JAKARTA - Huawei MatePad Air 2026 resmi dirilis ke pasar tanah air dengan harga sekitar Rp13 jutaan untuk varian RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Tablet ini menawarkan sejumlah fitur yang diarahkan untuk kebutuhan mobilitas kerja, mulai dari layar OLED PaperMat, desain tipis, aksesori lengkap, WPS Office setara PC, hingga baterai berkapasitas besar.
Namun, di balik sejumlah keunggulan tersebut, Huawei MatePad Air 2026 juga memiliki beberapa kompromi yang perlu diperhatikan calon pengguna. Salah satunya adalah penggunaan chipset Kirin T93C dan absennya Google Mobile Service secara bawaan.
Dari sisi layar, tablet ini mengusung panel berukuran 12 inci dengan resolusi 2,8K OLED dan refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahan puncaknya disebut mencapai 1.200 nit. Teknologi PaperMat pada layar juga dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya sekaligus memberikan sensasi penggunaan stylus yang menyerupai aktivitas menulis di atas kertas.
Baca Juga: HP 1 Jutaan Kamera Stabilizer, Pilihan Sony hingga Huawei untuk Video 4K
Keunggulan berikutnya terdapat pada desain. Meski membawa layar besar dan baterai 10.100 mAh, Huawei MatePad Air 2026 memiliki ketebalan sekitar 5,3 mm dengan bobot 509 gram. Material aluminium alloy yang digunakan membuat tablet terasa premium sekaligus tetap relatif ringan untuk dibawa bepergian.
Dari sisi paket penjualan, varian RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB dengan harga sekitar Rp13 jutaan disebut mendapatkan sejumlah aksesori tambahan. Paket tersebut mencakup Huawei M Pencil Pro, mouse, Smart Keyboard, serta tambahan garansi resmi. Dengan paket tersebut, pengguna tidak harus membeli seluruh aksesori pendukung secara terpisah.
Untuk kebutuhan produktivitas, Huawei MatePad Air 2026 membawa WPS Office yang dalam transkrip disebut memiliki antarmuka dan fitur setara PC atau laptop. Aplikasi tersebut mendukung pekerjaan seperti pengolahan dokumen, spreadsheet, presentasi, serta integrasi fitur AI. Kehadiran fitur tersebut ditujukan agar pengguna dapat menyelesaikan pekerjaan tanpa harus selalu membuka laptop.
Baca Juga: Samsung Galaxy Z Trifold Bikin Geger, HP Lipat Tiga dengan DeX dan Layar 10 Inci Siap Tantang Huawei
Huawei juga membekali tablet ini dengan baterai 10.100 mAh dan fast charging 66 watt. Kapasitas tersebut dirancang untuk menunjang aktivitas kerja dalam waktu panjang, sementara pengisian daya 66 watt membantu mempersingkat proses pengisian baterai.
Pada sektor audio dan konektivitas, tablet memiliki enam speaker stereo. Dukungan lain yang disebut dalam transkrip meliputi Wi-Fi 7, Bluetooth 5.2, teknologi NearLink, serta port USB 3.1 Gen 1 untuk kebutuhan transfer data.
Meski demikian, performa menjadi salah satu catatan. Huawei MatePad Air 2026 menggunakan chipset Kirin T93C berfabrikasi 7 nm dengan kecepatan 2,27 GHz. Dalam transkrip, performanya dinilai masih berada di bawah sejumlah iPad dan tablet Android flagship kompetitor. Untuk pekerjaan harian dan produktivitas, performanya disebut tetap mulus, tetapi tablet ini bukan pilihan yang ditujukan untuk rendering video 4K berat atau gaming dengan pengaturan maksimal.
Baca Juga: HP 1 Jutaan Kamera Stabilizer, Pilihan Sony hingga Huawei untuk Video 4K
Kekurangan lainnya adalah absennya Google Mobile Service secara native. HarmonyOS 4.3 yang digunakan tidak membawa Google Play Store sebagai aplikasi bawaan. Pengguna masih dapat memasang aplikasi dari ekosistem Google melalui bantuan pihak ketiga, tetapi proses tersebut dapat menjadi kendala bagi pengguna yang menginginkan pengalaman langsung tanpa konfigurasi tambahan.
Huawei MatePad Air 2026 juga tidak menyediakan slot microSD dan jack audio 3,5 mm. Artinya, kapasitas penyimpanan 256 GB pada varian yang dibahas tidak dapat diperluas menggunakan kartu microSD. Pengguna headset kabel juga membutuhkan converter USB Type-C atau beralih ke perangkat audio Bluetooth.
Dengan kombinasi layar PaperMat, aksesori lengkap, WPS Office, baterai besar, dan fitur produktivitas, Huawei MatePad Air 2026 dalam transkrip diposisikan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat kerja portabel. Sementara itu, calon pembeli yang memprioritaskan gaming berat, performa benchmark tinggi, atau ekosistem Google tanpa konfigurasi tambahan perlu mempertimbangkan sejumlah kompromi tersebut.
Baca Juga: Huawei Pura 90S Pro Max Bawa Kamera Telefoto 200 MP, Tantang iPhone 17 Pro Max
Editor : 'Isyna Mufida Ma Radhita