JAKARTA - ASUS ROG Phone 8 menjadi salah satu smartphone gaming yang mengalami penurunan harga di pasar sekunder. Dalam ulasan channel Tentang Ponselku, perangkat ini disebut berada di kisaran Rp5 jutaan untuk unit bekas. Meski bukan model terbaru, ROG Phone 8 masih membawa Snapdragon 8 Gen 3, RAM 12GB, penyimpanan 256GB, serta layar AMOLED 165Hz.
ROG Phone 8 hadir dengan pendekatan desain yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya seperti ROG Phone 5, 6, dan 7. Desainnya dibuat lebih simpel dan kalem sehingga tampil menyerupai smartphone harian, tetapi tetap mempertahankan sejumlah elemen khas perangkat gaming.
Di bagian belakang terdapat logo ROG dengan pencahayaan RGB. Warnanya dapat dikustomisasi atau dimatikan. Lampu tersebut juga dapat disesuaikan dengan persentase baterai ketika perangkat sedang diisi daya.
Baca Juga: Asus Keluar dari Pasar Smartphone, Apa Dampaknya bagi Pengguna ROG Phone?
Fitur gaming lainnya berada di bagian samping bodi. ROG Phone 8 memiliki AirTrigger yang berfungsi sebagai tombol pemicu ketika bermain game. ASUS juga mempertahankan jack audio 3,5 mm dan menyediakan dua port USB Type-C, masing-masing berada di bagian bawah dan samping perangkat.
Posisi dua port tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas ketika ponsel digunakan bermain sambil mengisi daya. Dalam ulasan, casing ROG Phone 9 juga disebut dapat digunakan pada ROG Phone 8 karena ukuran serta posisi tombolnya dinilai presisi.
Layar 165Hz dan Snapdragon 8 Gen 3
ROG Phone 8 menggunakan layar LTPO AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1080 x 2400 piksel. Panel tersebut memiliki refresh rate hingga 165Hz dan dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 2.
Baca Juga: Asus Keluar dari Pasar Smartphone, ROG Phone dan Zenfone Tanpa Generasi Baru?
Di sektor performa, perangkat ditenagai Snapdragon 8 Gen 3 dengan RAM 12GB dan memori internal 256GB. Dalam pengujian yang ditampilkan pada ulasan, perangkat mencatat skor sekitar 2,4 juta poin menggunakan AnTuTu v11.
Kemampuan gaming menjadi salah satu aspek utama yang diuji. Saat memainkan Mobile Legends dengan pengaturan grafis maksimal, permainan disebut berjalan lancar tanpa panas berlebih.
Pada PUBG Mobile, ROG Phone 8 mendukung pengaturan Smooth hingga 110 FPS. Pergerakan dalam permainan disebut lancar dan tidak mengalami delay sentuhan. AirTrigger juga dapat digunakan sebagai tombol tambahan.
Baca Juga: Asus Keluar dari Pasar Smartphone, Masa Depan ROG Phone Jadi Sorotan
Fitur Game Genie turut tersedia untuk mendukung aktivitas gaming. Beberapa fitur yang disebut dalam ulasan antara lain Bypass Charging dan kemampuan membuat titik bidik kustom.
Kamera dan Antarmuka
ROG Phone 8 membawa tiga kamera belakang. Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP dengan OIS, kemudian kamera telefoto 32 MP dengan 3x optical zoom dan ultrawide 13 MP. Kemampuan perekaman videonya mencapai 8K 24fps dan 4K 60fps.
Kamera depan menggunakan sensor 32 MP. Hasil kamera belakang dalam ulasan dinilai memadai untuk kebutuhan media sosial, meskipun kualitasnya disebut tidak seistimewa smartphone flagship non-gaming.
Baca Juga: Asus Keluar dari Pasar Smartphone, ROG Phone dan Zenfone Tanpa Generasi Baru?
Untuk perangkat lunak, ROG Phone 8 menyediakan pilihan ZenUI atau tampilan Stock Android. Antarmukanya digambarkan bersih dan tidak membingungkan.
Dalam paket pembelian, pengguna mendapatkan unit ponsel, adapter fast charging 65W, serta kabel Type-C to Type-C dengan lapisan braided.
Dengan harga pasar sekunder di kisaran Rp5 jutaan, ROG Phone 8 menawarkan spesifikasi yang masih berorientasi pada performa tinggi. Snapdragon 8 Gen 3, layar 165Hz, AirTrigger, serta fitur gaming menjadi bagian utama dari perangkat yang dibahas dalam ulasan tersebut.
Baca Juga: Asus Keluar dari Pasar Smartphone, Bagaimana Nasib Pengguna Zenfone dan ROG Phone?
Editor : 'Isyna Mufida Ma Radhita