HP OmniBook Gantikan Pavilion, Envy, dan Spectre, Ini 5 Seri Terbarunya

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 19:40 WIB
HP OmniBook menggantikan lini Pavilion, Envy, dan Spectre dengan lima seri. Simak perbedaan Ultra, X, 7, 5, dan 3 serta fitur AI-nya.(Pinterest)
HP OmniBook menggantikan lini Pavilion, Envy, dan Spectre dengan lima seri. Simak perbedaan Ultra, X, 7, 5, dan 3 serta fitur AI-nya.(Pinterest)

JAKARTA - HP menyederhanakan lini laptop tipis dan ringan untuk konsumen melalui keluarga OmniBook. Sejak perubahan penamaan yang mulai diterapkan pada 2025, sejumlah seri lama seperti Pavilion, Envy, dan Spectre beralih ke dalam satu keluarga produk dengan lima tingkatan, yakni OmniBook Ultra, X, 7, 5, dan 3.

Masing-masing seri memiliki fokus berbeda. OmniBook Ultra menempati kelas premium, sedangkan OmniBook X menyasar pengguna profesional dan kreator. OmniBook 7 mengutamakan produktivitas dan mobilitas, OmniBook 5 berada di kelas menengah, sementara OmniBook 3 menjadi pilihan entry-level.

Penyatuan nama ini dimaksudkan untuk membuat jajaran laptop HP lebih konsisten dan memudahkan konsumen memilih perangkat sesuai kebutuhan serta anggaran.

Menariknya, nama OmniBook bukan sepenuhnya baru. HP pernah menggunakan nama tersebut untuk lini laptop yang diperkenalkan pada 1993, sebelum tidak lagi dilanjutkan pada 2002. Kini, nama itu kembali digunakan untuk keluarga laptop konsumen yang mengedepankan desain tipis dan ringan serta fitur AI.

Baca Juga: Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition, Laptop Gaming Rp60 Juta

OmniBook Ultra dan X untuk kebutuhan premium

Di posisi teratas, HP menempatkan OmniBook Ultra sebagai lini flagship atau ultra premium. Seri ini merupakan evolusi dari keluarga Spectre dan ditujukan bagi profesional, penggemar teknologi, serta kreator yang membutuhkan perangkat dengan performa tinggi.

Salah satu model yang tersedia di Indonesia adalah HP OmniBook Ultra Flip 14. Laptop ini hadir dengan dua pilihan konfigurasi, yaitu Intel Core Ultra 9 288V dengan RAM 32 GB LPDDR5X dan SSD 2 TB, serta Intel Core Ultra 7 258V dengan RAM 32 GB LPDDR5X dan SSD 1 TB.

Sesuai nama Flip, perangkat ini memiliki desain convertible dengan engsel yang dapat dibuka hingga 360 derajat. Layarnya menggunakan panel OLED 14 inci beresolusi 2.880 x 1.800 piksel, refresh rate hingga 120 Hz, serta dukungan layar sentuh dan stylus.

Sementara itu, OmniBook X merupakan penerus lini Envy X360. Kelas ini menyasar pengguna profesional dan kreator yang menginginkan laptop stylish dengan harga lebih terjangkau dibandingkan seri Ultra.

OmniBook X tersedia dalam bentuk clamshell maupun convertible. Model convertible disebut OmniBook X Flip, dengan pilihan prosesor AMD Ryzen AI 7 350, Intel Core Ultra 7 256V, atau Qualcomm Snapdragon X Elite. Pilihan RAM yang disebutkan mencakup 16 GB dan 32 GB, bergantung pada konfigurasi.

OmniBook X Flip juga masuk kategori AI PC dengan kemampuan NPU hingga 50 TOPS.

OmniBook 7 fokus pada produktivitas dan daya tahan

OmniBook 7 merupakan lini menengah atas yang meneruskan sejumlah karakteristik dari Envy dan Pavilion Plus. HP merancang seri ini untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi, produktivitas, serta perangkat yang mudah dibawa.

Target penggunanya mencakup pekerja kantoran, mahasiswa, hingga kreator konten pemula. HP juga menyebut laptop OmniBook 7 telah melewati berbagai pengujian ketahanan berstandar militer, termasuk pengujian lingkungan dan perubahan suhu ekstrem.

