JAKARTA - HP memperkenalkan keluarga OmniBook sebagai lini laptop tipis dan ringan untuk konsumen yang mencakup berbagai segmen, mulai dari perangkat premium hingga entry-level. Jajaran ini terdiri dari OmniBook Ultra, OmniBook X, OmniBook 7, OmniBook 5, dan OmniBook 3.
Kehadiran OmniBook sekaligus menyederhanakan penamaan laptop konsumen HP. Seri yang sebelumnya dikenal sebagai Pavilion, Envy, dan Spectre kini memiliki penerus dalam keluarga baru tersebut.
Setiap kelas memiliki fokus berbeda. OmniBook Ultra menyasar pengguna profesional dan kreator yang membutuhkan perangkat premium. OmniBook X menawarkan kelas atas dengan pilihan desain, sedangkan OmniBook 7 mengedepankan produktivitas dan mobilitas. OmniBook 5 ditujukan untuk kebutuhan menengah, sementara OmniBook 3 berada di segmen entry-level.
HP juga mengaitkan keluarga OmniBook dengan pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI. Sejumlah model dilengkapi prosesor dengan NPU dan mendukung fitur AI, termasuk perangkat lunak pendukung produktivitas serta webcam.
Baca Juga: Aquascape Nano Tank Full Anubias, Minim Perawatan untuk Pemula yang Sibuk
OmniBook Ultra, kelas premium penerus Spectre
OmniBook Ultra menjadi lini flagship atau ultra premium HP. Seri ini merupakan evolusi dari HP Spectre dan ditujukan bagi profesional, penggemar teknologi, serta kreator yang membutuhkan performa tinggi dalam perangkat tipis dan ringan.
Di Indonesia, salah satu model yang disebutkan adalah HP OmniBook Ultra Flip 14. Laptop ini tersedia dengan Intel Core Ultra 9 288V, RAM 32 GB LPDDR5X, dan SSD 2 TB. Opsi lainnya menggunakan Intel Core Ultra 7 258V, RAM 32 GB LPDDR5X, serta SSD 1 TB.
Ultra Flip 14 menggunakan desain convertible dengan engsel yang memungkinkan layar dibuka hingga 360 derajat. Panel OLED berukuran 14 inci ini memiliki resolusi 2.880 x 1.800 piksel dan refresh rate hingga 120 Hz.
Layarnya juga mendukung sentuhan dan penggunaan stylus, sehingga dapat digunakan untuk beragam aktivitas selain mengetik.
OmniBook X dan 7 untuk produktivitas
OmniBook X merupakan penerus lini Envy X360. Seri ini ditujukan bagi pengguna profesional dan kreator yang menginginkan laptop stylish dengan harga lebih terjangkau dibandingkan kelas Ultra.
OmniBook X hadir dalam bentuk clamshell dan convertible. Model convertible menggunakan nama OmniBook X Flip. Pilihan prosesor yang dibahas mencakup AMD Ryzen AI 7 350, Intel Core Ultra 7 256V, serta Qualcomm Snapdragon X Elite.
Konfigurasi RAM tersedia mulai 16 GB hingga 32 GB, bergantung pada varian. OmniBook X Flip juga disebut memiliki kemampuan NPU hingga 50 TOPS.
Sementara itu, OmniBook 7 menempati kelas menengah atas dan merupakan evolusi dari lini Envy serta Pavilion Plus. Seri ini dirancang untuk menunjang produktivitas, performa, dan daya tahan.
HP menyebut OmniBook 7 telah melewati berbagai pengujian ketahanan berstandar militer, termasuk pengujian terhadap kondisi lingkungan dan perubahan suhu ekstrem. Laptop ini ditujukan bagi pekerja kantoran, mahasiswa, hingga kreator konten pemula.
Konfigurasi yang dijelaskan dalam video mencakup Intel Core Ultra 7 255H dengan RAM 32 GB atau Intel Core 9 290H dengan RAM 32 GB.
