JAKARTA - Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition 2026 menggabungkan spesifikasi laptop gaming kelas atas dengan desain khusus bertema Piala Dunia. Perangkat ini mengandalkan prosesor Intel Core Ultra 9 275HX dan GPU Nvidia GeForce RTX 5070 Ti Laptop, serta layar OLED 16 inci dengan refresh rate 240 Hz.
Dalam ulasan yang dibagikan, laptop ini diuji untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bermain gim hingga pekerjaan kreatif seperti editing video dan rendering 3D. Lenovo menghadirkannya sebagai bagian dari kolaborasi perusahaan yang menjadi mitra teknologi resmi FIFA World Cup 2026.
Harga perangkat disebut sekitar Rp60 juta dalam ulasan. Dengan posisi tersebut, spesifikasi, fitur, dan kompromi pemakaian menjadi hal yang perlu diperhatikan calon pembeli.
Baca Juga: Daftar Harga HP Realme September 2026, Realme 16 Pro+ Dibanderol Rp8,9 Juta
Tampilan Eksklusif dengan Identitas FIFA
Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition 2026 menggunakan warna Eclipse Black dan bodi berbahan aluminium. Permukaannya mendapat finishing anodisasi dan sandblasting, sementara aksen FIFA World Cup 2026 pada bagian penutup memberikan identitas edisi khusus.
Nuansa gaming terlihat melalui pencahayaan RGB pada bodi dan keyboard. Perangkat ini memiliki lampu per tombol, termasuk aksen warna pastel pada tombol WASD. Pengulas menyebut permukaan laptop relatif tidak mudah memperlihatkan bekas sidik jari.
Di sisi lain, perangkat ini memiliki bobot sekitar 2,5 kilogram tanpa adaptor. Adaptor daya 400 watt yang berukuran besar turut menambah barang bawaan ketika laptop digunakan di luar rumah.
Karena itu, aspek portabilitas perlu diperhitungkan oleh pengguna yang sering berpindah tempat. Laptop ini lebih mudah diposisikan sebagai perangkat performa tinggi yang masih bisa dipindahkan, bukan laptop ringan untuk mobilitas harian.
OLED 16 Inci untuk Gaming dan Editing
Layar menjadi salah satu komponen utama yang ditawarkan Lenovo. Panel OLED berukuran 16 inci tersebut memiliki resolusi 2.5K, refresh rate 240 Hz, serta waktu respons yang diklaim kurang dari 0,5 milidetik.
Refresh rate tinggi mendukung tampilan gerakan yang lebih mulus saat bermain gim dengan frame rate tinggi. Sementara itu, panel OLED juga menjadi bagian penting bagi pengguna yang memperhatikan kualitas visual ketika menikmati konten atau mengerjakan materi kreatif.
Dalam ulasan, layar disebut mendukung Dolby Vision dan True Black 1000. Pengulas mengukur kecerahan tipikal sekitar 417 nits serta membahas cakupan warna yang luas. Beberapa angka cakupan warna dalam transkrip tidak sepenuhnya jelas, sehingga tidak dapat dipastikan secara rinci.
Lenovo juga menyematkan fitur perlindungan panel OLED, termasuk pixel shifting dan penyegaran panel saat laptop tidak digunakan. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu mengurangi risiko burn-in.
Intel Core Ultra 9 dan RTX 5070 Ti
Laptop ini menggunakan Intel Core Ultra 9 275HX dengan 24 core dan kecepatan hingga 5,4 GHz. Prosesor tersebut dilengkapi Intel AI Boost NPU yang disebut memiliki kemampuan hingga 13 TOPS.
Untuk grafis, Lenovo mengandalkan Nvidia GeForce RTX 5070 Ti Laptop GPU dengan VRAM 12 GB dan TGP hingga 140 watt. Ulasan juga menyinggung fitur generasi RTX 50, termasuk DLSS 4 dan Multi Frame Generation.
Konfigurasi memori mencakup RAM DDR5-6400 sebesar 32 GB dalam dual-channel. Penyimpanan internal menggunakan SSD NVMe PCIe Gen4 berkapasitas 1 TB. Tersedia satu slot M.2 tambahan yang masih kosong untuk ekspansi.
Kombinasi prosesor, GPU, RAM, dan SSD ini ditujukan untuk menangani beban kerja berat. Namun, performa aktual tetap bergantung pada aplikasi, pengaturan, dan kondisi penggunaan.
Baca Juga: Harga HP Realme September 2026, Pilihan Mulai Rp2 Jutaan hingga Rp8 Jutaan
Hasil Benchmark dan Pengujian Kreatif
Dalam pengujian Cinebench R23 yang dipaparkan, skor single-core tercatat sekitar 2.214. Skor multi-core saat laptop terhubung ke adaptor berada di kisaran 36 ribu hingga 38 ribu.
Pengulas menyebut konsumsi daya prosesor dapat mencapai sekitar 200 watt, dengan suhu puncak sekitar 105 derajat Celsius. Ketika laptop digunakan tanpa adaptor, skor multi-core turun ke kisaran 22 ribu karena perbedaan batas daya.
Untuk editing video, pengujian Premiere Pro menunjukkan render 4K selama sekitar 42,15 detik dan Full HD sekitar 25,69 detik. Pada pengujian rendering 3D, waktu yang disebutkan mencapai sekitar 58,62 detik untuk proses CPU dan sekitar 12 detik untuk proses GPU.
SSD internal mencatat kecepatan baca sekitar 7.000 MB per detik dan tulis sekitar 6.400 MB per detik dalam pengujian yang disampaikan. Pengulas juga menguji pekerjaan kantor, termasuk ekspor 150 slide PowerPoint ke PDF selama sekitar delapan detik.
Hasil tersebut menggambarkan performa dalam skenario pengujian video, bukan jaminan waktu pengerjaan yang sama untuk semua pengguna.
Pendinginan, Baterai, dan Konektivitas
Sistem pendingin Legion Coldfront dengan Hyper Chamber digunakan untuk menangani panas komponen. Dalam ulasan, kapasitas vapor chamber disebut mencapai 250 watt.
Pengukuran suhu permukaan menunjukkan titik tertinggi sekitar 54,1 derajat Celsius, sedangkan area WASD berada di sekitar 43,5 derajat Celsius. Pengulas juga mencatat suara kipas cukup bising ketika mode Performance diaktifkan.
Laptop membawa baterai 80 Wh. Dalam pengujian PCMark Modern Office, daya tahan baterai tercatat sekitar tiga jam 30 menit. Pengguna yang mengandalkan performa tinggi perlu mempertimbangkan kebutuhan membawa adaptor.
Dari sisi konektivitas, perangkat memiliki Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, Thunderbolt 4, USB-C dengan dukungan pengisian daya hingga 100 watt, HDMI 2.1, serta Ethernet 2,5 Gb. Fitur lain mencakup webcam 1440p 30 fps, empat speaker, dan aplikasi Legion Space untuk pengaturan performa serta RGB.
Harga Sekitar Rp60 Juta
Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition 2026 menawarkan layar OLED 240 Hz, prosesor Core Ultra 9, dan GPU RTX 5070 Ti dalam desain edisi khusus. Dalam ulasan, perangkat ini diposisikan untuk gaming, editing, dan pekerjaan grafis berat.
Namun, harga sekitar Rp60 juta yang disebut dalam video perlu ditimbang bersama bobot laptop, adaptor besar, suara kipas, dan daya tahan baterai. Kapasitas RAM 32 GB serta SSD 1 TB juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DKID Media