alpine Grey.

Kamera Masih Mengandalkan Hardware yang Sama

Di sektor fotografi, Vivo V70 masih membawa konfigurasi yang hampir sama dengan V60. Kamera utama menggunakan sensor 50 MP dengan OIS dan lensa telephoto ZEISS 50 MP dengan OIS. Sementara itu, kamera ultrawide memiliki resolusi 8 MP.

Baca Juga: Cara Mendesain Fasad Rumah agar Lebih Sejuk di Tengah Cuaca Panas

Kamera depan juga masih beresolusi 50 MP. Dalam pengujian, kamera Vivo V70 mampu menghasilkan foto dengan warna yang kuat, terutama ketika menggunakan racikan warna ZEISS Vivid.

Kemampuan zoom hingga 3x masih menghasilkan foto dengan detail yang cukup jelas, termasuk ketika digunakan pada kondisi malam. Bahkan, zoom hingga 10x masih dinilai mampu mempertahankan detail tertentu.

Namun, keterbatasan terlihat pada kamera ultrawide 8 MP. Foto masih terlihat baik ketika dilihat secara keseluruhan, tetapi detail menurun cukup jauh ketika gambar diperbesar.

Untuk kamera depan, Vivo V70 sudah mendukung perekaman video hingga 4K 60fps. Namun, stabilisasi pada pengaturan tersebut masih terlihat kurang stabil. Ketika diturunkan menjadi 4K 30fps, hasil video menjadi lebih stabil.

Kamera belakang juga mendukung 4K 60fps. Stabilisasi dapat diaktifkan pada pengaturan tersebut, meski hasil video menjadi lebih banyak ter-crop.

Baca Juga: Bikin Taman Sendiri di Rumah Bisa Hemat Biaya, Ini Tahapan yang Dilakukan

Storage Naik, Chipset Tetap

Vivo V70 menggunakan chipset Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12 GB LPDDR5X, sama seperti V60. Perubahan justru terdapat pada jenis penyimpanan.

Jika V60 menggunakan UFS 2.2, Vivo V70 sudah beralih ke UFS 4.1. Dalam ulasan tersebut, peningkatan ini secara teori dapat membuat proses loading dan pekerjaan berat menjadi lebih cepat.

Untuk kapasitas penyimpanan, Vivo V70 tersedia dalam pilihan 256 GB. Sementara performa gaming masih berada di kelas yang sama karena chipsetnya tidak berubah.

Saat digunakan bermain Mobile Legends pada 90fps, performanya dapat berjalan stabil. Namun, ketika digunakan untuk memainkan Genshin Impact dengan pengaturan grafis menengah, frame rate masih naik turun di kisaran 30 hingga 60fps. Rata-rata yang diperoleh dalam pengujian selama 30 menit berada di sekitar 45fps.

Suhu tertinggi yang tercatat sekitar 45 derajat Celsius. Sementara baterainya tetap berkapasitas 6.500 mAh. Dalam pengujian, streaming YouTube selama satu jam menghabiskan sekitar 5–6 persen baterai, sedangkan bermain Mobile Legends selama 30 menit mengonsumsi sekitar 9 persen.

Pengisian daya juga menjadi salah satu keunggulan dengan dukungan 90W. Dalam waktu sekitar 30 menit, baterai dapat terisi hingga 61 persen dan pengisian penuh disebut tidak membutuhkan waktu sampai satu jam.

Vivo V70 juga membawa dukungan eSIM. Fitur ini dapat digunakan untuk pengguna yang ingin memakai nomor atau paket data secara digital tanpa mengandalkan SIM fisik.

Dari sisi software, Vivo V70 langsung menggunakan OriginOS. Vivo juga disebut memberikan dukungan pembaruan software hingga enam tahun untuk V60 dan V70.

Meski membawa sejumlah peningkatan, ulasan tersebut juga menyoroti speaker yang dinilai masih memiliki karakter suara tajam dengan treble tinggi. Mesin getarnya juga disebut masih terasa kurang premium.

Pada akhirnya, Vivo V70 membawa sejumlah perubahan dibandingkan V60, terutama dari desain, layar, storage, dan fitur eSIM. Namun, chipset, kamera, serta kapasitas baterainya masih sama.

Selisih harga kedua perangkat disebut sekitar Rp1,5 juta. Karena itu, pilihan antara V60 dan V70 dalam ulasan tersebut dikaitkan dengan kebutuhan pengguna. V60 masih menawarkan spesifikasi utama yang serupa, sedangkan V70 membawa sejumlah fitur tambahan dan desain yang lebih premium.

 

Source: Youtube/@GadgetIn

Editor : Arsya Aulia Velinka Putri
hp vivo Vivo V70