HP juga memiliki OmniBook 7 AI Aero, penerus Pavilion Aero. Model ini menonjolkan bobot di bawah 1 kilogram dan tersedia dengan prosesor AMD Ryzen AI 5 atau Ryzen AI 7. Pilihan RAM-nya mencakup 16 GB dan 32 GB, bergantung pada konfigurasi. Kedua prosesor tersebut memiliki NPU hingga 50 TOPS.
Baca Juga: Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition, Laptop Gaming Rp60 Juta
OmniBook 5 untuk pelajar dan pengguna baru bekerja
OmniBook 5 menjadi penerus Pavilion X360 dan Pavilion Laptop. Seri kelas menengah ini menyasar pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, serta pengguna yang baru memulai pekerjaan.
Laptop ini tersedia dalam dua bentuk, yaitu convertible dan clamshell. OmniBook 5 Flip menggunakan layar 14 inci beresolusi 1.920 x 1.200 piksel yang mendukung stylus.
Pilihan prosesornya meliputi Intel Core 3 100, Core 5 120, dan Core 7 150U, dengan RAM 16 GB.
Untuk model clamshell, HP menawarkan OmniBook 5 berlayar 16 inci dengan panel IPS dan resolusi 1.920 x 1.200 piksel. Konfigurasinya mencakup Intel Core Ultra 5 225U dengan RAM 16 GB atau Intel Core Ultra 7 255U dengan RAM 32 GB.
Model ini dilengkapi numpad di sisi kanan keyboard. Fitur tersebut dapat membantu pengguna yang sering memasukkan angka atau melakukan pengolahan data. Meski berukuran 16 inci, bobotnya disebut sekitar 1,7 kilogram.
OmniBook 3, laptop terjangkau dengan dukungan AI
OmniBook 3 berada di kelas entry-level dan menjadi penerus lini Pavilion. Laptop ini ditujukan bagi pelajar serta mahasiswa yang membutuhkan perangkat untuk aktivitas sehari-hari dengan anggaran lebih terbatas.
Dalam video, OmniBook 3 disebut menggunakan AMD Ryzen AI 5 340 atau Ryzen AI 7 350. Kedua prosesor tersebut memiliki NPU hingga 50 TOPS dan disebut memenuhi standar Copilot+ PC.
Pilihan RAM yang tersedia mencakup 16 GB dan 24 GB LPDDR5X. Laptop ini juga disebut dapat digunakan untuk bermain game ringan, meski video tidak merinci jenis game atau hasil pengujian performanya.
HP AI Companion dan Poly Camera Pro
Sejumlah laptop OmniBook yang menggunakan prosesor dengan NPU mendukung HP AI Companion. Perangkat lunak ini menyediakan fungsi chatbot untuk membantu pengguna membuat rencana perjalanan, bertanya berdasarkan foto, dan merangkum dokumen.
Aplikasi tersebut dapat digunakan dalam bahasa Indonesia. Menurut klaim HP yang disampaikan dalam video, dokumen dianalisis secara lokal dan tidak diunggah ke cloud. Namun, koneksi internet tetap diperlukan karena respons dikirim dari cloud.
HP juga menyediakan Poly Camera Pro, perangkat lunak webcam dengan fitur AI. Pengguna dapat mengatur kecerahan, kontras, hue, dan saturasi, serta menggunakan fitur spotlight dan retouch.
Aplikasi ini juga menyediakan template webcam, termasuk penambahan watermark dan penggantian latar belakang dengan file presentasi. Dengan fitur tersebut, materi dapat ditampilkan melalui kamera tanpa harus membagikan file secara terpisah.
Lima kelas OmniBook memberikan pilihan berdasarkan kebutuhan dan anggaran pengguna. Perbedaan utamanya terletak pada segmen, spesifikasi, bentuk perangkat, bobot, serta fitur pendukung yang ditawarkan.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Jagat Review