Untuk spesifikasi, konfigurasi yang dibahas mencakup Intel Core Ultra 7 255H dengan RAM 32 GB atau Intel Core 9 290H dengan RAM 32 GB.

Selain model reguler, HP memiliki OmniBook 7 AI Aero yang meneruskan keluarga Pavilion Aero. Seri ini menitikberatkan bobot sangat ringan, yakni di bawah 1 kilogram, dengan harga yang disebut cukup terjangkau.

OmniBook 7 AI Aero menggunakan pilihan prosesor AMD Ryzen AI 5 atau Ryzen AI 7. Kapasitas RAM tersedia dalam 16 GB maupun 32 GB, tergantung konfigurasi. Kedua prosesor tersebut dilengkapi NPU dengan performa hingga 50 TOPS.

Baca Juga: Aquascape Gaya Ryuboku dengan Kayu Tua, Komposisi Segitiga Jadi Andalan

OmniBook 5 dan 3 untuk kebutuhan harian

Di kelas menengah, OmniBook 5 menjadi penerus Pavilion X360 dan Pavilion Laptop. Seri ini ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, serta pengguna yang baru mulai bekerja.

OmniBook 5 tersedia dalam dua bentuk. Versi convertible menggunakan nama OmniBook 5 Flip dan memiliki layar 14 inci dengan resolusi 1.920 x 1.200 piksel. Layarnya mendukung stylus untuk kebutuhan menggambar atau membuat sketsa.

Pilihan prosesor OmniBook 5 Flip yang disebutkan meliputi Intel Core 3 100, Core 5 120, dan Core 7 150U, dengan RAM 16 GB.

Adapun OmniBook 5 versi clamshell hadir dengan layar 16 inci berpanel IPS dan resolusi 1.920 x 1.200 piksel. Pilihan spesifikasinya mencakup Intel Core Ultra 5 225U dengan RAM 16 GB atau Intel Core Ultra 7 255U dengan RAM 32 GB.

Model 16 inci ini juga dilengkapi numpad di sisi kanan keyboard, yang dapat membantu pengguna yang sering memasukkan angka, seperti akuntan atau pekerja pengolahan data. Bobotnya disebut sekitar 1,7 kilogram.

Untuk segmen paling terjangkau, HP menghadirkan OmniBook 3 sebagai penerus Pavilion. Laptop entry-level ini ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan perangkat untuk berbagai aktivitas sehari-hari.

Dalam video, OmniBook 3 disebut tersedia dengan AMD Ryzen AI 5 340 atau Ryzen AI 7 350. Keduanya memiliki NPU hingga 50 TOPS dan disebut memenuhi standar Copilot+ PC. Kapasitas RAM yang tersedia mencakup 16 GB dan 24 GB LPDDR5X.

Fitur AI Companion dan Poly Camera Pro

HP juga memperkenalkan perangkat lunak pendukung AI pada sejumlah laptop OmniBook yang menggunakan prosesor dengan NPU, salah satunya HP AI Companion.

Aplikasi ini dapat digunakan seperti chatbot untuk membantu menyusun rencana perjalanan, menjawab pertanyaan berdasarkan foto yang diunggah, serta membuat ringkasan dokumen.

Menurut klaim HP yang disampaikan dalam video, dokumen yang dianalisis tidak diunggah ke cloud dan diproses secara lokal. Meski demikian, aplikasi tetap memerlukan koneksi internet karena respons dikirim dari cloud.

Fitur lainnya adalah Poly Camera Pro, perangkat lunak webcam yang memanfaatkan AI. Pengguna dapat mengatur kecerahan, kontras, hue, saturasi, serta menggunakan fitur spotlight dan retouch.

Aplikasi ini juga menyediakan template webcam, termasuk penambahan watermark dan penggantian latar belakang dengan file presentasi. Dengan begitu, materi dapat ditampilkan melalui tampilan kamera tanpa harus membagikan file secara terpisah.

Melalui lima seri OmniBook, HP membagi laptop tipis dan ringannya berdasarkan segmen pengguna dan kebutuhan. Konsumen dapat mempertimbangkan kelas perangkat, bentuk laptop, spesifikasi, serta fitur yang diperlukan sebelum menentukan pilihan.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Jagat Review
Laptop HP OmniBook HP Pavilion HP Spectre HP Envy Laptop AI PC